GADIS LUGU PEMIKAT HATI

GADIS LUGU PEMIKAT HATI
CHAPTER 56


__ADS_3

Akhirnya setelah melewati godaan yang cukup besar bagi Alex, Ana selesai juga berganti pakaiannya. Ana lalu mengajak Alex untuk keluar dari dalam kamarnya.


"Ayo Kak, kita keluar, Ana sudah selesai ini", kata Ana mengajak Alex.


"Iya ayo Ana sayang", jawab Alex kepada Ana.


Setelah itu mereka berdua keluar dari dalam kamar dan menuruni tangga untuk menemui Tuan Fredo dan Mommy Dania serta Tara.


"Bi Tuan Fredo dan Nyonya Dania mereka dimana?? ", tanya Alex menghentikan salah satu pelayan dirumahnya Tuan Fredo yang sedang lewat.


"Mereka sedang berada diruang tamu Tuan", jawab pelayan itu kepada Alex. Sedangkan Ana dia hanya diam saja.


Alex lalu mengajak Ana berjalan menuju keruang tamu yang ada dirumahnya Tuan Fredo.


"Mommy, Daddy", panggil Ana kepada kedua orang tuanya yang sedang pada membaca koran dan sebuah majalah fashion.


Tuan Fredo dan Mommy Dania mereka langsung saja mengalihkan pandangannya dari koran dan majalah kearah sumber suara.


Dan Tuan Fredo serta Mommy Dania mereka melihat Alex serta Ana yang baru saja keluar dari kamar.


"Anda belum pulang Tuan Alex, saya kira sudah pulang daritadi", kata Tuan Fredo sambil menggoda Alex yang ditarik tangannya oleh Ana untuk ikut duduk bergabung disitu.


"Bagaimana saya bisa pulang jika disini ada godaan yang begitu menggiurkan untukku Tuan Fredo", jawab Alex sambil tersenyum miring kepada Tuan Fredo.


"Mommy katakan sama Daddy jangan menggantung kepalanya Kak Xander ya, kasihan nanti dia bisa mati", kata Ana dengan tiba-tiba yang membuat Tuan Fredo, Alex dan Mommy Dania seakan terkecik dengan perkataan anehnya Ana.


"Maksud kamu apa sayang??, kenapa Daddy harus menggantung Tuan Alex?? ", jawab Tuan Fredo yang kebingungan kepada Ana.


"Tadi kata Kak Xander jika Kak Xander kelamaan dikamarnya Ana, Daddy sama Kak Tara akan menggantungnya", jawab Ana dengan polosnya kepada Daddynya, membuat Alex yang mendengar dia langsung memukul jidatnya dengan begitu keras.


Sedangkan Tuan Fredo dan Mommy Dania mereka langsung saja mengalihkan pandangannya kearahnya Alex ketika baru saja mendengar perkataannya Ana.


Ana yang mendengar suara tepukan dari Alex dia lalu mengalihkan pandangannya kearah Alexander yang duduk disebelahnya.

__ADS_1


"Kakak kenapa?? Digigit nyamuk", tanya Ana dengan polosnya kepada Alex. Membuat Alex memasang wajah gemasnya kepada Ana.


Tuan Fredo dan Mommy Dania yang melihat ekspresinya Alex, mereka kompak langsung tertawa dengan keras. Sedangkan Ana dia memasang wajah bingung ketika melihat kedua orang tuanya tertawa dengan begitu kerasnya.


"Mommy sama Daddy kenapa tertawa??, kalian masih sehat kan?? ", tanya Ana dengan muka lucunya kepada kedua orang tuanya.


Tuan Fredo, Mommy Dania dan juga Alex mereka bertiga langsung saja menepuk jidat mereka dengan sangat keras sekali mendengar perkataannya Ana.


Tiba-tiba datanglah Tara yang baru saja turun dan keluar dari dalam kamarnya. Dan langsung mengalihkan pandangan semua orang yang duduk diruang tamu kearahnya Tara.


"Kamu mau kemana Nak dengan pakaian sangat rapi begitu", tanya Mommy Dania kepada Tara anaknya.


"Syukur Kakak pergi jadi Kakak tidak akan menggantung kepalanya Kak Alex", kata Ana yang masih didengar Kakaknya Tara.


"Tara mau pergi sebentar Momm, ada urusan, dan maksudnya Ana apa sih, kenapa Tara harus menggantung Tuan Alex", kata Tara kepada Mommynya dengan kebingungan.


