GADIS LUGU PEMIKAT HATI

GADIS LUGU PEMIKAT HATI
BONCHAP 23


__ADS_3

Berita kecelakaannya Daneil ternyata sudah menyebar dengan sangat cepat sekali diinstansi kemiliteran yang ada dinegara tersebut tempat Daneil bekerja.


Apalagi Daneil termasuk sosok putra bangsa yang sudah sering memimpin medan perang dengan sangat baik sekali.


Dan Daneil juga dia sangat dekat sekali dengan sang Jenderal atasannya yang sudah membimbingnya sehingga bisa menjadi sampai sekarang.


Sang Jenderal sendiri dia merasa sangat prihatin dan sangat kasihan sekali kepada Daneil, karena sang Jenderal mendapat laporan dari anak buahnya yang menelfon dia langsung, yang mengatakan jika Daneil mengalami kecelakaan dan kondisinya cukup parah sekali.


Sang Jenderal yang bernama Jenderal Rhison itu dia saat ini sedang berada dirumahnya bersama istri dan anak bungsunya yang nomor tiga yang baru saja pulang dari luar negeri.


Jenderal Rhison sendiri memilik tiga orang anak, yang belum menikah sendiri yang nomor tiga, dia saat ini sudah berusia dua puluh empat tahun dan sedang bekerja menjadi seorang Dosen dikampus ternama yang ada diNegaranya.


Walau umur dia masih dua puluh empat tahun, tapi jangan salahkan IQ dia sangat tinggi sekali, dan dia termasuk mahasiswi yang sangat cerdas sekali ketika waktu kuliah dulu.


"Mah, nanti kita menjenguk anak buah Ayah ya dirumah sakit, dia baru saja mengalami kecelakaan", kata Jenderal Rhison kepada istrinya.


"Anak buah Ayah yang mana Ayah??", tanya istri Jenderal yang bernama Leone itu kepada sang Jenderal.


"Itu lho siDaneil, Letnan Jenderalnya Ayah", jawab Jenderal Rhison kepada Mamah Leone.


"Astaga, siDaneil yang tampan dan gagah itu Ayah??", kata Mamah Leone kepada Jenderal Rhison dengan nada yang sedikit terkejut.


"Iya Mah, kasihan dia katanya keadaannya cukup parah waktu kecelakaan yang terjadi siang tadi", kata Jenderal Rhison kepada Mamah Leone.


"Iya ampun kasihan sekali Daneil Ayah, iya nanti kita menjenguknya sekalian ajak Cacha iya Yah, biar dia bisa mengenal salah satu anak buah Ayah itu, dan siapa tahu juga Cacha bisa berjodoh dengan Daneil, Mamah juga setuju Ayah", jawab Mamah Leone kepada Jenderal Rhison sang suami dengan sambil tersenyum senang.


Cacha sendiri adalah anak ketiganya sang Jenderal, dan Jenderal Rhison yang mendengar perkataan dari istrinya dia hanya tersenyum saja.


Sebab bagaimanapun juga sang Jenderal sendiri dia juga sangat menyukai Daneil, dari sikap dan kepribadian semuanya Jenderal Rhison sudah mengenal Daneil dengan sangat baik sekali.


"Iya sudah nanti ajak Cacha sekalian", jawab Jenderal Rhison kepada istrinya sambil tersenyum.

__ADS_1


Sedangkan dirumah sakit.


Alex yang sudah mendengar semua perkataan dan penjelasan dari Dokter, dia lalu berpamitan pulang kepada Ayah Geoff, karena waktu juga sudah hampir jam sembilan malam.


Ayah Geoff mengucapkan rasa terimakasihnya dengan sangat bersungguh-sungguh dan sangat senang sekali kepada Alex, karena Alex sang majikannya sudah mau menemaninya hingga semalam itu.


Alex yang sudah keluar dari dalam ruangannya Daneil, dia lalu menyuruh kepada para anak buahnya untuk berjaga didepan ruangannya Daneil dan juga Vero, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.


Semua para anak buah Alex mereka semua langsung saja dengan segera melaksanakan perintah dari Alex dengan sangat serius sekali.


Sedangkan Alex yang sudah memerintah semua anak buahnya, Alex langsug saja menuju keparkiran rumah sakit, dan saat ini Alex yang sudah berada didalam mobilnya sendiri, Alex langsung saja menjalankan mobilnya itu untuk segera pulang kemansionnya dan menemui sang istri tercinta serta kedua babynya itu.


