
Pagi itu merupakan pagi yang cukup buruk bagi Deka Roland, mendung di luar sana rupanya menjadi cerminan dari keadaan hatinya saat ini. Pertemuannya semalam dengan Risma Yanti gadis yang selama ini ia niatkan akan menjadi pendampingnya kelak membuatnya cukup terganggu.
Baru kali ini ada yang cukup mempengaruhi pekerjaannya. Ia jadi tidak bisa konsentrasi mengerjakan banyak laporan yang diserahkan oleh Gala sang GM. Ia hanya sibuk membolak-balik berkas-berkas itu dengan tatapan kosong.
Di pintu loby perusahaan tadi pagi, ia kembali bertemu Risma Yanti yang secara kebetulan di dampingi lagi oleh pria asing yang ia temui semalam. Risma Yanti berusaha menegur atau menyapanya tetapi ia sudah cepat meninggalkan tempat itu dan mengabaikan ucapan basa-basi karyawan dari HRD itu. Ia tak mau terlihat bodoh dan menyedihkan di mata Gala sepupunya. Dimana mereka sering sekali saling menyindir kalau berurusan dengan makhluk astral sejenis perempuan itu.
Deka Roland adalah putra pertama dari om Arman Roland saudara kandung Mawar Raditya. Ia memilih tinggal di rumah kediaman Raditya sejak masih sekolah di tingkat Pertama. Ia menjadi teman sekaligus sahabat sejak remaja bagi seorang Gala Putra Raditya.
Deka Roland ditinggal mati oleh ibu kandungnya kemudian ayahnya menikah lagi dengan salah satu anggota keluarga dari pihak ibunya dengan harapan hubungan keluarga tetap akan baik walaupun ibu dari Deka sudah tidak ada.
Sejak saat itulah Deka memilih tinggal terpisah dari orangtuanya karena ternyata Ibu tirinya tidak memperlakukannya dengan baik. Ia lebih memilih tinggal bersama Gala sepupunya yang menawarkannya persahabatan dan juga siap membiayai pendidikannya sampai strata 2.
Dua sosok ini begitu saling melengkapi sejak kepergian Tama putra pertama Raditya. Saling membutuhkan walaupun karakter mereka jauh berbeda. Gala yang serius dan pekerja keras sedangkan Deka adalah orang yang santai dan humoris.
Kali ini Sense of Humornya Deka menguap entah kemana hanya karena cintanya bertepuk sebelah tangan ia jadi pendiam.
"Dek, coba cek email yang aku kirimkan," ujar Gala membuyarkan lamunan panjangnya. Deka segera membuka laptopnya dan membaca email yang dimaksud Pak GM. Deka memandang Gala dari arah mejanya. Dalam hati ia bertanya apa maksud email itu.
"Gimana?"
"Meet and Gathering? bukankah baru-baru ini bapak sudah memberikan fasilitas itu waktu acara pernikahan anda?" Deka balik bertanya ingin memastikan ide dari Gala.
"Waktu itu kan acara pribadi saya jadi itu semua murni dari dana pribadi. Sekarang kita akan pakai dana dari perusahaan untuk acara ini dan tentunya akan lebih meriah karena aku dan Vita akan terlibat langsung." tegas Gala dengan senyum samar.
Hari ini hatinya sangat senang karena Vita sudah tidak jutek padanya dan kembali ceria walaupun dengan segala permintaan yang aneh-aneh seperti tadi pagi. Istrinya itu ingin berbulan madu di pantai tetapi harus membawa semua karyawan TGR. Gala sempat menolak keras bagaimana mungkin orang berbulan madu berjamaah begitu yang ada malah kegiatan menyenangkan mereka akan terganggu, tetapi Vita ngotot dan berakhir mengancam tidak mau makan.
Akhirnya ia setuju dengan niat akan berbagi kesenangan pada semua karyawan terutama untuk Deka yang lagi bermuka mendung.
"Hubungi Risma Yanti agar ke ruangan ini segera!" lanjut Gala dengan senyum miringnya.
"Baik pak!"
"Ingat lima menit!" Deka mendengus ia tahu betul aturan 5 menit itu. Tetapi untuk menghubungi gadis itu sekarang rasanya lidahnya kelu. Ia ingin menghindari pertemuan dengannya kalau ia bisa.
"Deka!"
"Eh, iya Pak"
"Lima menitnya hampir selesai, kamu mau Risma yang saya hukum hah!"
"Siap tidak Pak!" Deka segera menyambar handphonenya dan menghubungi Risma Yanti dengan dada berdebar.
__ADS_1
"Haloo,"
"Keruangan GM sekarang, lima menit!"
Tut
Deka segera menutup panggilan itu. Ia tidak perlu tahu apakah Risma mendengarnya dengan jelas atau tidak.
Sejak Risma Yanti bekerja di Perusahaan ini dan di tugaskan di Divisi HRD ia jadi sering berhubungan dengan gadis itu dan akhirnya menimbulkan rasa nyaman dan senang ketika ada pekerjaan yang menuntutnya bisa bersama.
