GADIS LUGU PEMIKAT HATI

GADIS LUGU PEMIKAT HATI
CHAPTER 259


__ADS_3

Waktu berlalu dengan sangat cepat sekali, tidak terasa juga usia kehamilannya Ana sudah menginjak kedelapan bulan saja.


Saat ini ketika Ana sedang berada didalam ruang keluarga yang ada mansionnya bersama baby L yang sudah berumur hampir dua tahun.


Tiba-tiba Ana dibuat sangat terkejut sekali, ketika ada salah satu bodyguard yang melapor kepadanya, jika ada pihak dari Perusahaan Bus untuk mengantarkan Bus pesanannya dulu.


Sebelum menjawab perkataan dari bodyguard tersebut, Ana lalu menelfon Alex terlebih dahulu yang sedang berada dikantornya.


"Halo sayang, ada apa??", kata Alex kepada Ana ketika dia sudah mengangkat sambungan telefonnya Ana.


"Halo Papah Xander, ini katanya ada pihak Perusahaan Bus ingin mengantarkan Bus pensanannya Mamah Ana dulu Pah", kata Ana kepada Alex.


"Oh iya, suruh mereka menunggu Papah pulang dulu sayang, Papah akan segera pulang saat ini juga", kata Alex kepada Ana.


Karena sejujurnya Alex dan Ana juga sedikit lupa dengan pembelian Bus yang mereka lakukan dulu ketika Ana sedang hamil muda.


"Baik Papah, Mamah Ana tunggu dirumah", jawab Ana kepada Alex.


Dan setelahnya sambungan telefon mereka terputus juga.


Setelah memutus sambungan telefonnya dengan Ana, Alex lalu segera meninggalkan pekerjaannya dan mengajak Arga untuk ikut juga pulang kemansionnya.


Walau Alex sedang dalam pekerjaan yang cukup banyak, Alex memutuskan ingin pulang ketika mendengar perkataannya Ana tadi, sebab ada pihak luar yang ingin masuk kekediamannya.


Walau pun sudah ada banyak bodyguard yang menjaga mansionnya, tetap saja Alex tidak merasa tenang, apalagi kondisinya Ana sedang hamil tua.


Sedangkan Ana yang tadi ketika sambungan telefonnya dengan Alex sudah terputus.


Ana lalu mengatakan kepada bodyguard yang melapor kepada dirinya, untuk menahan pihak dari Perusahaan Busnya sebentar diluar sampai Alex tiba dirumah.


Sang bodyguard pun mengerti akan maksud perkataannya Ana.


Dia lalu melaksanakan tugas yang diberikan oleh Ana tersebut dengan baik, bersama para anggota yang lainnya.


Para boyguard dibuat sangat terpukau sekali dengan body luar bus yang sungguh terlihat jika harga bus itu sangat mahal sekali.


Dan Ana dia yang belum mau keluar dari dalam mansion pun, juga sudah sangat penasaran sekali dengan Bus yang diinginkannya dulu.


Ketika sekitar hampir satu jam lamanya menunggu Alex datang, pihak perusahaan bus akhirnya bisa sedikit merasakan lega ketika dia melihat mobil mewah sang pemilik mansion sudah pulang kemansionnya.

__ADS_1


Alex yang sudah melihat busnya daritadi ketika masih didalam mobil pun, dia langsung saja keluar dari dalam mobilnya ketika mobilnya sudah masuk kepekarangan mansionnya.


Alex keluar dari dalam mobil diikuti oleh Arga dibelakangnya Alex dengan setia.


"Tuan Alex", sapa karyawan Perusahaan bus tersebut kepada Alex yang sedang berjalan kearahnya.


"Apakah ini Bus yang saya pesan dulu??", tanya Alex kepada karyawan tersebut.


"Iya Tuan Alex dan perkenalkan nama saya Tian, saya manajer Perusahaan Bus yang sengaja ingin mengantarkan pesanan anda langsung kesini", kata ramah dari Tian kepada Alex.


"Iya mari ikut dengan saya", kata Alex kepada Tian, dan Alex langsung saja berlalu dari hadapannya Tian untuk masuk kedalam mansionnya.


Tian sendiri dia tidak datang sendirian, namun dia datang bersama sang sekretaris dan dua orang karyawan lainnya serta empat orang yang tadi untuk mengemudikan kedua busnya Alex.


"Mari silahkan duduk Tuan-Tuan", kata Alex dengan ramah kepada semua tamunya untuk duduk dishofa yang ada diruang tamunya.


Arga yang masih berdiri dishofa sampingnya Alex, Alex lalu menyuruh Arga untuk menemani tamunya untuk sebentar saja.


Karena Alex ingin masuk dan memanggil Ana untuk ikut bergabung dengannya membahas soal busnya tersebut.


Arga langsung saja menurut perkataannya Alex, dan dia langsung saja memeriksa semua berkas kepemilikan busnya Alex dengan sangat serius sekali.