Dan tidak terasa juga usia dari baby Sandra sudah menginjak kelima bulan saja, sangat cepat sekali dan semakin tambah lucu saja.


Ketika Alex melihat wajahnya baby Sandra, Alex seperti bercermin didepan cermin, karena baby Sandra wajahnya sangat mirip sekali dengannya sekali, begitu juga dengan sifat dan karakternya.


Sangat susah sekali jika diajak bercanda, dan susah sekali untuk tertawa, jangankan tertawa tersenyum saja jarang sekali.


Setelah mengendarai mobilnya sekitar beberapa menit, akhirnya Alex sampai juga dimansionnya, dan Alex langsung saja keluar dari dalam mobil, untuk segera masuk kedalam mansionnya.


Ketika Alex sampai dimansionnya waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh malam lebih, dan saat Alex sudah masuk kedalam kamarnya, Alex melihat Ana sudah tertidur dengan memakai lingerie yang sangat menggoda imannya sekali.


Bukan maksud Ana ingin menggoda Alex, tapi memang Ana kalau tidur dia sekarang lebih sering menggunakan lingerie semenjak mempunyai dua orang anak.


Alex yang baru saja masuk kedalam kamarnya, bukannya dia bersih-bersih badannya terlebih dahulu, dia malah langsung saja menaruh tas dan jas yang dipakainya disembarangan tempat, dan Alex juga dengan segera melepas sepatunya beserta kaos kakinya itu.


Ketika sudah melakukan itu semua, gantian Alex melepaskan kemeja, dasi, ikat pinggang serta celana kainnya juga, yang akhirnya sekarang hanya menyisahkan celana kolor tipis dan pendek sekali yang dia pakai.


Alex langsung saja ikut bergabung masuk kedalam selimut tebal yang sedang dipakai oleh Ana itu.


Badan capek dan letih, ketika melihat istri yang sangat dicintainya begitu menggodanya sekali, ya kesempatan bagi Alex untuk menuntaskan rasa lelahnya bersama Ana.

__ADS_1


Alex yang sudah masuk kedalam selimut dia langsung saja membuka lingerie atas miliknya Ana dan Alex langsung saja mengh***p bukit squishynya Ana dengan sangat lahap sekali.


"Aaaaaahhh", d***h Ana ketika dia terkejut tiba-tiba ada seseorang yang menyusu dengannya.


"Aaah Papah Xander", kata Ana lagi ketika dia membuka mata dan mengenali rambutnya Alex.


"Hmmm", jawab Alex kepada Ana ketika Ana memanggilnya dengan dehaman saja.


Dan Alex langsung saja semakin menggebu menuntaskan rasa dahaga yang dia rasakan itu kepada Ana dengan semakin menekan bukit squishynya Ana semakin dalam saja kedalam mulutnya.


"Aaaaahh Kak Xander", d***h Ana lagi kepada Alex, ketika tangannya Alex yang sebelah kanan sudah bermain cantik kedalam liang surgawinya.


Ana juga reflek membuka kakinya semakin lebar saja, ketika tangannya Alex semakin ingin memasukkan kedalam liang surgawinya itu.


Tangan kanan dia gunakan untuk meng***k liang surgawinya Ana, sedangkan mulutnya dia gunakan untuk terus mengh***p bukit squishynya Ana dengan lembut menggunakan lidahnya.


Gerakan tangan yang semakin cepat dan juga pijatan lembut yang sensional yang dilakukan oleh Alex diliang surgawinya Ana membuat Ana cepat saja sampai pada puncak kenikmatannya yang pertama.


Dan ketika Alex melihat Ana sudah sangat puas dengan permainan tangannya, dia lalu melepaskan mulutnya dari bukit squishynya Ana dan Alex langsung saja memposisikan ular pitonnya yang sebelumnya sudah dia keluarkan terlebih dahulu dari kandang.


Alex langsung saja memasukkan ular pitonnya itu kedalam goa ternikmat miliknya Ana dengan sekali hentakan saja.


Mereka melakukan itu dengan sangat nikmat sekali dan saling menikmati satu sama lainnya.


Alex juga sudah begitu jago dalam menggerakan ular pitonnya itu kedalam goa miliknya Ana, hingga membuat Ana sampai kuwalahan dibuatnya, dan akhirnya juga setelah beberapa banyak gerakan menyemburlah air liur sang piton kedalam goa miliknya Ana dengan sangat banyak sekali.


...πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„...


HiburanπŸ˜‚


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...

__ADS_1


...***TBC Bonchap***...


__ADS_2