Deka baru menyadari perasaannya sudah semakin kuat saat ia bekerjasama mencari sekretaris baru untuk Pak General Manager. Terutama saat-saat menyeleksi dan memecat Gisel Singkilaya si semangka jumbo itu. Mereka begitu sering bersama. Tanpa sadar ia tersenyum samar yang ternyata tertangkap oleh mata elang Gala.
Tok
Tok
Terdengar pintu diketuk dari luar, Ia tahu itu pasti Risma Yanti yang selalu bergerak cepat ketika dapat panggilan.
"Masuk!" ujar Deka saat pintu ia buka kemudian ia melangkah keluar ketika gadis itu baru masuk.
"Berhenti di situ!" teriak Gala kepada Deka yang justru membuat Risma jadi tak enak hati. Ia bergidik membayangkan hubungan Deka dan pak GM yang tidak baik-baik saja.
"Kamu, duduk!" Gala menunjuk sofa dan menyuruh Risma Yanti untuk duduk di sana supaya lebih nyaman.dan santai. Risma menurut, ia tidak mengerti disituasi apa ia sekarang.
"Dek, kamu duduk di sini dan jelaskan tugas Risma Yanti!" Gala dengan pandangan matanya meminta Deka segera melaksanakan tugasnya. Walaupun ia tahu Deka sendiri belum paham apa maksudnya ini.
Gala tersenyum miring melihat Deka mematuhinya dan segera duduk di depan Risma yang menatapnya canggung.
"Ehm Ibu Risma, Pak General Manager punya rencana untuk mengadakan Meet dan Gathering untuk semua karyawan TGR global company," ujar Deka sembari memutar otak kira-kira tugasnya Risma di sini sebagai apa hingga ia dilibatkan di sini. Ia diam sejenak dan menatap Gala meminta bantuan.
"Risma, tugas kamu membuat pengumuman dan pendaftaran peserta."
"Baik pak," jawab Risma dengan senyumnya yang khas dan membuat Deka menatapnya tanpa berkedip. Sekali lagi Gala menangkap momen itu.
"Ini bukan wajib ya, karyawan bisa saja tidak ikut," ujar Gala menekankan. Ia tak mau bulan madunya terganggu oleh banyak orang. Ia hanya ingin mengurung Vita di kamar saja berdua. Makanya ia perlu panitia yang bisa mengatur semuanya.
"Kalian berdua yang akan jadi panitia dan penanggung jawabnya." ujar Gala dan langsung membuat Deka dan Risma saling menatap. Deka sudah faham sekarang apa maksud dan tujuan Pak GM. Sambil menyelam minum air, Hem.
"Dan ingat, tidak boleh membawa pasangan. Kecuali saya dan Nyonya." Deka memutar bola matanya dan mencibir.
"Kenapa?" Tanya Gala saat melihat ekspresi Deka seperti itu.
__ADS_1
"Hem, tidak Pak." jawab Deka cepat.
"Kamu kan tidak punya pasangan, jadi yah datang sendiri aja," ujar Gala sembari memperhatikan ekspresi Risma Yanti. Ia ingin memastikan sesuatu di sana.
" Ekhem, Waktu dan tempatnya pak, bagaimana?" tanya Risma yang tiba-tiba merasa canggung ia berusaha mengalihkan perhatian semua orang darinya sembari menyiapkan handphonenya untuk mencatat hal-hal yang penting.
"Waktu dan tempatnya akan saya beritahu nanti, " jawab Gala. Ia ingin menanyakan kepada Vita. Pantai mana yang istrinya itu inginkan.
"Baiklah, kalian berdua silahkan susun acaranya dengan baik. Saya akan ke ruangan ibu Presdir membicarakan hal ini." Gala berdiri kemudian menuju pintu keluar tapi sebelumnya ia berbalik dan berujar.
"Saya pantau ruangan ini, Deka jangan macam-macam!"
Ish
Memangnya kamu yang suka mengambil kesempatan Sama Vita, Hhhh
Deka menarik nafas panjang. Sekarang ia berdua dengan Risma, Ia harus bagaimana jika mengingat gadis ini telah mempunyai orang lain dalam hidupnya.
🍁🍁🍁🍁🍁
Hai readers tersayangnya othor, jumpa lagi kiteee.
Tetap dukung karya ini dengan cara tap Favorit, klik like, ketik komentar, and kirim hadiah serta votenya ya gaess.
Nikmati alurnya dan happy reading 😍😍😍😍😍
Eh, sambil menunggu update berikutnya bentar malam yah, yang rada-rada hot gitu takut ganggu puasa para readers. Yuks mampir di karya teman akoh.
Napen: isti shaburu
Karya: Romansa Dokter Ganteng dan Pelayan Cafe
Niat hati membantu Veronica sang pelayanan cafe cantik dan pendiam yang sedang kesulitan untuk biaya rumah sakit sang ibu dengan cara menikah secara siri.
Agam Arsenio sang dokter ganteng pujaan hati para dokter dan perawat serta pasien wanita malah jatuh cinta kepada Veronica.
Bagaimana kisah cinta mereka?
Apakah mereka akan menikah secara resmi?
Nantikan kisah gaje segaje-gajenya.
__ADS_1