
Az-Zahra Aisyah yang lebih senang dipanggil Rara mengerucutkan bibirnya kesal. Pria dingin dan menyebalkan itu memaksanya ikut meeting dengan kolega Rama.
"Eh, tahu gak gara-gara kamu, waktu aku yang sangat berharga jadi sia-sia." ujar Rara emosi. Ia sampai memukul meja dengan bola mata memutar sebal. Rama hanya diam tak memberi respon. Ia hanya sibuk dengan gadgetnya.
"Hey dengar gak sih? aku tuh sedang ada janji dengan perusahaan besar siang ini tapi kenapa aku dibawa kemari, huh?" lanjut Rara semakin jengkel.
"Janji untuk apa?" Rama menyimpan gadgetnya dan mulai menatap serius kucing kriwil yang akhir-akhir ini muncul di permukaan hatinya. Entahlah, 4 tahun sudah berlalu tetapi ia selalu mengingat pertemuan pertamanya dengan gadis ini. Gadis yang pertama kalinya ia peluk selain mama dan adik perempuannya. Gadis urakan berambut kritik-kriwil manja.
"Ya janji untuk demonstrasi produk lah, emang apalagi?" jawab Rara menantang.
"Oh, jadi kamu karyawan Double Insurance yang buat janji sama aku?" tanya Rama baru paham. Kemarin sekretarisnya menginfokan kalau tim dari Perusahaan Double Insurance ingin bertemu janji untuk menawarkan produk mereka, tetapi ia sebenernya sudah menolak mengingat Pak Presdir sudah melarang Perusahaan Asuransi mana pun untuk masuk ke Perusahaan TGR. Karena TGR group sendiri sudah punya sistem perlindungan sendiri untuk semua karyawannya.
"Yes, anda betul sekali pak." jawab Rara yang tiba-tiba merubah ekspresi wajahnya menjadi sangat manis dan sopan setelah menyadari pria di depannya ini adalah salah satu orang penting TGR global Company.
Tangannya seketika merapikan rambutnya yang sangat tidak rapih itu. Kemudian menepuk-nepuk blazer yang sedang dipakainya. Punggungnya ia tegakkan dengan dada sedikit membusung.
"Jadi pak, sudah siap mendengarkan demo saya saat ini?" tanyanya dengan wajah dibuat seprofesional mungkin. Rama tak bisa menahan kedutan diujung bibirnya. Gadis ini betul-betul aneh bin ajaib, pikirnya dalam hati. Baru saja ia tampil sebagai kucing kriwil liar sekarang ia berubah menjadi kucing yang sangat manis.
Dengan gaya santai Rama Putra Tama mempersilakan Rara memulai presentasi atau demonstrasinya.
Dengan tarikan nafas dalam, Rara pun memulai penjelasannya tentang asuransi. "Banyak pertanyaan seputar asuransi yang muncul dari masyarakat yang belum mengetahui tentang dunia asuransi. Berikut ini adalah pengertian asuransi. Asuransi berasal dari bahasa Inggris, assurance atau insurance yang berarti jaminan atau perlindungan." ia memperlihatkan tampilan dalam tablet yang ia selalu bawa kemudian melanjutkan dengan wajah serius.
"Berdasarkan pengertian Apprindo, Secara hukum, Asuransi adalah suatu perjanjian antara dua pihak, yaitu penanggung (perusahaan asuransi) dan tertanggung (perorangan atau badan usaha). Tertanggung membayar sejumlah uang kepada penanggung dalam bentuk premi dan penanggung mengikatkan diri untuk memberikan ganti rugi kepada tertanggung, jika suatu bencana dijamin dalam polis."
"Paham pak sampai di sini?" Rama mengangguk pelan berusaha untuk serius mendengarkan meskipun bibirnya sangat ingin tertawa dengan gaya kucing kriwil itu presentasi. Rara seperti sedang ikut ujian skripsi dimana ia menjelaskan seperti sedang menyalin dari internet informasi itu.
__ADS_1
"Berarti tidak ada pertanyaan dong pak, aku lanjut ya?" sekali lagi Rama mengangguk. Ia akan memberikan gadis ini waktu sampai puas berpresentasi yang penting ia bisa duduk berlama-lama dengannya. Hari ini ia sudah off. Pekerjaan di Perusahaan sudah beres semua. Saatnya refreshing dengan sikucing.
Setelah minum beberapa teguk air putih, Rara melanjutkan kembal,
"Asuransi dapat dilihat dari 3 sudut pandang, yaitu:
Ekonomi : mengelola risiko sampai kerugian akibat bencana, dapat diatasi dengan memperoleh ganti rugi dari asuransi.
