
Setelah menempuh perjalanan hampir 20 jam dari Indonesia ke New York dengan jarak tempuh 14.969 km. Adam tiba di New York dengan rasa lelah yang sangat.
Penerbangan dengan satu kali transit ini ternyata cukup membuat seluruh tubuhnya perlu istirahat yang cukup.
Kenapa Amerika menjadi destinasi paling favorit bagi orang berduit? Ya, selain menjadi salah satu pusat ekonomi dunia, Amerika juga menjadi kiblat pendidikan anak-anak dari orang berduit. Selain bergengsi, konon hasilnyapun lebih diperhitungkan didunia kerja.
Sudah banyak contohnya, orang yang berpendidikan dari Amerika mempunyai karir yang lebih baik. Walaupun tidak semuanya, paling tidak orang akan menganggapnya dia orang pandai dan pasti berduit.
Adam tiba di kota terkenal sibuk itu dijemput oleh salah satu karyawan cabang perusahaan TGR Global Company yang mempunyai kantor di New York. Ia langsung masuk di sebuah apartemen yang sengaja Deka beli ketika ada berkunjung dan urusan pekerjaan di sini.
Adam benar-benar ingin beristirahat dan makan setelah itu melaksanakan pesan Papanya untuk mengunjungi perusahaan cabang dari TGR Global Company.
"Hari yang sangat melelahkan." ujarnya pelan seraya memasuki dapur untuk membuat secangkir coklat panas yang selalu tersedia didalam lemari dapur apartemen itu. Ia butuh gula atau makan manis untuk membuatnya bersemangat lagi.
Makanan manis tidak melulu βjahatβ dan menjadi penyebab diabetes. Makanan manis juga memiliki manfaat.
Rasa manis pada makanan biasanya diperoleh dari gula atau karbohidrat sederhana yang terdapat dalam buah-buahan, gula pasir, gula jawa, gula batu, dan lainnya.
Kita dapat memperoleh pemanis buatan seperti sakarin dan aspartam yang terdapat pada sirup, gulali, permen, dan lainnya.
Selama ini banyak orang yang menganggap bahwa makanan manis dapat mengakibatkan sejumlah penyakit seperti obesitas, diabetes, kerusakan gigi, dan penyakit lainnya.
Maka itu, ada orangtua yang melarang anaknya untuk makan makanan manis seperti permen dan cokelat, supaya terhindar dari kerusakan gigi. Padahal, makanan manis tidak selamanya menyebabkan penyakit. Makanan manis juga memiliki manfaat, antara lain sebagai sumber energi.
Karbohidrat merupakan sumber energi bagi tubuh. Agar bisa digunakan, karbohidrat akan diubah menjadi glukosa yang nantinya akan mengalir melalui aliran darah ke sel-sel tubuh untuk diubah menjadi energi.
Hanya saja tidak semua sel tubuh akan menggunakan glukosa sebagai energi. Misalnya, sel-sel pada otot dan hati akan menyimpan glukosa sebagai cadangan energi. Glukosa yang tersimpan tersebut akan digunakan jika tidak ada makanan yang masuk ke dalam tubuh atau saat tubuh kekurangan energi.
Memperbaiki Mood, Sebuah studi menunjukkan bahwa ada perubahan kimiawi di otak setelah seseorang mengonsumsi makanan manis, misalnya cokelat. Makanan manis mampu membuat otak melepaskan hormon serotonin dan membantu menstabilkan suasana hati hingga mencegah depresi.
Makanan manis juga bisa mengaktifkan pusat kesenangan di otak, meningkatkan produksi hormon dopamin, sehingga dapat membuat seseorang merasa bahagia setelah mengonsumsinya. Jadi, tidak heran jika beberapa orang akan memiliki makanan manis seperti cokelat dan es krim saat mereka sedang sedih atau bad mood.
__ADS_1
Meningkatkan Kemampuan Berpikir, Glukosa merupakan bahan bakar otak, sehingga mengonsumsi makanan manis dapat meningkatkan daya ingat, proses berpikir, dan konsentrasi. Hanya saja simpanan glukosa dalam hati dan otot, tubuh akan menggunakan lemak dan protein untuk mendapatkan energi.
Namun, ketika lemak dan protein habis, tubuh akan menggunakan otot untuk mendapatkan tenaga. Hal ini lah yang membuat seseorang merasa lemas, mudah lelah, dan kehilangan konsentrasi.
Granola (tanpa tambahan gula) dan buah segar.
Biskuit graham dengan mentega kacang.
Cokelat panas bebas gula ditaburi kayu manis.
Puding bebas gula dengan topping bebas gula.
Banyak juga brand makanan manis yang membuat varian yang bebas gula atau tanpa gula, termasuk kue dan pai.
