GADIS LUGU PEMIKAT HATI

GADIS LUGU PEMIKAT HATI
CHAPTER 253


__ADS_3

Sedangkan kita berpindah kemansionnya Alex, Alex yang ditelefon Arga tadi, dia sebenarnya sedang sarapan bersama Ana dan juga baby L yang sudah mulai rusuh jika disuruh makan.


Dan ketika sudah selesai menerima telefon, Ana langsung saja bertanya kepada Alex.


"Kak Arga kenapa Papah??", tanya Ana kepada Alex.


"Dia ijin untuk tidak masuk untuk mengurus pernikahannya dengan Vero, sekaligus ingin mengantarkan Vero kerumah sakit cek kandungannya??", jawab Alex kepada Ana sambil meminum tehnya setelahnya.


"Oh Kak Vero sedang hamil, itu beneran Kak Arga Papah yang menghamili??", tanya Ana lagi kepada Alex.


"Ya Arga dong sayang, ya siapa lagi kalau bukan Arga??", jawab Alex lagi kepada Ana sambil tersenyum.


"Ana kira Kak Arga malah tidak bisa menghamili perempuan Papah", kata Ana kepada Alex sambil tertawa lucu.


Membuat Alex juga ikut-ikutan tertawa ketika mendengar perkataannya Ana.


"Kamu ini ada-ada saja", jawab Alex kepada Ana sambil tersenyum.


"Oh ya, nanti jika Kak Arga menikah dengan Kak vero, Papah Xander mau memberikan hadiah untuk Kak Arga apa??", tanya Ana lagi kepada Alex.


"Apa ya??, Papah juga belum kefikiran Mamah Ana", jawab Alex lagi kepada Ana.


Membuat Ana tersenyum lucu ketika dia dipanggil dengan panggilan Mamah Ana oleh Alex.


"Berasa sama-sama tua seperti Papah Xander, jika dipanggil Mamah sama Papah Xander", kata Ana kepada Alex sambil tertawa dengan wajahnya yang cantik itu.


"Kan kamu memang sudah menjadi seorang Mamah sayang, itu lihat L saja sifatnya mirip kamu sekali, tapi wajahnya mirip Papah", kata Alex kepada Ana.


"Kalau yang didalam perut bagaimana Pah??", kata Ana kepada Alex.


"Kalau didalam perut itu ya Papah belum tahu Mamah, kan belum lahir babynya", jawab Alex kepada Ana.


"Ya sudah yuk berangkat, itu L jadi kita ajak kan??", kata Alex kepada Ana.


"Jadi dong, tapi nanti Luis mau Mamah Ana ajak keruangannya Papi", jawab Ana kepada Alex.

__ADS_1


Karena memang pagi itu, Alex ingin mengajak Ana ikut kekantor sekalian.


Sedangkan kita berpindah keArga dan juga Vero yang sudah sampai didalam rumah sakit.


Arga dan juga Vero langsung saja menunggu Dokter kandungannya didepan ruang tunggunya, karena sang Dokter belum datang, walau Arga sudah janjian dengan sang Dokter tadi melalui telefon.


Tidak tanggung-tanggung Arga mengajak kontrol kandungannya Vero, keDokter yang sama dengan Dokter kandungannya Ana, yang harga sekali kontrol saja sudah cukup menguras kantong, karena dia termasuk Dokter terbaik.


Sebab Dokter itu, Arga juga yang mencarikannya untuk Ana disuruh oleh Alex.


Dan sekitar setengah jam menunggu, akhirnya sang Dokter yang ditunggu pun sudah datang juga.


"Mari Tuan Arga, silahkan masuk", kata Dokternya dengan sangat ramah sekali kepada Arga.


Arga dan Vero langsung saja ikut masuk mengikuti sang Dokter tersebut.


Vero lalu disuruh untuk berbaring diranjang pasien oleh sang Dokter untuk segera diperiksa kandungannya.


"Tuan Arga, selamat babynya kembar, karena disini saya menemukan ada dua titik yang didalam rahimnya Nyonya Veronica", kata Dokter itu kepada Arga sambil melihat kelayar USG.


"Kembar Dokter??", kata Arga dengan sangat terkejut sekali, begitu pula dengan Vero, dia hanya sedikit terkejut ketika mendengarnya.


Membuat Arga yang melihat sendiri memang ada dua titik dilayar USG membuatnya langsung saja speechless.


