
HAPPY READING GUYS
_________________
Pagi ini terlihat begitu cerah namun berbanding terbalik dengan wajah mendung dari dua orang ibu yang sedang menatap punggung anak-anaknya yang saat ini sedang melakukan check in untuk segera berangkat menuju negeri paman Sam itu...
Aom dan Sara sama-sama terlihat lesu setelah berusaha untuk menahan kesedihan yang mereka rasakan karena harus melepas anak-anak mereka pergi jauh untuk menuntut ilmu yang lebih tinggi di luar sana... bahkan tempatnya berada di benua yang berbeda...
Sedangkan Kim, Jeab dan yang lainnya menatap dengan bangga kepergian anak-anak mereka itu...
ada sebuah rasa yang puas terasa di dalam hati mereka sebagai seorang ayah yang secara tidak langsung mereka telah berhasil mendidik putra mereka itu untuk mencari jati diri mereka yang sebenarnya dan mengantarkan mereka menuju jalan yang memberikan harapan masa depan yang cerah bagi putra mereka itu...
Setelah mereka bertiga selesai melakukan proses check in, mereka berbalik menghadap para orang tua dan sahabat yang telah mengantarkan keberangkatan mereka pagi ini dan melambaikan tangannya sebagai ungkapan perpisahan terakhir sebelum pesawat lepas landas beberapa saat lagi...
"lihatlah mereka... aku yakin mereka akan tumbuh menjadi laki-laki yang gagah dan hebat kelak saat mereka kembali..." ujar Kim dan disetujui dengan anggukan oleh yang lainnya
"kalian juga persiapkan diri kalian, setelah menyelesaikan studi kalian, kalian juga akan segera menyusul mereka kesana..." ujar Kim pada para keponakannya itu
"baik paman, sebentar lagi kami akan segera lulus dan menyusul kak Art, Tan dan Vat ke USA" sahut mereka semua dengan penuh semangat...
"apa sekiranya kita bisa sering kesana menengok anak-anak kita sayang?" tanya Aom sedikit sendu...
"Amerika itu jauh sayang... tapi jika beberapa kali setahun mungkin bisa..." sahut Kim lalu mengecup kening Aom lembut
__ADS_1
"kalian berdua sudah menjadi ibu yang hebat... jangan bersedih begini, seharusnya kalian bangga... anak-anak kita itu sudah tumbuh menjadi laki-laki yang tangguh dan pintar sehingga mereka bisa diterima di kampus paling bergengsi sesuai dengan bakat dan kemampuan mereka sendiri..." ujar Kim pada Aom dan Sara yang terlihat masih sedikit sedih saat ini...
"sayang, Vat pasti akan kembali dengan cepat dan juga menjadi seorang laki-laki hebat nanti... kita tidak perlu cemas..." ujar Jeab sambil memeluk tubuh istrinya dari samping...
Mereka tetap menunggu di bandara sampai pesawat yang akan membawa Art, Tan dan Vat benar-benar lepas landas dan hilang dari landasan pacu...
"sayang, kenapa mereka tidak menggunakan pesawat jet pribadimu saja?" tanya Aom pada Kim yang masih melihat pesawat itu mengudara...
"mereka kesana untuk bersekolah sayang... bukan untuk perjalanan bisnis... lagi pula aku belum punya range disana sebagai garasi pesawat pribadi ku... disana itu perizinannya lebih sulit daripada negara lain..." sahut Kim sambil mengusap kepala Aom dengan lembut
"apa kamu berencana untuk memiliki range disana sayang?" tanya Aom penasaran sekaligus antusias...
"hmmmm? aku rasa akan ada permintaan setelah aku menjawab ini... hahaha" sahut Kim sambil tertawa...
"baiklah kalau begitu kami akan pulang duluan dan menyelesaikan urusan pekerjaan yang belum selesai... sampai jumpa di rumah Kim..." sahut Mario, dan yang lainnya mengikuti Mario untuk pergi dari bandara internasional Bangkok itu mendahului Kim dan Aom...
"aku akan membeli sebuah range disana sayang... tanpa kamu minta pun aku akan memberikan apa pun agar kalian semua senang... tapi selain alasan tadi, aku tidak menyuruh anak-anak menggunakan jet pribadi karena ada satu alasan yang paling kuat..." ujar Kim sambil memeluk pinggang Aom yang sedang berdiri di sampingnya...
"apa? apa ada musuhmu yang bisa mengancam mereka disana?" tanya Aom was-was sekaligus khawatir
"iya... disana ada orang yang disebut dengan nama G atau God Father, dia adalah seorang bos besar mafia disana..." ujar Kim sambil menatap wajah Aom yang tampak khawatir itu...
"aku membunuh seorang adiknya yang datang kemari untuk membeli senjata-senjata kuat yang kita produksi dengan harga yang murah... tantu saja aku menolak bisnis itu, tapi ia malah mencoba untuk membunuhku di perjalanan pulang, makanya aku membunuhnya..." ujar Kim menjelaskan sedikit rincian tentang hal itu kepada istrinya...
__ADS_1
"lalu apa dia tau bahwa kau telah membunuh adiknya?" tanya Aom dengan hati-hati dan penuh kekhawatiran di wajah cantiknya itu...
"kita tidak bisa membicarakan detail tentang hal ini disini... terlalu banyak resiko dan bahaya sayang..." sahut Kim sambil mengelus lembut pucuk kepala Aom dengan penuh kasih sayang...
"aku belum pernah membawamu ke dermaga kan?" tanya Kim pada Aom
"belum, dan kau tidak pernah mau membawaku kesana" sahut Aom sedikit cemberut mengingat setiap kali ia meminta Kim mengajaknya kesana Kim selalu menolak dengan berbagai macam alasan yang ia berikan...
"dulu belum saatnya kamu kesana, karena aku tidak mau kamu terlibat dalam dunia mafia yang kejam ini... tapi sekarang sudah waktunya kamu tahu semuanya... apapun yang ada disana akan menjadi tanggung jawab Art kelak... jumlah wanita yang ada disana juga terbilang sangat minim karena tempatnya terlalu keras...." ujar Kim sambil tersenyum manis
"aku tahu yang kamu sebut dengan keras itu sebenarnya kejam... yakan? sudahlah... aku tidak akan takut dengan hal-hal seperti itu sayang... kamu lupa aku juga seorang agen yang hebat?" tanya Aom sambil sedikit menyombongkan dirinya yang merupakan salah seorang agen terhebat di negara mereka ini...
"tidak... bukan begitu... ini akan sedikit kurang nyaman jika wanita melihat hal-hal seperti yang ada disana..." sahut Kim tersenyum smirk
"sudah jangan banyak alasan... ajak aku kesana dan jelaskan tentang tempat bekerja keduamu itu... dan jelaskan masalah yang tadi dengan rinci padaku disana bisa kan sayang?" pinta Aom kepada Kim...
Kim tersenyum dan mengangguk setuju, kemudian ia menggenggam tangan Aom dan mengajaknya untuk meninggalkan bandara internasional Bangkok ini....
_____________________
jangan lupa vote like dan komentarnya guys...
kasi rating juga karyanya Author ya...
__ADS_1
⭐⭐⭐⭐⭐