
"Aduuuuuh", kata Ana reflek karena terkejut ketika tangannya ditarik Alex dan langsung jatuh menimpa badannya Alex.
"Kakak ini bikin Ana malu", kata Ana kepada Alex masih dengan posisi Ana diatas badannya Alex.
Agar Ana tidak terjatuh Alex lalu melingkarkan tangannya keatas pinggang rampingnya Ana.
"Malu kenapa Ana?? ", jawab Alex dengan suara khas karena menahan sesuatu ditubuhnya, sebab dia bisa merasakan squishynya Ana yang begitu empuk menempel didadanya.
"Tidak tahu ya pokokknya malu saja Kak", jawab Ana sambil menyembunyikan wajahnya kedada Alex.
Alex yang gemas dengan Ana dia semakin mengeratkan pelukannya ketubuhnya Ana, dan membuat squishynya Ana bisa Alex rasakan dengan sempurna.
Alex lalu membalikkan badannya, dan langsung saja Ana berada dibawah badan kekarnya Alex.
"Aaaaa", kaget Ana ketika Alex tiba-tiba merubah posisi menjadi dia yang berada dibawahnya Alex.
"Kakak bikin Ana terkejut saja", kata Ana yang sudah berada dibawah kungkungannya Alex.
Sungguh Alex sangatlah pria aneh, diwaktu banyak laki-laki yang sering digoda oleh wanita-wanita cantik dan akan tergoda, tidak dengan Alex dia malah jijik kepada wanita penggoda seperti itu dan akan mengatakan perkataan yang begitu pedas serta menusuk kepada wanita-wanita seperti itu.
Berbeda jika Alex dengan Ana, Ana bahkan tidak menggodanya sama sekali akan tetapi has**t ingin melakukan itu dengan Ana sangatlah besar sekali.
"Apa badan Kakak berat Ana", kata Alex dengan sambil mengusap lembut pipinya Ana.
"Beratlah Kak, badan Kakak sama Ana kan lebih besar badannya Ana, bisa gepeng nanti ini tubuhnya Ana", jawab Ana dengan polosnya kepada Alex.
Alex lalu perlahan tapi pasti mendekatkan wajahnya kewajahnya Ana. Dan Alex lalu mencium Ana tepat dibibirnya Ana. Ana yang sudah terbiasa mendapatkan sebuah ciuman dari Alex dengan senang hati Ana membalasnya ciumannya Alex.
__ADS_1
Ciuman yang awalnya lembut penuh dengan keromantisan, lama kelamaan berubah penuh naf***u dan gai***rah.
Alex lalu dengan perlahan melepaskan bibirnya dari bibir Ana, dan mulai menusuri wajahnya Ana hingga kelehernya Ana.
Ana yang biasanya cerewet dan berisik, kali ini dia diam saja karena tubuhnya Ana merasakan sesuatu yang belum pernah dia rasakan sebelumnya.
Ana pasrah saja dan menikmati perlakuan Alex dilehernya, dan Ana merasakan sensasi aneh saja ditubuhnya.
"Kak Ana....... Kata Ana belum selesai langsung dibungkam Alex dengan ciu***n dibibir, karena Alex tidak mau jika Ana akan merusak suasana lagi.
Tanpa Ana sadari, tangan Alex yang berada dibalik punggungnya Ana, dengan perlahan Alex menurunkan zipper gaunnya Ana. Dan terjadilah seperti yang Alex bayangkan dengan Ana.
Mereka melakukan kegiatan itu antara suka sama suka, dan Ana yang pertama kali merasakan itu dia yang awalnya merasakan kesakitan lama kelaman juga menikmati permainannya Alex yang lembut dan penuh keromantisan.
Sungguh siang itu mereka habiskan dengan kegiatan yang sangat menyenangkan bagi Ana dan juga Alex. Mereka yang sama-sama belum pernah merasakan apa yang namanya surga dunia. Sanat menikmati sekali dengan apa yang mereka lakukam saat itu.
"Daddy itu Nak Xander didalam kamarnya Ana apa tidak apa-apa?? ", tanya Mommy Dania kepada suaminya Tuan Fredo.
"Biarkan saja mereka Momm, kalau pun mereka melakukan itu, Daddy percaya sama Tuan Alex, dia memang laki-laki yang baik tidak sembarangan melakukan itu kepada wanita, bahkan dari mata-mata anak buahnya Daddy, Tuan Fredo selalu pedas bicaranya jika kepada wanita selain Nyonya Gia Momm, dan kata anak buahnya Daddy Tuan Alex belum pernah melakukan hubungan itu kepada wanita manapun", kata Tuan Fredo kepada istrinya Mommy Dania
"Masa sih Dadd Nak Xander seperti itu?? ", tanya Mommy Dania yang seakan tidak percaya sama suaminya.
"Benar Momm, itu semua karena pengawasan dari Nyonya Gia yang tidak mau jika nanti Tuan Alex akan dimanfaatkan oleh wanita yang tidak baik ya contohnya yang cuma mengincar hartanya saja tanpa mencintai Tuan Alex Momm", jawab Tuan Fredo lagi kepada istrinya.
"Berarti Nak Xander bisa jadi belum merasakan apa yang namanya jatuh cinta atau pacaran dong Dadd", kata Mommy Dania lagi kepada Tuan Fredo
"Setahu Daddy sih begitu dari laporan anak buahnya Daddy", jawab Tuan Fredo sambil berganti pakaian rumahan.
__ADS_1
"Rencana Daddy kapan mau menikahkan Nak Xander dengan puteri kita Dadd?? ", tanya Mommy Dania kepada suaminya lagi.
"Secepatnya Momm, dan jika Tuan Alex menginginkan besok pun akan Daddy kabulkan yang terpenting Princess kita bahagia Momm", jawab Tuan Fredo lagi kepada Mommy Dania.
"Dadd kalau besok apa tidak terlalu cepat", tanya Mommy Dania lagi sambil menyisir rambutnya.
"Daddy, dadd..... ", panggil Mommy Dania kepada suaminya dengan masih menyisir rambutnya.
Mommy Dania langsung saja menoleh kearah suaminya yang sudah tertidur diatas ranjang, karena kecapekkan.
"Daddy, Daddy, kebiasaan deh jika berbicara belum selesai pasti langsung ditinggal tidur", kata Mommy Dania untuk suaminya yang sudah tertidur itu.
Mommy Dania yang sudah selesai menyisir rambutnya dia langsung saja ikut tidur siang bersama suaminya, karena tidak cuma Tuan Fredo saja yang kecapekkan, Mommy Dania pun sama.
Sedangkan diluar, para anak buah, pembantu, pelayan dan pekerja yang lainnya mereka masih menikmati hidangan dan pesta yang disediakan oleh para majikan mereka.
Hari itu mereka menyambut dengan suka cita dan gembira sekali, karena hari itu mereka dibebas tugaskan untuk satu hari, untuk merayakan kepulangan Princess diKeluarga William.
ππππππππππππ
**Maaf readers yang asli partnya bukan ini, ini sudah Author review karena part sebelumnya diblock pihak PFπ¬,
Padahal author sering membaca yang partnya lebih vulgar dari partnya Author pun banyakπ¬
Dan jika ini tidak diacc, author akan pindah kePF yang lain ya readersππ
ππππππππππππ**
__ADS_1
***TBC***