Alex yang baru saja sampai diruang keluarga miliknya, dia lalu melihat Ana sedang berada disitu bersama baby L dan juga Bi Lena.


"Sudah sayang, ayo kita keluar dulu sama Papah", kata Alex kepada Ana sambil membantu Ana yang sudah kesusahan untuk bangun dari duduknya itu, karena perutnya yang sudah sangat besar sekali.


Ana langsung menurut kepada Alex, dan mereka berdua langsung saja berjalan menuju keruang tamu mansionnya Alex.


Sedangkan baby L dia dijaga oleh Bi Lena terlebih dahulu.


Dari jauh Tian sang manajer Perusahaan Bus, dia sudah melihat Ana dan Alex sedang berjalan bersama menuju keruang tamu.


Tian sedikit terpesona melihat wajahnya Ana, walau badan Ana sedikit berisi karena hamil, tapi tidak mengurangi kecantikan dari dalam dirinya Ana.


Ketika Ana dan Alex sudah ikut duduk bergabung dengan mereka semua, Tian sungguh semakin terpesona melihat kecantikannya Ana yang benar-benar membuat sifat kelelakiannya muncul seketika.


"Cantik sekali istri dari Tuan Alex ini", batin Tian ketika sudah melihat wajahnya Ana dengan sangat jelas yang penuh dengan senyuman daritadi.


Tian yang seumuran dengan Alex, apalagi Alex sudah berpengalaman dengan para laki-laki yang memandang istrinya seperti itu, membuat Alex langsung saja berdeham untuk menyindir Tian.

__ADS_1


Tian yang mendengar dehaman dari Alex dan juga merasa tersindir pun, dia langsung saja menundukkan pandangannya yang daritadi melirik kearahnya Ana terus.


"Bagaimana Arga, apakah surat-suratnya sudah lengkap semua??", tanya Alex kepada Arga yang sedang memeriksa semua dokumen tersebut.


"Dari semua yang saya baca semua sudah komplit Bos, dan semuanya lengkap", jawab Arga kepada Alex.


"Bagus!!, silahkan diminum dan dinikmati Tuan-Tuan", kata Alex kepada Arga dan langsung saja menyuruh para tamunya untuk menikmati minuman serta camilan yang sudah disediakan oleh para asisstan mansionnya Alex tadi.


Para tamunya Alex lalu menikmati camilan serta minuman yang sudah terhidang diatas meja didepan mereka.


"Papah Xander, ayo kita segera melihat busnya Mamah", kata Ana kepada Alex dengan nadanya yang sangat manja seperti biasanya.


"Suaranya lucu", batin Tian sambil tersenyum sangat tipis sekali ketika dia mendengar suaranya Ana tadi.


"Apakah sudah bisa Tuan Tian, saya melihat bus saya itu??", kata Alex kepada Tian.


"Sudah bisa Tuan, mari saya antarkan", jawab Tian dengan ramah kepada Alex.


Dan mereka semua akhirnya keluar dari dalam mansion untuk melihat-lihat isi didalam bus pesanannya Ana.


Alex dan Ana sangat senang sekali dengan interior yang ada didalam bus, sesuai dengan apa yang diinginkan oleh Ana.


Arga sendiri yang melihatnya pun dia juga sangat senang, karena memang sangat-sangat mewah berkelas dan juga sangat bagus sekali kedua bus miliknya Ana itu.


"Benar-benar definisi horang kayah", batin Arga sambil ikut mengecek semua apa yang ada didalam bus tersebut.


Dan setelah sekitar satu jam lamanya melihat-lihat dan mendengarkan penjelasan dari Tian apa saja yang ada didalam bus tersebut, akhirnya Tian dan para anak buahnya kembali pulang kePerusahaan tempat mereka bekerja.


"Busnya sangat cantik sekali Papah, Ana sangat suka sekali, ayo kita segera pergi liburan yuk Papah Xander", kata Ana dengan sangat excited sekali kepada Alex, ketika semua pihak Perusahaan Bus sudah pada pulang.


"Tapi kamu sudah hamil besar sayang", jawab Alex kepada Ana.


"Iya kan tidak apa-apa Papah, lahirannya Mamah Ana juga masih lama ko", kata Ana kepada Alex.


"Iya nanti akan Papah fikirkan terlebih dahulu ya, sekarang ayo kita masuk dulu yuk, dan kamu Arga tolong parkirkan Bus saya didalam garasi yang sudah saya siapkan", kata Alex kepada Ana dan juga Arga.


"Siap Bos", jawab Arga kepada Alex.


Arga langsung saja memarkirkan kedua busnya Alex tersebut kedalam garasi, sedangkan Ana dan Alex mereka kembali masuk kedalam mansionnya lagi untuk ikut bergabung bersama baby L yang sedang memberantakin ruang keluarga seperti biasanya.

__ADS_1


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...


...***TBC***...


__ADS_2