Gadis Pemimpi

Gadis Pemimpi
Part 236 Syukuran Tujuh Bulanan


__ADS_3

Hari ini semua keluarga menyambut kedatangan Rama dan Rara yang baru tiba di rumah kediaman Raditya dengan penuh kegembiraan.


"Mas, ini beneran kita yang disambut seperti ini?" tanya Rara saat melihat keramaian di tenda-tenda yang terpasang di halaman rumah yang sangat luas itu.


"Iya sayang, kata Mama semua keluarga menyambut kita sekalian memperingati usia kehamilanmu yang sudah masuk bulan ketujuh." jawab Rama sembari meraih tangan istrinya untuk ia bawa memasuki rumah yang hampir setahun mereka tinggalkan itu.


"Aku terharu mas, Mama dan Papa sangat menyayangi kita." ujar Rara dengan senyum di wajahnya.


"Iya sayang, aku yang merasa semakin bersalah di sini. Telah membuat mereka bersedih." jawab Rama sembari terus melangkahkan kakinya ke dalam rumah. Sedangkan Sarah masih sibuk bersama sopir untuk menurunkan barang bawaan mereka. Gadis itu mendengus karena biasanya ada Adam yang membantunya melakukan ini semua.


"Anak itu kemana sih, tidak rindu apa sama aku hhh." gerutunya dengan kesal. Beberapa pelayan mulai datang untuk membantunya.


"Terima kasih. Yang ini bawa ke kamar kak Rama dan ini bawa ke kamar aku." titahnya sembari menunjuk koper-koper besar yang baru keluar dari bagasi mobil. Setelah itu ia melenggang santai memasuki rumahnya yang sudah sangat ramai. Ia berharap ada Adam di dalam sana.


Acara peringatan kehamilan biasanya dilakukan pada saat usia kehamilan menginjak 4 dan 7 bulan.


Dikarenakan di usia tersebut bayi mengalami perkembangan yang cukup pesat penting dalam kandungan.


Kehamilan di usia ke 7 bulan, bayi dalam kandungan mengalami banyak perubahan perkembangan yang lebih pesat dari pada usia 4 bulan, karena usia kandungan 7 bulan adalah usia persiapan awal menuju ke proses kelahiran, dimana ukuran dan berat bayi bertambah dan perubahan tersebut berdampak terhadap kondisi sang ibu yang biasanya menjadi lebih sering merasakan nyeri di pinggang karena ukuran bayi yang dikandung semakin besar akan semakin memberikan tekanan pada organ dalam seperti sembelit dan jadi lebih sering buang air kecil.


Selain ukuran dan berat bayi dalam kandungan yang semakin membesar dan proporsional, kulit janin juga mulai dilapisi oleh sebuah zat lemak yang akan membuat bayi merasa lebih hangat saat berada di dalam kandungan.


Di usia kandungan ke 7 bulan ini jugalah darah mulai mengalir di jaringan kulit bayi sehingga kulit yang tadinya keriput akan berangsur-angsur menjadi semakin halus.  


Tak hanya itu, mata dan telinganya juga sudah mulai berfungsi bahkan mulai bisa menerima rangsangan yang kemudian dikirimkan ke otak karena pertumbuhan otak di usia kandungan ke 7 bulan ini juga sangat pesat.

__ADS_1


"Selamat datang kembali ke rumah ini sayang." ujar Vita sembari memeluk dan mencium wajah menantunya.


"Terima kasih banyak Ma atas sambutannya. Ini sungguh luar biasa. Kami seperti pejabat saja hehehe." jawab Rara dengan mata berkaca-kaca bahagia.


"Ra' kamu tidak rindu sama Mama sayang?" tanya Dyah dengan suara yang tercekat di tenggorokan. Ada rasa, rindu, haru dan bahagia yang ia rasakan saat melihat putri kandungnya ada di depan matanya setelah sekian lama.


"Mama, Maafkan Rara sama mas Rama, kami pergi tidak bilang-bilang." ujar Rara kemudian memeluk mama kandungnya.


"Iya, ma kami meminta maaf." tambah Rama sembari berjalan mendekat kearah mereka berdua.


"Iya, mama ngerti. Kalian butuh tempat sepi untuk mencetak cucu buat kami. Dan lihat berhasil kan." jawab Dyah sembari menghapus air matanya. Ia mencoba melucu agar tidak ada lagi acara tangis-tangisan di tengah-tengah kebahagiaan ini.


