
Seiring berjalannya waktu, tanpa terasa usia kandungannya Ana sudah menginjak usia kelima bulan saja.
Baby L pun juga sudah semakin tampan, aktif dan juga semakin mencuri perhatian dari semua orang, karena wajah tampannya yang perpaduan antara wajahnya Ana dan juga Alex.
Dan saat ini baby L sendiri dia sudah berusia hampir empat tahunan, yang artinya sebentar lagi baby L akan memasuki dunia persekolahan.
Sedangkan baby Sandra dia juga sudah semakin besar dan sudah berusia hampir dua tahun.
Ana ketika hamil yang ketiga ini dia mengalami gejala hamil yang lebih parah dari anak pertama dan keduanya ketika ditrimester pertamanya kemarin.
Sampai-sampai Ana harus diinfus tangannya didalam kamarnya, karena Ana mengalami mual dan muntah yang cukup lumayan hebat sekali pada waktu itu.
Melihat Ana yang seperti itu, membuat Alex menjadi tidak tega sekali, dan untuk sementara waktu Nyonya Gialah yang mengasuh kedua cucu-cucunya itu dimansionnya Alex sampai Ana sudah baikkan lagi.
Alex bahkan sampai tidak masuk kekantor selama satu bulan, karena dia sangat kasihan serta khawatir kepada Ana yang tidak bisa ditinggal sendirian, sebab Ana jika sudah muntah-muntah seperti itu dia sampai tidak bisa bangun karena merasa lemas sekali badannya.
Syukur sekali, diusia kehamilan yang sudah menginjak trimester kedua ini, Ana sudah tidak mengalami mual dan muntah seperti sebelumnya.
Jadi Alex sudah sedikit tenang untuk meninggalkan Ana untuk bekerja lagi.
Walau Ana sudah tidak mual dan muntah, namun Ana tetap tidak bisa menjaga dan mengawasi baby L dan baby Sandra yang sudah sangat aktif sekali itu sendirian.
Ana selalu terlalu kecapekan walau baru sebentar dia menjaga kedua buah hatinya itu.
Untungnya Ana mempunyai kedua orang tua dan kedua mertua yang mengerti kondisinya, dan mereka akan silih berganti membantu Ana menjaga Baby L dan juga baby Sandra dimansionnya Alex, bahkan sampai dibela-belain untuk menginap juga.
Dan tidak terasa juga Bella istrinya Tara dia sudah melahirkan dari satu bulan yang lalu, dan masih diberi kepercayaan anak perempuan lagi oleh Tuhan.
Walau Tara dan Bella mendapatkan anak perempuan lagi, mereka tetap menerima dan menyayanginya sama seperti menyayangi baby Zi.
Baby Zi ketika pertama kali melihat sang adik yang baru lahir kemarin, dia sedikit cemburu bahkan menyuruh Tara maupun Bella untuk membuang adiknya itu.
Karena baby Zi merasa tersaingi dan takut tidak disayangi lagi oleh kedua orang tuanya.
Namun Bella dan Tara mereka berdua tetap memberikan penjelasan yang baik-baik kepada Baby Zi untuk mau menerima adiknya itu.
Dan setelah beberapa hari terlewati, baby Zi akhirnya mau menerima adiknya, bahkan sekarang baby Zi terlihat sangat menyayangi sang adik yang masih kecil sekali itu.
__ADS_1
Tara dan Bella sendiri mereka berdua sepakat untuk memberi nama anak kedua mereka dengan sebuah nama Joice Keyna Maylafaisha William.
Dan panggilan dari anaknya Tara serta Bella adalah baby Joice.
Kembali keAna dan juga Alex yang saat ini sedang berada diruang keluarga mansion mereka sambil melihat dan mengawasi anak-anak mereka yang sedang bermain ditemani Nenek mereka, yaitu Nyonya Gia.
Ana sungguh sangat kerepotan sekali, ketika hamil anak ketiganya itu.
Sungguh Ana merasa kehamilan ketiganya sekarang, sangat berat sekali dari kehamilan sebelumnya, dan Ana bawaannya kepingin tidur terus dan tidak kuat untuk beraktifitas.
Nyonya Gia sendiri yang sering menginap dimansionnya Alex untuk menemani cucu-cucunya serta membantu Ana pun, Nyonya Gia merasa sangat kasihan sekali, karena Ana dikehamilan yang ketiga ini wajahnya Ana terlihat sangat layu sekali tidak bisa fresh seperti sebelumnya.
Dikarenakan hormon kehamilannya Ana yang ketiga ini sangat tidak bisa membuat Ana untuk berdandan walau hanya memakai bedak tipis saja.
Jika Ana kehamilannya sudah menginjak usia kelima bulan, begitu juga dengan baby Saddam dan baby Noa, mereka berdua saat ini juga sudah berusia kelima bulan.