Sosial : semacam kegiatan gotong royong, dimana penanggung mengumpulkan sejumlah uang berupa premi asuransi dari tertanggung/peserta/pemegang polis, dan mengelolanya secara profesional dan kemudian digunakan sebagai dana untuk membayar kerugian yang ditimbulkan oleh pihak tertanggung. tertanggung/peserta/pemegang polis. Atau dengan kata lain suatu kegiatan saling tolong menolong antara tertanggung/peserta/pemegang polis, apabila terjadi bencana yang menimbulkan kerugian.
Hukum : suatu perjanjian yang tercermin dalam berbagai polis produk asuransi, dimana masing-masing pihak adalah tertanggung dan penanggung terikat pada suatu ketentuan/kondisi/kondisi yang tercantum dalam polis."
"Perusahaan double insurance kami menawarkan beberapa produk pak, seperti asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi kendaraan, dan masih banyak lagi."
"Sudah?" tanya Rama dengan senyum diwajahnya. Nampak Rara sangat kecapaian dengan penjelasannya itu. Dan Rama bagai seorang murid yang sedang di dikte pelajaran yang sangat membosankan.
"Jadi bagaimana pak, apakah tertarik dengan produk dari double Insurance kami? bapak hanya membayar 5 tahun dan akan menikmati selama 20 tahun."
"Lalu kenapa anda tidak bilang?" timpal Rara mencak-mencak. Tiba-tiba ada asap yang keluar dari kepalanya.
"Aku sudah capek menjelaskan tetapi anda hanya diam saja, huh dasar tak punya perasaan!" ujar Rara sambil menarik barang-barangnya dari atas meja. Ia segera meninggalkan tempat itu dengan hati dongkol dan malu.
"Hey, tunggu dulu." panggil Rama sembari menarik tali tas selempang gadis kriwil itu.
"Aaaaa." teriak Rara karena tubuhnya jadi oleng dan hampir terjatuh. Untung pria itu langsung menarik pinggangnya hingga membuat posisi mereka jadi sangat dekat.
"Lepaskan aku! antar aku pulang. Motor ku masih ada disana." teriak Rara berontak.
__ADS_1
"Tidak akan kulepaskan kalau kamu belum jawab pertanyaanku." ujar Rama dengan pandangan mata seakan menembus pertahanan Rara.
"Pertanyaan apa?"
"Selain asuransi kekayaanku tadi, asuransi apalagi yang cocok untuk aku, nona kriwil?" bisik Rama pelan.
"Ada asuransi jiwa dan kesehatan pak." jawab Rara dengan suara pelan pula. Ia sekarang berubah jadi kucing kriwil yang manis jika berhubungan dengan konsumen.
"Seperti apa misalnya." Rama semakin mempererat rengkuhannya pada tubuh Rara.
"Maaf, pak. Bisa lepaskan aku dulu? otakku tidak bisa menjawab dengan posisi seperti ini." Rama dengan berat hati melepaskan tubuh gadis itu.
"Anda tahu Angelina Jolie?"
"Tidak. Tetanggamu?" ujar Rama polos.
"Astaga. Itu artis pak. Ia mengasuransikan bibirnya yang seksi itu miliyaran dolar. Dan adalagi pemain sepakbola, ia asuransikan kakinya dengan harga yang lebih mahal dari itu pak." jawab Rara berapi-api. Rama tersenyum dibuatnya, tadinya ia pikir gadis ini akan pergi meninggalkannya ternyata dipancing sedikit saja jiwa bisnisnya langsung meronta-ronta.
"Bapak kan tampan nih, pasti ada dong anggota tubuh yang di favoritkan dan ingin dilindungi, nah di double Insurance lah tempatnya." jelas Rara panjang kali lebar dengan ekspresi marketing yang cukup mumpuni. Rama tersenyum senang karena sudah dipuji tampan.
"Kalau gitu lihat aku." ujar Rama sembari menarik lagi pinggang gadis itu agar lebih mendekat padanya.
"Bagian mana dari diriku yang bisa aku asuransikan." lanjut Rama sembari memandang wajah Rara. Gadis itu langsung menatap dalam wajah pria di hadapannya mencari tahu bagian mana saja yang bisa dilindungi dan dilestarikan atau malah bisa dinikmati.
Bantu Rara dong wahai para readers tersayang.🤭
---Bersambung---
__ADS_1
Mana nih dukungannya untuk othor, Like dan Komen dong supaya aku selalu semangat.
Nikmati alurnya dan happy reading 😍😍😍😍😍