Gadis Pemimpi

Gadis Pemimpi
Part 22 Ada Usaha Ada Hasil


__ADS_3

"Tunjukkan laporan keuangan perusahaan kita di Kota B sekarang!" Tegas Gala dengan rahang yang mengetat marah.


"Baik Pak!" jawab Deka dengan cepat. segera ia meng utak-atik laptop yang ada di hadapannya.


dalam hitungan beberapa menit laporan itu sudah sampai di tangan dingin GM, Gala Putra Raditya.


" Si* alan!" umpat Gala sambil memukul meja dengan keras.


Gala Putra Raditya bersama Deka Roland bergegas menuju Bandara internasional S. Setelah beberapa jam yang lalu mendapatkan surat elektronik dari Virly Salpira, seorang pimpinan di cabang Perusahaan di kota B.


Ada beberapa gangguan dalam sistem operasional pada kantor cabang di sana. yang lebih tepatnya adalah human error yang sepertinya harus Gala Putra Raditya sendiri yang menanganinya.


Gala berangkat setelah meminta izin ibu Presdir Mawar Raditya dan memastikan semua pekerjaan yang ditinggalkannya akan tertangani dengan baik.


"Aku pastikan pelakunya akan menanggung akibatnya!" Ujar Gala geram setelah sampai di kantor Cabangnya.


Ia tidak sempat istirahat.


3 jam perjalanan tidak membuatnya ingin menunda-nunda pekerjaan ini.


Sebenarnya ia sudah sering mendapat laporan dari orang kepercayaannya kalau ada seseorang yang selalu membuat kekacauan di sana.


Makanya itu ia memutasi Virly Salpira ke sana untuk dijadikan pimpinan sekaligus pengirim berita kalau orang ini beraksi lagi.


Dan betul setelah beberapa bulan aman, ternyata dia muncul lagi dengan modus yang sama.


Sepertinya Gala butuh waktu banyak waktu untuk betul-betul menyelesaikan masalah ini sampai ke akar-akarnya.


🍁🍁🍁🍁🍁


Setelah mendapat pesan WhatsApp dari Ibu Risma Yanti dari bagian HRD. Vita Maharani segera membuka email nya.


Kepada : Vita Maharani


Subject : Perekrutan karyawan tetap "TGR" Global Company.


Selamat Pagi,


Performa kerja anda sangat bagus, silahkan mengikuti beberapa tes dan wawancara sebagai prasyarat diangkat menjadi karyawan tetap "TGR" Global Company.


Untuk jadwal tesnya silahkan menghubungi bagian HRD


Semoga sukses


Vita tak hentinya mengucap syukur, ia percaya pesan almarhumah ibunya.


"Berbuatlah nak, Tuhan maha melihat". walaupun ini belumlah pengumuman Lulus tapi ini sudah jadi mood booster tersendiri buatnya.


Setelah pulang dari Kantor, Ia singgah di Toko buku besar. mencari banyak referensi bacaan adalah caranya agar tes tulis dan wawancara ini bisa ia lakukan dengan baik.


bukankah Persiapan yang matang akan membuahkan hasil yang baik pula.


"Mama pulang" ujar Vita sambil perlahan membuka pintu dan mendapati Rama tersayang sudah mendengkur halus tanda tidurnya nyenyak sekali.


Bu Dewi sangat berjasa di sini. Ia berperan sebagai nenek dan juga ibu kost yang sangat baik. Ia menjaga Rama seharian saat Vita sedang bekerja.


" Semoga Tuhan membalas jasamu Bu" bisik Vita dalam setiap munajatnya kepada sang khalik.


setelah menunaikan kewajibannya. Vita merebahkan badannya yang cukup lelah di samping tubuh gembul Rama.


Tangannya meraih handphone yang sedari tadi tergeletak di atas nakas.


Menatap layar handphone nya, ada rasa aneh yang muncul tiba-tiba. Ia merindukan pesan nyeleneh dan panggilan absurd yang selama ini mengganggu ketenangan nya.

__ADS_1


Sejak insiden ciuman pertamanya yang direnggut paksa itu . Handphone nya sepi. bolak balik ia membuka dan menutup layarnya tetapi tidak ada pesan ataupun panggilan yang tak terjawab.


Hatinya merasa ada yang hilang.


Matanya memindai ruangan kamarnya yang sempit dan berhenti pada kumpulan bingkisan yang belum pernah ia buka selama ini.


Bingkisan dari seorang pengganggu.


Perlahan ia bangun dan mengambil semua bingkisan itu.


Tangan Vita meraih salah satu kotak yang cukup menarik, dibungkus dengan kertas kado berwarna biru. Vita mengguncangnya, penasaran dengan isinya .


"Wow, manisnya" tak sadar Vita memuji benda kecil mungil yang ada di tangannya.


Sebuah jam tangan mungil dan mewah, ia pastikan harganya pasti fantastis dilihat dari merk-nya.


Saat Vita mencoba memakainya, selembar kertas kecil terjatuh dari dalam kotaknya.


"Ternyata ada note nya" gumamnya pelan.


T Thinking about you


I Impossible to reach you


M Most wanted in my life


E Errrrrr 😬


"Dasar boss mesum plus aneh" tanpa sadar bibir Vita menampakkan senyum samar.