Sangat cepat sekali memang, tapi memang begitulah kenyataannya.
Baby Saddam dia sangat mirip sekali wajahnya dengan Vero, sedangkan Baby Noa wajahnya dia sangat mirip sekali dengan Arga.
Dan baby Saddam serta baby Noa mereka berdua sudah berteman akrab dengan baby L dan juga baby Sandra.
Selain berbahagia dengan kedua cucu kembarnya, Ayah Geoff dan mamah Iris juga diberikan kabar gembira datang dari Daneil dan juga Cacha.
Sebab setelah Daneil dan Cacha melakukan malam pertama mereka kemarin.
Daneil selalu meminta jatahnya terus menerus kepada Cacha, hingga membuat Cacha seperti kuwalahan sedang Daneil dia seperti ketagihan saja.
Setelah kejadian itu dua bulan kemudian, Cacha yang belum mendapatkan tamu bulanannya pun, dia lalu mencoba membeli testpack diapotek untuk mengecek apakah dirinya sedang hamil atau tidak.
Dan ketika dicek oleh Cacha, Cacha ternyata positif hamil, dan itu adalah buah cintanya bersama Daneil yang sering mereka lakukan setiap malam.
Daneil dan Cacha mereka berdua sekarang sudah tidak malu-malu lagi maupun canggung jika ingin bermesraan didepan keluarga mereka.
Sebab Cacha maupun Daneil mereka sudah saling mengutarakan perasaan mereka masing-masing, jika mereka berdua saling mencintai dan saling menyayangi.
Daneil yang pada waktu itu pulang sedikit terlambat sekitar jam sembilan malam.
__ADS_1
Ketika Daneil sudah masuk kedalam kamarnya, dia dibuat terkejut, pasalnya kamarnya sangat gelap gulita sekali, dan lampu kamarnya tidak ada yang menyala sama sekali.
Daneil yang ketika sudah masuk kedalam kamar, dia langsung saja menyalakan saklar lampu kamarnya.
Alangkah terkejutnya Daneil ketika lampu sudah menyala Daneil langsung dikejutkan oleh Cacha yang ternyata sudah berdiri didepannya sambil tersenyum manis kepadanya sambil juga menyembunyikan kedua tangannya dibelakang.
"Kamu membuat Kakak terkejut sayang, dan itu apa yang sedang kamu sembunyikan dibalik badan kamu??", kata Daneil pada waktu itu kepada Cacha.
"Tidak ada", jawab Cacha kepada Daneil sambil tersenyum senang dan menggoda juga.
"Ayo sini tunjukan kepada Kakak, apa yang sedang kamu sembunyikan itu", kata Daneil lagi kepada Cacha.
"Tidak mau, jika mau lihat apa yang sedang Cacha sembunyikan, sana mandi dulu dan ganti baju", jawab Cacha kepada Daneil.
"Baiklah", jawab Daneil kepada Cacha dengan pasrah.
Daneil langsung saja melangkahkan kakinya untuk berlalu dari hadapannya Cacha.
Namun ketika Daneil melihat Cacha lengah dia langsung saja mengambil apa yang sedang digenggam oleh Cacha dibelakang badannya tadi.
Dan ternyata Daneil tadi hanya berpura-pura pasrah saja kepada Cacha, karena ingin mengambil sesuatu dari balik badannya Cacha tanpa sepengetahuan Cacha.
Ketika Daneil sudah melihat apa yang sedang disembunyikan oleh Cacha, hati Daneil langsung saja merasa menghangat, dan mata dia tiba-tiba langsung juga berkaca-kaca seperti ingin menangis.
Sebab Daneil melihat sebuah testpack dan ada garis dua ditestpack yang tadi diambilnya dari tangannya Cacha.
Cacha langsung saja tersenyum manis kepada Daniel yang sedang diam bak patung itu, karena merasa sangat bahagia.
Dan setelahnya Daneil langsung saja membawa Cacha kedalam pelukannya ketika dia sudah bisa menenangkan perasaan terkejutnya tadi.
"Aku akan menjadi seorang Ayah, dan aku akan mempunyai anak sendiri", kata Daneil kepada Cacha sambil memeluk Cacha dengan sangat erat sekali.
"Iya sayang, Iya Papah Daneil", hanya jawaban seperti itu yang Cacha berikan kepada Daneil sambil membalas pelukannya Daneil.
Dan Daneil yang sudah melepaskan pelukannya dari tubuhnya Cacha, dia langsung saja memberikan sebuah hujan ciuman kesemua wajahnya Cacha dengan perasaan yang sangat gembira sekali.
...πππππππππππππ...
__ADS_1
...***TBC Bonchap***...