
Iya-iya Ok readers kita kembali keArga lagi.
Ketika Arga baru saja selesai menelfon Vero, dia lalu menaruh ponselnya lagi diatas meja yang ada disamping ranjang.
Dengan sangat cepat sekali, Arga mendengar pintunya diketuk dari luar, dan Arga sangat meyakini sekali jika yang mengetuk pintunya adalah suster Vero.
Dan benar saja ketika Arga menyuruhnya masuk, suster Verolah yang berada dibalik pintu tersebut.
Arga sangat terkejut sekali ketika melihat suster Vero, bukan karena terlalu cepat suster Vero datangnya, namun karena penampilan Verolah yang hanya menggunakan bathrobe saja ketika masuk kedalam kamarnya.
Arga dia langsung saja melihat kearahnya Vero tanpa teralihkan sama sekali pandangannya.
Sedangkan Vero yang malu, antara mau tidak mau dia tetap berjalan mendekati Arga yang sedang terpaku kepadanya.
"Tuan, apakah Tuan membutuhkan bantuan saya, apa yang bisa saya bantu Tuan Arga??", kata Vero kepada Arga ketika dia sudah berada didepannya Arga.
Ketika Vero sudah berada didepannya, aroma shampo dan sabun yang ada ditubuhnya Vero membuat Arga sedikit terhenyak, karena dia benar-benar dibuat mabuk dengan aroma campuran shampo dan sabunya Vero yang sangat harum khas wangi seorang perempuan itu.
Vero yang melihat Arga hanya diam saja sambil terus melihat kearahnya, dia menjadi bingung sendiri.
"Tuan, Tuan Arga, hei??", kata Vero kepada Arga sambil melambaikan tangannya didepan wajahnya Arga.
Ketika melihat lambaian tangannya Vero, Arga langsung saja tersadar dari masa melamunnya itu tentang Vero.
"Eh iya, kamu bicara apa suster Vero??", kata Arga kepada Vero sambil menahan rasa malunya, karena dia ketahuan sampai terpesona kepada Vero.
"Apakah Tuan membutuhkan bantuan saya??", kata Vero lagi kepada Arga.
"Dan maafkan saya yang belum berganti pakaian, karena saya takut Tuan Arga kelamaan menunggu saya, maaf Tuan, saya tidak bermaksud ingin menggoda anda", kata Vero lagi kepada Arga.
"Kalau pun mau menggoda aku sangat senang ko", kata Arga dengan reflek kepada Vero.
"Maaf Tuan, apa yang baru saja anda katakan??", kata Vero dengan segera kepada Arga.
"Oh tidak apa-apa, tadi saya tidak bicara apa-apa ko", jawab Arga kepada Vero dengan berbohong.
"Aku cuma mau minta tolong kepadamu, tolong ambilkan saya baju tidur sama celana tidurku dong didalam ruang walk in closetku", kata Arga kepada Vero.
"Baik Tuan", jawab Vero kepada Arga, dan dia dengan segera berlalu menuju keruang walk in closet miliknya Arga.
__ADS_1
"Si4l, kenapa mesti bangun sih diwaktu yang tidak tepat begini, cuma membayangkan dibalik bathrobe yang dipakai oleh Vero", gerutu Arga untuk dirinya sendiri ketika Vero sudah berlalu dari hadapannya.
Arga sedikit kesakitan ketika merasa miliknya perlu dia tuntaskan hasr4tnya, karena membayangkan dibalik bathrobenya Vero.
Vero yang sudah mengambil baju yang diinginkan oleh Arga, dia lalu segera memberikanya kepada Arga.
"Ini Tuan Arga bajunya", kata Vero kepada Arga sambil memberikan baju tidurnya Arga yang baru saja diambilkannya tadi.
"Iya terimakasih", jawab Arga sambil menerima baju yang diberikan oleh Vero kepadanya.
"Jika tidak ada yang anda butuhkan lagi, saya mau permisi kembali kedalam kamar saya Tuan", kata Vero lagi kepada Arga dengan sopan.
Arga hanya mengangguk kecil saja kepada Vero, sambil membayangkan tubuh mulusnya Vero.
Arga langsung saja menghembuskan nafasnya dengan kasar, ketika Vero sudah berlalu keluar dari dalam kamarnya.
Sebab Arga sedang merasakan miliknya berkedut semakin membesar saja ketika fikirannya melayang kemana-mana.
