
#Bagi yang berpuasa part ini dibaca nanti setelah berbuka puasa ya Readers, author menulis ini karena author sedang lebaran duluan, jadi author berani mengkhayal seperti iniπ π πππππππ
..........>>>>><<<<<..........
Berpindah tempat dimansionnya Alex, Alex dan Ana setelah tadi puas bermain dihalaman mansionnya, dia lalu mengajak Ana dan juga baby L untuk masuk kedalam mansion, karena waktu juga sudah menunjukkan pukul enam sore, dan matahari sudah terbenam disinggasananya.
Alex ketika masuk kemansion tadi, dia meminta tolong kepada Bi Lena untuk menjaga baby L sebentar.
Sedangkan Alex dia mengajak Ana untuk masuk kedalam kamar mereka sendiri.
"Kakak ada apa, kenapa Kakak mengajak Ana masuk kedalam kamar, sedangkan Baby Luis ditinggal bersama Bi Lena??", tanya Ana kepada Alex dengan bingung.
"Puaskan Kakak sebentar saja ya sayang, Kakak sudah tidak tahan", kata Alex kepada Ana sambil memeluk Ana.
"Tapi ini masih sore Kak, dan sebentar lagi juga kita akan makan malam", jawab Ana kepada Alex.
"Ayolah sayang, Kakak sudah tidak tahan ini", kata Alex sambil menurunkan celananya dan terlihatlah ce***a d***mnya saja.
"Baiklah-baiklah", kata Ana kepada Alex.
Dan Ana langsung saja menurunkan c***a d***mnya Alex, setelahnya Ana langsung memasukkan terong jumbonya Alex kedalam mulutnya.
Alex sendiri tidak tahu kenapa, tiba-tiba dia teringin sekali melakukan itu kepada Ana.
Ana dia memainkan lidahnya diterongnya Alex seperti dia memakan permen lolipop yang manis dan lezat.
Alex sendiri dia sudah sangat tidak tahan akan permainan lidahnya Ana yang sedang bermain enak diterongnya itu.
Alex tiba-tiba menarik terongnya dari dalam mulutnya Ana, dan Alex langsung saja membuka dressny Ana serta menurunkan c***a d***mnya juga.
Dengan gerakan perlahan tapi pasti, Alex langsung saja mengh***p miliknya Ana dengan rakus dan menggebu sekali.
Dengan posisi yang masih berdiri, Ana dia dibuat tidak karuan akan permainan lidahnya Alex diliang surgawinya itu.
"Aaaaaah Kakak", kata Ana reflek mend***h ketika dia merasakan enak akan permainan lidahnya Alex sambil sedikit menjambak rambut kepalanya Alex.
Dan akhirnya tidak lama Ana sampai juga dipuncak kenikmatannya.
__ADS_1
Ketika Ana sudah puas akan permainan lidahnya, Alex langsung saja menyuruh Ana untuk sedikit membungkukkan badannya sambil berpegangan dipinggiran ranjang.
Alex yang melihat Ana sudah siap, dia langsung saja memasukkan terong jumbonya itu kedalam keranjang miliknya Ana dengan gerakan perlahan tapi pasti.
Dan akhirnya masuklah semua terong miliknya Alex itu.
Alex lalu menggerakan dengan gerakan pelan-pelan supaya Ana merasa nyaman dan enak.
Ketika sudah lama menggerakannya secara perlahan, tanpa terasa lama-kelamaan Alex menggerakkan terongnya itu secara cepat dan kencang, karena Alex segera ingin mengeluarkan getahnya yang dia punya.
Dan benar saja, tidak berlangsung saja, dan semakin membenamkan terongnya kedalam keranjangnya Ana, Alex memuntahkan getah miliknya lagi kedalam miliknya Ana.
Sungguh Alex sudah sangat puas sekali sore itu, yang tiba-tiba merasakan gejolak h***t se***al secara kepada Ana.
Alex yang sudah mencabut terong dari tempatnya, membuat Ana langsung saja membaringkan tubuhnya diatas ranjang dengan kaki yang menggantung kebawah, untuk menetralisir rasa capek yang sekejap dia rasakan tadi.
