GADIS LUGU PEMIKAT HATI

GADIS LUGU PEMIKAT HATI
CHAPTER 108


__ADS_3

Yang pada belum menikah dan umurnya masih dibawah 20 tahun diharapkan tidak membaca part ini ya readers, karena dipart ini bisa membuat anda pusing dan ketagihan πŸ€£πŸ˜‚.


Jika para readers masih meneruskan membacanya, Author tidak bertanggung jawab sama efeknya ya readers, karena Author sudah mengingatkannya πŸ˜›πŸ€ͺ.


...✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨...


Setelah pesta pernikahan mereka benar-benar selesai, Tara dan juga Dokter Bella memutuskan untuk pulang keapartemennya Tara yang sudah lama tidak tinggalin oleh Tara.


Tara sengaja mengajak Dokter Bella untuk pulang keapartemennya karena mereka ingin menghabiskan waktu berduaan saja tanpa adanya orang yang mengganggu mereka berdua.


Tuan Fredo dan yang lainnya mereka semua juga sudah pada tahu jika Tara ingin menghabiskan waktu berdua saja dengan Dokter Bella diapartemen mewah miliknya Tara sebelum Tara dan juga Dokter Bella melangsungkan bulan madu mereka nantinya.


Sebelumnya apartemennya Tara sudah dibersihkan dan dirapikan oleh para petugas kebersihan yang sudah disewa oleh Tara.


Tidak cuma itu saja, ternyata Tara juga memberikan kejutan yang romantis didalam kamar apartemen miliknya itu.


Didalam kamar apartemen miliknya, Tara sudah menghiasi seluruh ruangan dengan lilin aroma terapi yang sangat menenangkan sekali, bertaburan berbagai kelopak bunga-bunga yang indah dan warna warni, begitupun juga didalam kamar utama apartemen miliknya Tara.


Sudah dihias dengan begitu cantiknya dengan suasana yang begitu romantis sekali oleh Tara untuk menyambut kedatangannya Dokter Bella.


Dokter Bella yang pertama kali masuk keapartemennya Tara dia begitu sangat terkejut dan sangat terharu sekali.


Tara juga sudah pernah bercerita kepadanya, jika Tara juga mempunyai sebuah apartemen, dan jika Dokter Bella meminta untuk diberitahu dan diajak keapartemennya Tara, Tara selalu menjawab nanti saja setelah menikah.


Akhirnya setelah menikah Tara langsung saja mengajak Dokter Bella datang dan menghabiskan waktu diapartemen miliknya.


"Apa ini semua kamu yang menyiapkan sayang??", tanya Dokter Bella kepada Tara dengan begitu terpukaunya sambil memperhatikan dan melihat hiasan romantis seisi kamar yang akan ditempatinnya itu dengan Tara.


"Iya, apa kamu suka sayang??", jawab Tara kepada Dokter Bella sambil memeluk dari belakang tubuhnya Dokter Bella.


Dokter Bella yang mendapat pelukan dari Tara, dia langsung membalikkan badannya untuk menghadap kearahnya Tara.


"Iya, aku suka sekali sayang dengan kejutanmu ini", jawab Dokter Bella kepada Tara sambil mengalungkan kedua tangannya kepundaknya Tara.


Setelah Dokter Bella berkata seperti kepada Tara, mereka langsung saja berciuman dengan begitu intens dan mesranya.


Lama sekali mereka berciuman sambil berdiri begitu, hingga akhirnya Tara yang lebih dulu melepaskan ciuman mereka, sambil menyatukan dahinya kedahinya Dokter Bella.

__ADS_1


"I Love You Bella", kata Tara kepada Dokter Bella sambil tersenyum manis.


"I Love You Too My Husband", jawab Dokter Bella kepada Tara dan juga sambil tersenyum manis.


Tara langsung saja menggendong Dokter Bella dengan gaya bridal style dan langsung berjalan menuju kearah ranjang mereka yang penuh dengan kelopak bunga mawar merah yang sangat harum sekali.


"Hari ini dan seterusnya aku milikmu begitupun juga kamu milikku", kata Tara kepada Dokter Bella yang berada dibawah badannya.


"Dan hari ini kuserahkan semuanya untuk kepuasanmu suamiku", jawab Dokter Bella sambil membuka kancing kemejanya Tara.


Tara langsung saja semakin menindih badannya Dokter Bella, dan dia juga langsung mencium Dokter Bella tepat dibibirnya.


Ciuman yang mesra lama-lama menjadi menggebu penuh ha***t dan penuh ga***h, hingga bibirnya Tara sudah berpindah menelusuri setiap lekuk leher dan area dadanya Dokter Bella.