"Bagaimana aku bisa menuntaskan ini jika aku saja kesulitan bergerak seperti ini", kata Arga untuk dirinya sendiri.
Diatas ranjang, Arga lalu mulai melepaskan baju dan juga celananya, hingga menyisahkan celana d4l4mnya saja.
Karena Arga merasa tersiksa dengan miliknya yang perlu dituntaskan itu, namun dia tidak bisa menuntaskannya.
Alhasil Arga memilih tidur seperti itu saja. Esok harinya nanti ketika Vero datang kedalam kamarnya Arga, pastilah dia akan sangat terkejut sekali melihat Arga tidur dalam keadaan seperti itu.
.........>>>>><<<<<........
Sedangkan dibeda tempat, tepatnya didalam kamarnya Alex dan Ana.
Ketika melihat baby L sudah tertidur pulas, Alex langsung saja melancarkan aksinya mencium Ana tepat dibibirnya, dan dibalas Ana juga dengan saling membel1t lidah satu sama lainnya.
Mereka berciuman dengan sangat intens dan menggebu sekali, bahkan tangannya Alex pun tidak tinggal diam saja, karena daritadi tangan kanannya Alex sudah bermain cantik diatas bukit squishynya Ana.
Sedangkan tangan kirinya Alex untuk bantalan kepalanya Ana.
"Sudah ah Kak, Ana mau bobok, capek sudah malam juga", kata Ana yang melepaskan ciuman mereka terlebih dahulu.
"Ayolah sayang kita teruskan saja", kata Alex kepada Ana dengan wajah memelasnya.
__ADS_1
"Tidak mau, kan tadi sore sudah, masa begitu terus, nanti lecet milik Ana", jawab Ana kepada Alex.
"Kamu apa tidak kasihan sama adik kecilku ini sayang", kata Alex kepada Ana sambil mengarahkan tangannya Ana kearah anacondanya.
"Tidak, suruh saja dia bobok lagi, yang namanya adik kecil kan boboknya memang tidak boleh malam-malam Kak", jawab Ana kepada Alex dengan gaya polosnya.
Membuat Alex sangat gemas dan langsung saja menjatuhkan wajahnya kedadanya Ana ketika mendengar perkataannya Ana.
"Itu kan kalau adik kecil yang seperti baby L, ini kan adik kecil yang berbeda sayang", jawab Alex kepada Ana.
"Yang namanya adik kecil ya sama saja, sudah Ana mau bobok dulu Kak, selamat malam", kata Ana kepada Alex.
Mau tidak mau dan terpaksa, Alex pasrah saja ketika melihat Ana memejamkan matanya untuk tertidur.
Alex yang tidak bisa tertidur dia lalu memeluk Ana dari samping karena siapa tahu dengan memeluk Ana bisa membuatnya terlelap untuk tidur.
Dan benar saja lama-kelamaan, dengan sambil tangan merem45 bukit squishynya Ana secara lembut, bisa membuat Alex teralihkan dari hasr4tnya dan ikut tertidur juga sama seperti Ana.
Sedangkan Arga tadi yang berada dalam mode on, didalam tidurnya dia sampai bermimpi melakukan hubungan itu dengan suster Vero.
Didalam mimpinya Arga membuat suster Vero melayang akan permainan lidah dan goyangannya.
Hingga tanpa sadar, dikenyataan aslinya miliknya Arga semakin membesar saja.
Arga tidak sadar didalam tidurnya ketika bermimpi seperti itu, diaslinya dia malah melepaskan cel4n4 d4l4mnya dan lalu menggesekkan miliknya keguling yang sedang dipeluknya itu.
Didalam mimpinya Arga ketika memasukkan miliknya kedalam liang surgawinya Vero dia akan segera memuntahkan lahar dinginnya didalam miliknya Vero.
Dan dikenyataan aslinya, Arga memang sudah memuntahkan laharnya itu diatas guling yang sedang dipeluknya.
Ketika sudah keluar lahar miliknya, Arga langsung saja tertidur dengan sangat lelap sekali, tanpa dia ketahui selimut yang membungkus badannya tadi sudah tersingkap hingga terlihatlah tubuh polosnya Arga yang tidak tertutup apa-apa itu.
...πππππππππππππ...
Nama panggilannya suster Vero sama dengan nama sepupunya Alex yang kembar itu ya readers, Vero dan Veraπ
Baru sadar authornyaπππ
...πππππππππππππ...
__ADS_1
...***TBC***...