Kemudian tangannya sibuk membuka puluhan kado yang isinya bermacam macam benda unik dengan pesan-pesan yang membuatnya tak berhenti tersenyum.


🍁🍁🍁🍁🍁


"Cantik" Ia memuji dirinya sendiri.


Hari ini adalah tes pedagogik kemudian akan dilanjutkan dengan psiko tes Segala persiapan sudah tertata rapi dalam kepalanya.


Beberapa hari ini ia serius mempersiapkan segala sesuatunya. Ia belajar lewat buku ataupun dari artikel dan jurnal.


Menggali informasi yang sebanyak-banyaknya tentang perusahaan "TGR" Global Company.


Seperti biasa, menitip Rama bersama Ibu Dewi adalah rangkaian kegiatan pertamanya sebelum berangkat.


"Do'akan Vita ya Bu" Ujar Vita sesaat sebelum melakukan motor bebeknya.


"Kamu sudah seperti anak ibu sendiri Vit"


"Do'a ibu selalu menyertaimu" ujar ibu Dewi kalem.


"Makasih Bu" hati Vita menghangat. ia teringat mendiang Ibu kandungnya.


"Ayo cepetan berangkat nanti telat" Ujar Ibu Dewi saat melihat wajah Vita tiba-tiba bersedih.


"Iya, Bu tiitip Rama Yah" Rama melambaikan tangannya dengan senang.


Gedung "TGR"


Di ruangan yang sudah dipersiapkan, terdapat puluhan karyawan kontrak seperti dirinya sudah siap menghadapi layar komputer yang akan menyajikan beberapa soal.


Nampak bermacam-macam ekspresi di wajah peserta ada yang gugup dan ada tetap santai.


"Selamat Pagi semuanya" Sapa salah satu petinggi perusahaan.

__ADS_1


"Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya, karena seyogyanya event besar ini biasanya dibuka langsung oleh pak Gala Putra Raditya sebagai General manager" Ia men jeda kalimatnya sambil menarik nafas,


"Beliau sedang ada kunjungan kerja keluar Daerah" terdengar banyak helaan nafas kecewa. Terutama dari para karyawan single perempuan.


Mereka pikir dengan melihat wajah tampan sang GM, akan menjadi mood booster dan pelancar dalam menjawab soal-soal nanti.


"Oh, jadi Ia lagi kunker" gumam Vita pelan. ternyata Ia salah satu dari karyawan yang kecewa itu.


"Eh" ia menepuk kepalanya pelan.


"Mikir apa aku ini" ada senyum samar yang tak disadari nya .


Hari pun berganti


Ternyata Firsya lulus juga ya


Cewek manis itu juga lolos


Emang dia pintar sih


Alif juga lolos, cowok favorit akoh


Vita menyimak pembicaraan para karyawan ketika ia melangkahkan kakinya masuk ke divisinya.


Dan masih banyak kasak kusuk di pagi hari yang mampir di kupingnya. Ia memperhatikan semua orang yang tiba-tiba senyap.


Menggaruk kepala nya yang tak gatal. ia mulai mengeluarkan berkas yang belum selesai ia kerjakan karena kemarin harus buru-buru pulang setelah dengar kabar kalau Rama jatuh dari tangga dan untungnya tidak ada yang parah.


Bugh


Vita berbalik dan menatap ke arah pintu dimana bunyi bantingan keras berasal dari sana.


Ibu Ira Zerni tampak sangat marah. wajahnya yang aslinya putih kini berubah jadi merah dengan aura tak terbaca.


"Siapa yang mengerjakan proposal ini kemarin!" Ucapnya dengan intonasi tinggi. semua orang bergidik melihatnya pasalnya ia adalah pimpinan yang cukup sabar dan tak pernah ia kelihatan marah seperti ini.


Dengan takut-takut Hany menjawab


"Vita Maharani Bu" Vita tersentak kaget.


"Proposal apa?" tanyanya kepada Hany dengan pandangan mata.


"Lain kali kerja dengan benar!" ujar Ibu Ira dengan muka kesal.


"Nih, perbaiki!" menyodorkan map berwarna biru ke arah Vita masih dengan wajah sama , kesal.


"Baik Bu" ucap Vita dengan wajah polos, merasa tak pernah membuat proposal itu. Diambilnya map biru itu dengan pandangan bingung.


"Aaaakh" teriak Vita tertahan. Semua karyawan menghampirinya karena kaget dengan teriakannya.


"Ya Allah, Alhamdulillah. Aku lulus juga" Vita menutup wajahnya dengan telapak tangannya.


hatinya menghangat, ternyata isi map yang diberikan Ibu Ira Zerni adalah sebuah Surat Keputusan.


"Selamat, yah" bergantian orang-orang dalam ruangannya menyelamati dengan senyum bahagia. Vita pantas mendapatkannya.


🍁🍁🍁🍁🍁


Hai readers tersayang, tak bosan lah othor receh ini mengingatkan. habis baca jangan lupa tekan, like, favorit, komen, and Vote.


bunga and kopi bolehlah supaya othor semakin semangat update nya .


Tetap jaga Kesehatan ya!!!

__ADS_1


__ADS_2