"Ih mama ngomongnya suka benar." timpal Rara berpura-pura malu. Semua yang hadir di sana tertawa bahagia.


Acara tujuh bulanan kandungan Az-Zahra Aisyah di rumah kediaman Raditya berlangsung penuh hikmah.


Dengan banyaknya perkembangan dan pertumbuhan penting yang dialami bayi pada usia 7 bulan dalam kandungan, maka dilaksakanlah peringatan 7 bulanan supaya bersama-sama mendoakan kesehatan, keselamatan dan kelancaran kelahiran sang bayi serta sang ibu yang mengandungnya.


Para tamu dari kalangan santri dan keluarga datang untuk membacakan sholawat nabi Muhammad Saw dan pengajian serta juga mendengarkan tausiah dari seorang ustadz ternama.


"Pada asalnya ibadah ini tidak disyari’atkan untuk mengerjakannya kecuali apa yang telah disyari’atkan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sedangkan adat itu pada asalnya tidak dilarang untuk mengerjakannya kecuali apa yang dilarang Allah Subhanahu wa Ta’ala.” ujar sang ustadz saat memulai tausiyahnya.


Dalam agama Islam tidak ada syariat yang mewajibkan ataupun mengatur adanya peringatan 7 bulanan ini. Pada masa Nabi Muhammad shallallâhu ‘alaihi wa sallam tidak mengenal istilah peringtan 7 bulanan dan tidak ada perintah atau anjuran tentang hal tersebut.


Acara 7 bulanan ini memang mulai dilakukan oleh para umat dari sahabat-sahabat setelah Nabi Muhammad dan para wali yang saat itu merantau untuk menyebarkan agama Islam di berbagai daerah dengan berbagai adat istiadat serta agama yang dianut oleh masyarakatnya.

__ADS_1


Untuk menghormati adat yang sudah ada di daerah tersebut mereka menyatukan atau menyesuaikan antara adat istiadat yang ada dengan doa-doa, sholawatan dan surat dalam al-Qur’an.


Jadi tergantung pada niat dan tujuan apa yang kita miliki untuk melaksanakan acara 7 bulanan tersebut. Apakah sebagai suatu keharusan karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada calon bayi dan ibu yang mengandungnya atau sebagai salah satu upaya untuk mendapatkan banyak doa dan sebagai salah satu bentuk rasa syukur yang kemudian dibagi kepada masyarakat sekitar dengan cara mengadakan syukuran dan menjamu mereka dengan makanan dan minuman.


Dalam Islam, acara syukuran atau peringatan memang tidaklah wajib. Acara yang dilakukan dengan mewah dan menghambur-hamburkan uang juga tidak diperkenankan dalam Islam apalagi kalau niatnya sebagai ajang unjuk diri bahwa ia mampu dan kaya untuk membagikan banyak makanan kepada masyarakat.


Namun menurut Madzhab Syafi’i, acara syukuran dengan membagikan perjamuan atau hidangan makanan dan minuman kepada para tamu undangan adalah sunah selama hal tersebut diniatkan untuk menunjukkan rasa syukur akan nikmat Allah subhana hua ta’ala dan sebagai bentuk berbagi kepada saudara atau para tamu undangan. Dimana dalam proses acara tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk saling memepererat tali silaturahmi antara tamu undangan.


Selain itu, acara syukuran atau peringatan 7 bulanan yang memberikan suguhan kepada para tamu undangan juga termasuk sedekah yang merupakan perkara mulia.


"Terima kasih banyak untuk semua tamu dan keluarga yang telah hadir mendoakan istri dan calon bayi kami. " ujar Rama saat acara syukuran telah selesai dan ditutup dengan menikmati hidangan yang disajikan.


"Selamat ya Ra' akhirnya kamu hamil juga." ujar Miska kepada Rara yang sedang duduk berkumpul dengan anggota keluarga lainnya.


"Terima kasih banyak tante. Ini berkat doa dari tante juga." jawab Rara tersenyum. Mama Dyah yang melihat interaksi mereka berdua segera ikut nimbrung. Ia tak mau mulut lemes Miska menyakiti putrinya lagi.


"Semoga kamu sehat dan lancar lahirannya." lanjut Miska tanpa mau menatap Dyah karena masih ingat ia pernah bersitegang dengan perempuan itu.


---Bersambung--


Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat update nya, okey?


Nikmati alurnya dan happy reading 😍😍😍😍😍


.

__ADS_1


__ADS_2