Sedangkan Alex yang melihat posisinya Ana seperti itu, dia malah langsung saja berjongkok didepannya Ana, dan membersihkan miliknya Ana menggunakan lidahnya.
"Aaaahhh Kak, aaaaahhh apa yang Kakak lakukan", kata Ana ketika dia merasakan Alex sedang memainkan lidahnya diliang surga dunianya itu sekali lagi.
Alex tidak memperdulikan perkataannya Ana, dia terus saja memainkan dan mengh***p bibir bawahnya Ana dengan gerakan yang sangat membuat Ana melayang sekali.
Sudah tahu jika Ana sudah merasakan puncak kenikmatannya, namun Alex tetap saja masih terus memainkan miliknya Ana.
Dengan jari membuka miliknya Ana dengan lebar, Alex masih terus saja memainkan lidahnya disana.
"Aaah sudah Kak, Ana sudah tidak tahan, Kakak seperti sedang kerasukan setan c***l saja, tidak seperti biasanya, aaaaahh", kata Ana ketika Alex masih terus dengan setia bermain dimiliknya.
"Habisnya punya kamu enak sekali sayang, kenyal-kenyal bagaimana begitu", jawab Alex kepada Ana.
"Sudah sana, masuk kekamar mandi duluan, setelah itu gantian Ana, kasihan nanti baby L kelamaan menunggu kita", kata Ana kepada Alex.
Dan Alex langsung saja berdiri dari jongkoknya dan langsung saja menuju kedalam kamar mandi.
Sedangkan Ana dia sedang mentralisir nafasnya yang masih tersengal-sengal itu.
Setelah Ana dan juga Alex sudah pada selesai semua, mereka langsung saja keluar dari dalam kamar dan ingin menikmati makan malam mereka.
__ADS_1
Alex dan Ana ketika sudah sampai diruang keluarga dia melihat baby L sedang asik memberantakin semua mainannya dilantai.
Umur baby L yang sudah hampir satu tahun, dia sudah mulai belajar berjalan.
Ketika baby L melihat kedua orang tuanya datang, dia dengan perlahan berjalan menghampiri Papah dan Mamahnya.
Alex dan Ana sangat senang sekali melihat perkembangannya Baby L yang sangat pesat sekali.
Mereka membentangkan tangannya ketika baby L sedang latihan berjalan kearah mereka.
Walau terjatuh, baby L masih tetap terus bangkit lagi dan mencoba melangkahkan kakinya kepada kedua orang tuanya.
Dan usaha tidak menghianati hasil, akhirnya baby L sampai juga kepada kedua orang tuanya dengan senyum yang mengembang.
"Pintar sekali anak Mamah", kata Ana ketika dia sudah menangkap baby L tadi.
"Sini sama Papah", kata Alex juga kepada baby L.
Bi Lena sangat senang sekali melihat keharmonisan dari pasangan Ana dan juga Alex.
Dan selama Alex serta Ana menikah Bi Lena belum pernah melihat jika Ana dan Alex bertengkar, malah sebaliknya.
"Bi apakah makanannya sudah siap, kami sudah lapar??", tanya Ana kepada Bi Lena.
"Sebentar Nyonya akan saya lihat dulu", jawab Bi Lena kepada Ana.
Dan Ana hanya mengangguk saja sambil duduk dishofa yang ada disitu.
Sedangkan Alex dia langsung saja tadi menjatuhkan badannya kekarpet bulu nan tebal yang ada dilantai sambil mengajak bercanda baby L.
Suara tawa baby L menggema diruang keluarga, dan itu menambah warna tersendiri untuk keluarganya Alex.
Dan Alex sangat bersyukur mempunyai anak dan istri seperti baby L dan Ana, walau terkadang Ana masih menguji kesabarannya dengan sikap polosnya itu.
Ketika makanannya sudah siap semua tadi diberitahu oleh Bi Lena, Alex dan juga Ana serta baby L mereka bertiga langsung saja menuju keruang makan untuk menikmati makan malam yang sudah dimasakin oleh para chef yang bekerja dimansionnya Alex.
...πππππππππππππ...
__ADS_1
...***TBC***...