Tanpa fikir panjang, Tara langsung saja menyobek dengan kasar baju dan penutup squishynya Dokter Bella.


Setelah terlihat keindahan yang ada didepan matanya, Tara langsung melahap dengan begitu rakusnya squishynya Dokter Bella, hingga membuat Dokter Bella tanpa sadar semakin menekan kepalanya Tara kearea dadanya.


Tara memainkan dan mengh***p squishynya Dokter Bella bagaikan anak bayi yang sedang kehausan sekali.


Dia mengh***p squishynya Dokter Bella dengan sangat berna***u sekali, hingga membuat Dokter Bella sudah sangat tidak tahan sekali.


"Kali ini biar aku yang memimpin ya My Griy", kata Dokter Bella kepada Tara.


"Dengan senang hati ratuku", jawab Tara kepada Dokter Bella.


Dokter Bella langsung saja menidurkan Tara keatas ranjang, dan Dokter Bella mulai menindih badannya Tara.


Dokter Bella mulai mencium bibirnya Tara dengan begitu liarnya, lalu berpindah keleher, dada hingga Dokter Bella juga memberikan banyak tanda cinta disetiap dadanya Tara.


Dokter Bella sampai juga diarea sensitivnya Tara, yaitu palu thornya Tara. Dan Dokter Bella mulai meng***mnya, menj***tnya, memasukkannya kedalam mulutnya, mengh***pnya, dan serta memainkannya dengan begitu menggebunya.


Tidak itu juga, Dokter Bella juga memainkan dua buah kelereng miliknya Tara dengan begitu agresifnya, membuat Tara begitu sangat puas sekali dengan permainannya Dokter Bella kepadanya.


"Aku sudah tidak kuat sayang", kata Tara kepada Dokter Bella.


"Sabar sayang, masih lama", jawab Dokter Bella kepada Tara.

__ADS_1


Setelah berkata seperti itu, Dokter Bella langsung menghentikan kegiatannya diterong jumbonya Tara.


Dokter Bella mulai duduk didadanya Tara, dia lalu membuka liang surgawinya menggunakan jari-jarinya dan langsung menghadapkannya kemulutnya Tara.


"Ayo sayang", kata Dokter Bella dengan mende***h kepada Tara.


Dan Tara yang mengetahui maksudnya Dokter Bella, dia langsung saja menikmati liang surgawinya Dokter Bella dengan begitu bergairah sekali.


"Aaaaah, aaaaaah, Tara terus sayang, masukan lidahnya lagi", kata Dokter Bella dengan mend***h kepada Tara, sambil semakin membuka lebar liang surgawi miliknya.


Tara langsung saja melakukan seperti apa yang dikatakan oleh Dokter Bella kepadanya.


"Sebentar sayang", kata Dokter Bella kepada Tara.


Dokter Bella ternyata meminta ganti posisi, dia langsung saja bangun dari tubuhnya Tara, dan Dokter Bella langsung tiduran dengan kaki yang dia buka dengan lebar sekali sambil masih memainkan miliknya menggunakan jari-jarinya.


"Ayo sayang lagi", kata Dokter Bella kepada Tara, sambil membuka miliknya dengan lebar menggunakan tangannya.


Tara langsung saja melakukannya lagi diliang surgawinya Dokter Bella menggunakan mulutnya, Tara begitu lihai sekali dalam bermain diarea sensitivnya Dokter Bella.


Setelah sekian beberapa menit, akhirnya Dokter Bella sampai juga dipuncak kenikmatannya, dan cairan yang keluar dari liang surgawinya Dokter Bella langsung dihisap habis oleh Tara dengan begitu semangatnya.


Dengan nafas yang masih tersengal-sengal, Tara tetap memasukkan miliknya kedalam liang surgawinya Dokter Bella.


"Uuuuuhh, masih sempit sama seperti aku pertama kali melakukannya denganmu sayang", kata Tara kepada Dokter Bella.


"Ayo sayang, faster", kata Dokter Bella kepada Tara.


Tara langsung saja memompanya dengan begitu kuat dan keras serta cepat sekali. Berbagai gaya mereka lakukan hingga akhirnya Tara sampai juga dipuncak kenikmatannya dan dia tetap sama memasukkan cairan getah miliknya kedalam miliknya Dokter Bella.


Tara dan juga Dokter Bella tidak melakukannya hanya sekali, melainkan berkali-kali dan lebih dari dua kali.


...πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—...


Author pusing nulis part ini, 🀣🀣🀣


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...

__ADS_1


***TBC***


__ADS_2