Gadis Pemimpi

Gadis Pemimpi
Part 231 Pantai Wisata Galumbaya


__ADS_3

"Selamat Datang Pantai Galumbaya." baca Sarah dengan suara agak besar pada sebuah gerbang selamat datang yang begitu cantik. Kiri kanannya di tumbuhi oleh bunga sulur-sulur hijau yang sangat bagus.


Di sepanjang jalan menuju titik utama pantai dan kolam renang terhampar karpet hijau di atas jalan setapak. Di sisi kiri dan kanan disajikan stand-stand yang menjual pernak pernik atau souvenir dari bahan benda laut seperti kerang, bintang laut, dan lain-lain.


"Ini cantik sekali kak." ujar Sarah pada Rama yang sedang mengantar mereka semua ke sebuah tempat wisata pantai yang ia kelola kurang lebih 3 tahun belakangan ini tanpa sepengetahuan Papa dan Mamanya.


"Kamu hebat Ram, pintar menyembunyikan ini semua dari Papa." ujar Gala sembari memandang laut lepas di hadapannya. Hamparan pasir putih yang bersih membuat semua orang betah berlama-lama di sana.


"Iya Ram, ini cantik dan indah sekali lho. Belum pernah mama mendatangi tempat wisata pantai yang kayak gini." ujar Vita dengan mata berbinar senang. Kakinya yang telanjang ia langkahkan ke arah air laut dengan hati-hati.


"Ini gimana ceritanya sih kamu punya usaha kayak gini." lanjut Vita dengan nada penuh tanya dan ingin tahu tentang kenyataan yang ia lihat di depan matanya itu.


"Ini terinspirasi dari Rara istriku Ma." ujar Rama sambil menatap wajah istrinya yang sedang menatap ombak yang sedang berkejaran di depan sana.


Rama ingin memulai menceritakan latar belakang berdirinya usaha tempat wisata ini.


Rara sang istri melotot tak percaya kalau ia yang akan jadi sorotan di sini. Karena suaminya pun belum pernah menceritakan hal ini sebelumnya.


"Ceritakan kak!" seru Sarah dengan wajah penuh semangat. Ia paling suka mendengar kisah-kisah romantis dari orang-orang terdekatnya. Siapa tahu di kesempatan yang lain, ia juga mengalami kisah asmara yang menyenangkan yang akan ia kenang nantinya.


"Kurang lebih 3 tahun yang lalu, sewaktu si cantik Az-Zahra Aisyah ini di bawa pergi oleh Si Reksadana dari hidupku, Aku sempat pergi dari rumah beberapa hari untuk menenangkan diri." ujar Rama sembari memeluk tubuh istrinya yang semakin cantik karena sedang berbadan dua itu.


Rara hanya bisa menutup mulutnya karena merasa tak percaya dan juga terharu akan kata-kata sang suami.


"Dan tempat yang aku datangi adalah kampung halaman mama ini."


"Di sini aku bertemu seorang kenalan baru yang dibawa oleh Heru waktu itu. Ia menawarkan padaku tempat ini untuk dikelola menjadi sebuah tempat wisata sementara ia tak punya modal."


"Aku ingat Rara paling suka dengan laut. Dan mungkin suatu saat nanti kalau kami berjodoh akan kuhadiahkan ini padanya." jelas Rama dengan pandangan penuh cinta pada sang istri.


"Ih, kakak so sweet banget sih." ujar Sarah dengan telapak tangan ia letakkan dibawah dagunya. Matanya ia kedip-kedipkan sangat lucu.


"Ya ampun Ram, jadi tempat ini udah lama kamu rencanakan iya? tanpa sepengetahuan mama." Vita mulai protes. Ia mulai merasa di duakan putranya pada waktu itu, dan juga ini adalah kampung halamannya, seharusnya ia tahu.


"Mohon Maafkan Rama Ma, Aku gak mau bilang sama kalian karena takut Papa nanti tak enak hati karena aku menjadi saingannya." ujar Rama membela diri. Ia menyentuh tangan mamanya agar wajah mamanya tidak cemberut.

__ADS_1


"Saingan bagaimana maksud kamu Ram?" tanya Gala pura-pura tidak mengerti. Ia meraih tubuh istrinya dan mulai memeluknya juga tak mau kalah sama putranya.


"Saingan bucin Pa. hihihi." jawab Sarah cekikikan. Semua orang langsung tertawa dan Ia langsung mendapat delapan jempol. Dari Vita, Rara, Rama, dan juga Adam.


"Yah baguslah kamu sadar. Junior gak boleh mengalahkan senior. Paham kamu?" ujar Gala dengan wajah datar. Ia tak pernah mau mengalah sama putranya sendiri. Pokoknya ia yang harus dapat predikat raja bucin tak boleh ada yang lain.


"Permisi Pak Rama, makan siang sudah tersedia di gazebo nomor 10 sesuai permintaan bapak." ujar seorang perempuan cantik berhijab dengan nada sopan.