Ketika sudah selesai pemeriksaan USGnya, Vero dan Arga lalu dipersilahkan untuk duduk dikursi yang ada didepan mejanya sang Dokter.


"Jika boleh saya tahu, apakah ada dikeluarga kalian yang mempunyai silsilah anak kembar??", tanya sang Dokter kepada Arga.


"Memangnya kenapa Dokter??", tanya Arga kepada Dokternya.


"Karena faktor keturunan sangat mempengaruhi seorang wanita bisa hamil kembar Tuan Arga", jawab Dokter itu kepada Arga.


"Dari saya tidak ada Dokter", jawab Arga kepada Dokter kandungannya, dan sambil mengalihkan pandangannya kearahnya Vero.


Membuat Dokter itu juga ikut-ikutan mengalihkan pandangannya kearahnya Veronica juga.

__ADS_1


"Iya Dokter, Mamah saya dia mempunyai saudara kembar perempuan, namun sudah meninggal sejak umurnya lima tahun dulu, karena sakit keras", jawab Veronica kepada Dokter itu.


Membuat Arga sangat terkejut sekali karena baru mengetahui jika Mamahnya Vero ternyata mempunyai saudara kembar.


"Dari semua pemeriksaan, semuanya baik dan normal, saya akan berikan resep serta vitamin untuk anda Nyonya Veronica, nanti diminum setiap hari ya", kata Dokter kandungan itu kepada Vero dengan ramah.


Dan setelah semua sesi tanya jawab serta arahan dari sang Dokter selesai, Arga dan serta Vero mereka lalu berpamitan untuk pulang.


"Kamu tidak pernah bercerita sayang, jika Mamah kamu mempunyai saudara kembar??", tanya Arga kepada Vero sambil berjalan menyusuri koridor rumah sakit untuk menuju keparkiran.


"Iya Vero lupa Kak, lagipula tadi Vero juga sangat terkejut sekali ketika Vero mengetahui sedang hamil kembar, dan serta meneruskan silsilah kembar ini untuk Mamah disurga sana", jawab Vero kepada Arga, sambil mengusap perutnya yang masih rata, dan belum terlalu terlihat.


Sebab Vero juga sedang hamil sekitar empat minggunan, apalagi pakaian yang dipakai oleh Vero termasuk yang sangat longgar sekali.


"Mungkin ini juga permintaan dari Mamah untuk kita kepada Tuhan sayang, supaya kamu tidak merasa ditinggalkan oleh Mamah didunia ini sayang", kata Arga kepada Vero sambil merangkul pundaknya Veronica dengan mesra.


"Kamu benar Kak, dan Vero sangat senang sekali bisa diberikan anugerah hamil kembar seperti Nenek ketika hamil kembar Mamah dan aunty Fanya dulu", kata Vero sambil tersenyum kepada Arga.


Arga langsung saja semakin mengeratkan pelukannya kepada Vero, sambil terus berjalan keluar dari dalam rumah sakit.


Ketika sudah sampai didalam mobil, tiba-tiba Vero bertanya kepada Arga yang mana membuat Arga bingung untuk menjawabnya.


Sebab yang ditanyakan oleh Vero adalah tentang kedua orang tuanya Arga, terutama sang Mamah yaitu Mamah Iris.


Sebenarnya Vero juga antara takut dan tidak takut untuk bertemu Mamah Iris, sebab Mamah Iris selalu bersikap kasar dan jahat kepadanya.


Namun fikir Vero, dia juga ingin memberitahukan kabar kehamilannya itu kepada Mamah Iris dan juga Ayah Geoff.


Karena bagaimanapun juga, anak yang dia kandung adalah cucu mereka, dan Vero berjanji akan lebih sabar lagi untuk menyikapi perilaku dari Mamah Iris.


Sebab Mamah Iris dan Ayah Geoff adalah kedua orang tua yang Vero punya sekarang, walau statusnya hanya mertua.


Veronica sendiri juga sudah diberitahu oleh Arga, jika Arga, dia mempunyai seorang Kakak yang menjadi seorang tentara dan jarang sekali pulang.


Jadi kemungkinan besar, Vero tidak akan terkejut nantinya ketika suatu saat sang Kakak dari Arga akan pulang kerumahnya Ayah Geoff setelah bertugas negara nanti.

__ADS_1


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...


...***TBC***...


__ADS_2