Namun perlu diingat, bahwa hanya karena makanan ini tidak mengandung gula, bukan berarti mereka bebas karbohidrat atau kalori. Karenanya, mereka masih harus dinikmati dalam jumlah sedang.
"Srupppt. Hmmm enaknya... Terimakasih ya Allah atas segala nikmat yang engkau berikan ini." bisik Adam pelan. Ia menutup matanya pelan menikmati aroma coklat yang begitu khas. Tetapi bayangan Sarah dengan segala tingkahnya berkelebatan didalam pikirannya.
"Apa sudah tidak ada namaku di dalam hatimu? sampai kamu tega membiarkan aku pergi tanpa mau bertemu sedetik saja?" tanyanya dengan membayangkan wajah Sarah yang mencebikkan bibirnya kesal seperti biasa.
"Hmmm sudahlah. Mungkin aku pernah menyakitimu atau mungkin kamu juga sudah mempunyai tambatan hati yang lain."
Adam terus bermonolog dengan dirinya sendiri sampai ia menghabiskan segelas coklat panas itu. Ia mencuci gelasnya di wastafel kemudian melangkahkan kakinya ke sebuah kamar di samping kamar utama yang ia tahu adalah milik papa dan mamanya ketika berkunjung kemari.
Netranya tertumbuk pada handphonenya yang masih dalam keadaan mati. Sejak ia terbang dan meninggalkan Jakarta ia telah mematikan handphone itu dan baru sadar kalau belum mengaktifkannya sampai sekarang.
"Mama pasti ingin tahu kabar aku di sini." ujarnya sembari mulai mengaktifkan handphone itu. Matanya melotot tak percaya kalau ternyata banyak sekali panggilan di sana termasuk dari Sarah yang sudah lama ia rindukan.
Pertama kali yang ia lakukan adalah membalas panggilan dari mamanya.
"Assalamu'alaikum Ma." sapanya ketika sambungan teleponnya sudah mulai terhubung.
__ADS_1
"Waalaikumussalam Dam. Udah sampai di apartemen sayang?'" tanya Risma Yanti sang mama dengan suara antusias dan juga haru. Meskipun Rama pernah pergi jauh darinya yaitu ke Inggris untuk mengikuti pertukaran pelajar tetap saja ia merasa tidak nyaman jika berjauhan dengan putra pertamanya itu.
"Iya, Ma. Udah sekitar sejam sampai di Apartemen.Ini aku lagi minum coklat panas." jawab Adam dengan nada gembira.
"Alhamdulillah, kamu jaga kesehatan ya di sana. Kapan rencanamu ke Masshachusset?"
"Insyaallah besok sore Ma, setelah urusan pekerjaan Papa aku selesaikan."
"Oh iya sayang, jangan lupa sholat dan makan yang benar juga halal, ya."
"Iya ma." jawab Adam kemudian menutup panggilan telepon itu.
Dengan mata berbinar bahagia dan juga dada yang berdebar kencang ia menatap kembali riwayat panggilan dari Sarah. Ia tidak percaya kalau ada juga panggilan dari gadis itu disana. Seorang yang sangat spesial dihatinya.
Dengan wajah gembira ia segera menelpon balik gadis itu. Tetapi wajahnya berubah kecewa saat itu juga ketika Sarah tak kunjung mengangkat panggilan teleponnya. Akhirnya ia hanya mengetik sebuah pesan singkat.
Hai Sarah, aku sudah sampai di New York. Aku senang kamu menghubungiku. Aku akan ceritakan suasana kota New York nanti dan juga Cambridge. Kamu pernah bilang kalau ingin kesana kan? saat liburan nanti aku akan menjemputmu dan membawamu ke sini. Miss you Adam.
Adam menekan kata send dan langsung terkirim ke negara tempat kelahirannya tepatnya di nomor handphone Sarah.
Di saat yang sama seorang gadis cantik yang sedang diminta tolong oleh Sovia untuk mengambil obat di apotek untuk Reza yang sedang sakit sedang tersenyum senang saat membuka handphonenya dan melihat ada pesan dari Adam.
"Awwww! copet!" teriak Sarah karena seseorang sedang menabraknya dan dengan gesit membawa lari handphone yang sedang ada di tangannya. Ia memburu pencopet itu di koridor sepi Rumah Sakit tapi tak berhasil mendapatkan orang tersebut.
"Adammm!" teriak Sarah histeris. Bukan handphonenya yang hilang yang ia tangisi tetapi pesan Adam yang belum sempat ia baca yang membuatnya bersedih.
---Bersambung--
Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat update nya okey?
Nikmati alurnya dan happy reading πππππ
__ADS_1