"Oh iya Reisya, kami akan segera kesana." jawab Rama dengan senyum khasnya.


"Ini mas yang namanya Reisya?" tanya Rara dengan wajah antusias. Ia sudah sering mendengar cerita dari Heru tentang sosok Reisya ini dan baru kali ini ia bertemu langsung dengan orangnya.


"Iya Bu, saya yang berbasis Reisya Rachman. Karyawan baru di sini." jawab Reisya sembari membungkuk sopan.


"Hai kak Reisya, aku Sarah adik perempuannya Kak Rama yang paling cantik." Sarah langsung maju menghampiri Reisya dan memperkenalkan dirinya.


"Hai Sarah, Senang berkenalan denganmu." jawab Reisya sembari menjabat tangan gadis muda di keluarga Raditya itu.


"Mari Bapak, Ibu. Saya menunggu di gazebo saja, permisi." ujar Reisya kemudian meninggalkan tempat itu setelah diberi izin oleh Rama.


"Orang asli sini Ma, katanya pernah kuliah di Luar Negeri tepatnya di Moskow." jawab Rama sembari meremas jari-jari istrinya lembut.


"Wah hebat, keluaran luar negeri dan mau bekerja sebagai waiters?"


"Bukan waiters Ma, ia aku angkat sebagai manager di sini. Orangnya rajin dan juga disiplin."


"Wah, hebat. Aku mau belajar bahasa Rusia ah, sama Kak Reisya, kali aja nanti dapat jodoh orang Rusia Kan." ujar Sarah bersemangat dan langsung mendapat sentilan mesra di dahinya dari Adam.


"Jangan berani cari jodoh lain ya, aku kan jodohmu." ujar Adam dengan wajah kesal.


"Ish, apaan jodoh. Pantaskan dirimu dulu lah baru berniat berjodoh dengan aku weeek." timpal Sarah sambil menjulurkan lidahnya ke arah Adam. Pria yang bernama Adam itu langsung mencibir.


"Awas ya, aku cari gadis lain jangan nangis kamu." balas Adam tak mau kalah.


"Cih coba aja kalau kamu berani, weeek." Sarah menjulurkan lagi lidahnya dan langsung dapat cubitan dari mamanya. Adam langsung tertawa karena sudah membuat Sarah diam dan kalah.

__ADS_1


"Gak sopan tuh anak gadis berlaku seperti itu, ayok semua kita makan. Mama udah lapar nih " ujar Vita melerai pertengkaran Sarah dan Adam.


"Mama mau lihat menu apa yang disiapkan oleh manager andalanmu itu." Semuanya pun meninggalkan bibir pantai itu. Mereka menuju gazebo bernomor 10 yang dikatakan oleh Reisya Rachman tadi. Sebuah tempat yang sangat indah karena menghadap ke arah laut biru. Dan di samping kiri kanannya terdapat kolam renang untuk anak-anak.


"Yang membuat rancangan dan desain ini siapa Ram?" tanya Gala dengan wajah takjub.


"Heru Pa, aku percayakan tempat ini di desain oleh Heru dan ternyata hasilnya memang sangat bagus." Rama tersenyum bangga memiliki orang seperti Heru yang selalu bisa diandalkan dalam segala hal.


"Kalian semua hebat. Calon generasi pengusaha sukses."


"Terima kasih banyak Pa."


"Eh, ini bagus banget desainnya Ram."ujar Vita sembari mengamati sebuah tempat pembakaran di sekitar gazebo.


"Iya Ma, orang sini kan paling suka tuh acara bakar-bakar ikan setiap mengunjungi pantai. Jadi kami siapkan yang berkonsep barbeque, lebih bersih dan elegan gitu."


"Wah hebat. Artinya pengunjung bisa bawa makanan sendiri ke sini?" tanya Vita antusias.


"Iya ma, di sini bebas yang penting bisa menjaga kebersihan aja. Kami pun menyediakan Cafe dan Restoran disini."


"Hebat nih kak, aku gak mau balik ke Jakarta ah, mau jadi karyawan di sini aja." timpal Sarah dengan wajah senang.


"Eh, gak bisa gitu, selesaikan dulu kuliahmu." tegur Gala cepat. Baginya pendidikan itu penting bagi putra-putrinya meskipun lapangan kerja sudah tersedia bagi mereka semua.


"Iya Pa, Sarah akan kejar SKS supaya cepat lulus dan jadi manager menggantikan Kak Reisya hehehe."


"Ih kok niatnya gitu sih."


"Karena aku bisa melihat sebentar lagi kak Reisya akan naik jabatan." Semua orang saling berpandangan akan kata-kata Sarah.


"Udah ah, mari makan dulu. Ini makanan kesukaan Mama. ikan bakar dan racak mangga." ajak Vita karena sudah tak sabar menikmati makanan kesukaannya. Semua pun ikut makan sembari menikmati suasana laut biru di Pantai Galumbaya.


---Bersambung--


Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat update nya.

__ADS_1


Nikmati alurnya dan happy reading 😍😍😍😍😍


__ADS_2