Gadis Pemimpi

Gadis Pemimpi
Part 225 Mama Rindu


__ADS_3

Deka Roland memasuki ruangan Gala Putra Raditya sang presiden direktur TGR Global Company itu dengan wajah serius.


"Pak Presdir. Perwakilan staf dari divisi Riset dan Pengembangan baru saja menghadap di ruangan saya." ujar Deka memulai pembicaraannya pada Gala yang sedang sibuk membaca berkas-berkas penting yang berhubungan dengan kontrak kerja beberapa proyek besar.


"Apa ada masalah di divisi itu?" tanya Gala tanpa mengalihkan perhatiannya dari berkas-berkas itu.


"Manager Rama sudah lima hari ini tidak masuk sedangkan ada banyak hal yang harus ia tangani." lapor Deka dengan wajah serius. Ia sudah menghubungi nomor handphone Rama dan istrinya tetapi selalu tidak tersambung. Ia berpikir dengan melaporkannya pada Gala sang papa mungkin saja ia tahu dimana Rama berada.


Gala menutup berkas itu kemudian menatap Deka intens.


"Apa maksudmu?" tanya Gala tidak mengerti.


"Apa Rama tidak ada di rumahmu pak Presdir? sampai kamu seolah-olah tidak mengerti dan tidak tahu begitu kacaunya divisinya setelah banyak proyek yang putramu itu tinggalkan?" Gala terdiam.


Vita juga sering menanyakan dimana Rama berada karena tak pernah melihatnya di rumah setelah kejadian naas itu. Tetapi ia selalu menjawab kalau Rama dan Rara pasti menginap di rumah mertuanya dan pasti akan datang ke Perusahaan untuk bekerja seperti biasa.


"Apa kamu sudah menghubungi dan menegurnya? berani sekali ia bolos kerja sampai lima hari seperti ini." tanya Gala dengan suara kesal. Ia adalah pemimpin yang sangat disiplin dan tak mau mendengar ada berita kalau karyawannya bolos bekerja tanpa ada izin atau informasi sebelumnya.


"Saya sudah menghubunginya pak Presdir tetapi nomornya tidak bisa dihubungi."


"Kemana dia?" tanya Gala dengan wajah berpikir. Ia segera menghubungi besannya pak Ilhamsyah dengan sambungan telepon. Tetapi ternyata Rama dan istrinya juga tidak berada di sana.


"Deka! cari tahu dimana mereka berada sekarang!" titah Gala dengan wajah emosi. Ia tak mau pekerjaan di Perusahaan terganggu dengan menghilangnya seseorang yang sangat penting di sana.


🍁


Hari ini adalah syukuran aqiqah putra pertama Andika dan Sovia. Acara sederhana yang penuh hikmah itu dirayakan di rumah keluarga kediaman Raditya.

__ADS_1


Ada banyak ucapan selamat dan juga do'a semoga sang bayi tumbuh sehat dan juga menjadi anak yang Sholeh kelak. Berbakti pada ayah dan ibunya dan juga memiliki rasa empati yang tinggi pada sesama.


Ditengah kebahagiaan semua orang, Vita malah memasuki kamar putra pertamanya dengan rasa sedih tak tertahankan. Sejak ia tahu kalau Rama dan Rara benar-benar pergi meninggalkan rumah dan keluarganya, ia jadi sering menghabiskan waktunya di kamar sang putra untuk menangis dan menangis.


"Kamu tega Ram. Kamu meninggalkan mama tanpa pamit seperti itu." ujar Vita sembari menatap foto putranya yang berada di atas nakas.


"Apa kamu sekecewa itu pada kami sampai kamu benar-benar menghindari kami?"


"Rama...mama rindu padamu nak..." Vita membelai wajah Rama dengan jari-jarinya kemudian menghapus air matanya yang menetes ke atas bingkai kaca itu . Netranya menatap suaminya yang tiba-tiba ada di dalam kamar itu juga. Gala berdiri di hadapannya dengan ekspresi tak terbaca.


"Untuk kedua kalinya kamar ini ditinggalkan oleh penghuninya mas." ujar Vita dengan suara bergetar menahan rasa sedihnya.


"Kamu bertanggung jawab atas kepergian Rama, mas." lanjut Vita dengan tatapan yang berubah marah.


"Kamu tidak menyayangi putraku dan sengaja ingin memisahkan aku darinya hiks." Vita membuang pandangannya ke arah lain. Ia begitu marah dengan keadaan seperti ini.


"Aku tidak mau tahu mas. Bawa Rama padaku sekarang juga." ujar Vita tidak mau mendengar alasan dari Gala. Ia lalu meninggalkan suaminya itu dan keluar dari kamar Rama untuk menemui para tamu undangan yang hadir dalam acara syukuran aqiqah itu.


"Rama dan istrinya kok tidak pernah aku lihat ya Vit?" tanya Miska yang ikut menemani Vita melayani tamu-tamu yang datang. Perempuan berhijab itu tidak menjawab. Ia berusaha menghindari segala pertanyaan orang-orang yang sedang mencari informasi tentang Rama. Ia tidak mau orang lain tahu tentang permasalahan di dalam keluarganya.


"Wah mereka pasti cemburu karena Sovia lebih duluan punya anak dibandingkan mereka yang lebih duluan menikah." ujar Miska dengan lidah lemesnya. Ia tersenyum sinis lalu melanjutkan,


"Kalau bibit Raditya sih aku percaya subur-subur. Tetapi bagaimana dengan bibit dari Az-Zahra Aisyah itu? yang katanya anak tunggal. Hmm kalau aku sih Vit, carikan perempuan lain deh yang bisa hamil gitu."


Plak


Miska memegang pipinya yang tiba-tiba mendapat tamparan panas dari Dyah mamanya Rara. Rupanya Perempuan yang telah melahirkan Rara itu juga datang untuk memberikan ucapan selamat pada bayi Sovia yang baru lahir.

__ADS_1


"Berani kamu berkata seperti itu tentang putri saya, hah!" seru Dyah dengan wajah emosi. Ia tak suka putrinya dijelek-jelekkan di belakangnya apalagi kalau di hadapannya sendiri seperti itu.


"Lah trus maumu apa hah?" tanya Miska belum merasa bersalah dan mengalah.


"Kamu harus minta maaf sama putriku!" ujar Dyah berkacak pinggang.


"Ya ampun, ada banyak tamu di sini. Kumohon hentikan ini semua." ujar Vita sembari menutup wajahnya malu. Kedua besannya bertengkar di depan banyak tamu seperti itu.


"Miska!" seru Reno sedikit keras. Ia menarik tangan istrinya itu keras. Sedangkan Vita mengajak Dyah sang besan untuk duduk agak jauh dari Miska.


"Maafkan Miska jeung." ujar Vita tak enak hati. Ia menatap wajah Dyah dengan pandangan mata sedih dan malu.


"Aku tidak akan memaafkannya sebelum ia meminta maaf pada Rara putriku." jawab Dyah dengan emosi diwajahnya.


Ingin ia menambah pelajaran bagi mulut Miska yang tak berperasaan itu.


Vita hanya bisa menarik nafas panjang. Terlalu banyak hal berat yang ia lalui akhir-akhir ini.


"Dimana Rara? aku kesini untuk bertemu dengannya. Sudah hampir sebulan ia tidak memberi kabar padaku."


Deg


Vita merasakan jantungnya berhenti berdetak.


---Bersambung--


Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat update nya okey?

__ADS_1


Nikmati alurnya dan happy reading 😍😍😍😍😍


__ADS_2