Sungguh Alex tadi asal saja berkata jika dia akan digantung oleh Tuan Fredo dan juga Tara jika kelamaan didalam kamarnya Ana. Akan tetapi ternyata Ana menanggapinya dengan serius. Sungguh Alex semakin berhati-hati jika akan berbicara jika lagi bersama Ana. Begitulah yang dikatakan kata hatinya Alex.


Sedangkan Alex dia tidak henti-hentinya tersenyum kaku kepada Tuan Fredo dan Mommy Dania karena kepolosan dan keluguan dari Ana.


"Tuan Fredo dan Mommy Dania, saya sudah menyiapkan pesta pernikahan untuk saya dan juga Ana, tiga hari dari sekarang, dan untuk pesta resepsinya satu minggu setelahnya Tuan Fredo", kata Alex dengan langsung kepada Tuan Fredo dan Mommy Dania.


Sontak perkataannya Alex membuat Tuan Fredo dan Mommy Dania langsung diam seketika. Sedangkan Ana, dia hanya diam saja karena tidak faham akan arti dari perkataannya Alexander.


"Apakah yang dikatakan Tuan Alex bercanda?? ", kata Tuan Fredo kepada Alex.


"Untuk apa saya bercanda Tuan, apa anda tidak mau jika puteri anda saya nikahi setelah apa yang saya lakukan kepadanya tadi didalam kamar", jawab Alex dengan santai dan tenang.


Perkataan dari Alex tidak bisa dijawab oleh Tuan Fredo dan Mommy Dania.


"Baiklah saya setuju, saya ikut saja apa kemauan dan keinginannya Tuan Alex yang sudah direncanakan", jawab Tuan Fredo akhirnya kepada Alex. Dan Alex hanya mengangguk saja kepada Tuan Fredo.


"Terus apakah ada yang bisa kami bantu Nak Xander", tanya Mommy Dania kepada Alex.

__ADS_1


"Tidak ada Mommy, Mommy hanya perlu menjaga calon istri saya ini dengan baik, jangan sampai keluar dari rumah dan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan lagi", jawab Alex dengan sopan kepada calon ibu mertuanya itu.


"Baiklah Nak, dan tanpa kamu minta Mommy pasti akan selalu menjaga Ana Nak Xander", jawab Mommy Dania.


"Princess, Kakak pulang dulu ya, Ana jangan pernah keluar rumah seperti kemarin itu ya, Ana harus menurut apa kata Daddy, Mommy dan juga Kak Tara, Ok", kata Alex seperti sedang menasihati anak kecil saja.


Memang dasarnya Ana masih seperti anak kecil, jadi Alex hanya mengikuti saja alur yang ada pada pola fikirnya Ana.


"Iya Kak Xander, Ana berjanji", jawab Ana dengan muka imutnya.


"Tuan, Mommy saya pulang dulu", kata Alex kepada Tuan Fredo dan juga Mommy Dania.


"Iya hati-hati dijalan Tuan Alex", kata Tuan Fredo kepada Alex.


"Hati-hati dijalan Nak", kata Mommy Dania dengan tersenyum.


Dan setelah itu Alex langsung saja beranjak berdiri dan berjalan keluar dari rumahnya Tuan Fredo. Ana ingin sekali mengantar Alex sampai masuk kedalam mobil, akan tetapi dilarang oleh Alex dan menyuruhnya untuk tetap didalam rumah saja.


Sedangkan Tara yang tadi sudah keluar dari dalam rumah, dan sekitar baru satu kilometer berkendara dia kelupaan dengan hadiah yang akan dia berikan kepada seseorang.


Ketika Tara putar balik stir mobilnya, dia melihat satu mobil dihadang dengan tiga mobil didepannya dan ketika semakin mendekati mobil yang dihadang itu, sungguh Tara dibuat sangat terkejut sekali.


"Itu mobilnya Tuan Alex iya itu benar Tuan Alex", kata Tara waktu itu sengaja menghentikan mobilnya dari jarak jauh untuk memastikan jika dugaannya benar.


Dan ketika Tara akan memajukan mobilnya untuk membantu Alex dia melihat lagi dua mobil dari arah belakang mobilnya Alex. Sontak Tara dia langsung saja khawatir akan keselamatannya Alex dan dia dengan segera menghampiri Alex yang sedang dikepung itu.


✳✳✳✳✳✳✳✳✳✳✳✳✳✳✳✳✳✳


Kira-kira siapa nih readers yang mau mencelakai Alex😉😁


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


***TBC***

__ADS_1


__ADS_2