
“siapa?” tanya aom lalu menoleh sejurus dengan pandangan mata kim, ia melihat seorang pria yang menggunakan masker dan berpakaian seperti anak buah kim yang lainnya....
“dia kak Han, dia adalah kakakku, ia menyempatkan dirinya datang mengunjungiku lagi setelah sekian lama menetap di China” ujar kim memperkenalkan kakaknya...
Kemudian kakak Kim itu melepaskan masker yang ia gunakan sedari tadi, saat wajahnya terlihat secara sempurna aom pun tertegun melihat pesonanya…
Ada aura yang sama terpancar seperti yang dimiliki oleh kim, hanya saja dia dari awal sudah tampak ramah karena mudah tersenyum pada orang lain...
“perkenalkan aku kakaknya Kim panggil saja Han… kamu Aom Sushar kan? Atau harus segera aku panggil adik ipar?” goda kakak kim sambil mengulurkan tangannya, hal ini berhasil membuat semburat merah di pipi aom
“salam kenal kak..panggil saja aku aom kak” sahutnya lalu menunjukan senyuman terbaiknya
“sudah jangan terlalu lama pegangan tangannya, ingat istri di rumah” ujar kim sambil menjauhkan tangan aom dari tangan kakaknya
“hahaha.. dasar bocah nakal” seru kakaknya kepada Kim sambil mengacak-acak rambut Kim seperti kebiasaannya dari dulu kalau sedang gemas dengan kelakuan adik kesayangannya ini....
Setelah berbincang-bincang cukup lama, merekapun memutuskan untuk pulang..
“bagaimana kalau kamu datang ke rumah kim malam ini? Agar kita bisa makan malam Bersama?” tanya kakak Kim kepada Aom dan di setujui oleh Kim
“terima kasih undangan makan malamnya kak… tapi aku belum bisa.. ada pekerjaan yang benar-benar harus aku selesaikan di kementerian sebelum aku mengundurkan diri nanti..” ujar aom sambil membungkukkan badannya pertanda meminta maaf untuk tawaran itu
“ooh ya? Kenapa kamu mau mengundurkan diri dari sana Aom?” tanyanya lagi
__ADS_1
“karena seseorang bersikeras memberikanku syarat seperti itu setelah menikah kak” sahut Aom sambil melirik Kim yang sedang mengemudi di sampingnya itu.
“oo adikku tidak mau istrinya dilirik pria lain di luar sana mungkin” goda kakaknya lagi,
“hoih… apa tidak ada topik yang lebih bagus untuk dibahas selain menggodaku terus kak?” protes Kim, disambut tawa oleh keduanya. Setelah itu merekapun pulang ke rumah masing-masing
“ia terlihat berbeda sekali saat bersama dengan kakaknya, sangat lembut dan sedikit manja” batin aom lalu tersenyum
Hari yang ditunggu pun tiba… hari ini adalah hari dimana mereka berdua akan diresmikan secara sah dalam sebuah ikatan suci yaitu pernikahan. Pernikahan dilangsungkan di sebuah hotel mewah milik Kim, tamu undangan pun sudah memadati ruangan aula tempat mereka akan melangsungkan pemberkatan...
Sedangkan di sebuah ruangan tempat aom dirias terlihat Aom sedang memandangi dirinya di pantulan sebuah cermin besar yang ada di ruangan itu. Dia terpana melihat indahnya gaun pengantin yang telah ia kenakan sekarang, ia tidak menyangka pilihannya dan Kim akan benar-benar cocok ia kenakan seperti ini...
Saat tengah asik memperhatikan dirinya di cermin, tiba-tiba pintunya terbuka dan mamanya masuk ke dalam membawakan sebuah mahkota bunga untuk pemberkatan.
"Waah... Indah sekali ma.." ujar Aom kagum melihat mahkota yang bertahtakan berlian dan bunga putih yang segar itu..
Tapi yang kali ini mama bawa sangat-sangat spesial, mama yakin Kim memesannya khusus hanya untukmu" ujar mama Aom tersenyum sambil memakaikan mahkota indah itu kepada putri kesayangannya
"Mama sangat bahagia melihat putri cantik mama ini sudah tumbuh dewasa... Begitu cantik dan menawan hati... Andai saja papamu bisa ikut mendampingimu hari ini sayang.." mamanya mengelus pipi aom dengan sangat lembut.. matanya sudah berlinang air mata karena terlalu bahagia...
"Ah tidak seharusnya mama menangis terharu begini.. ini hari bahagiamu sayang..." Ucapnya lagi lalu mencium kedua pipi putri kesayangannya...
Aom ikut terharu melihat kebahagiaan yang terpancar di wajah mamanya, memang ada rasa sedih karena ayahnya tidak bisa mendampinginya di hari pernikahannya ini..
__ADS_1
"Sudah ma.. nanti make-upnya luntur karena aku menangis" sahut Aom lembut
"Tentu saja kamu tidak boleh menangis sayang.."
Sementara itu di ruangan tempat Kim mempersiapkan diri...
"Hoih si tampan sudah siap tancap gas nih" goda Nan kepada Kim
"Perlukah kita menginap di hotel nanti malam? Takutnya kita jadi kepengen juga kalo denger mereka mendesah nanti malam" ujar Mario dengan senyum jahilnya
"Iya, aku rasa kita juga harus cepat menikahi gadis kita" sahut Zee
"Hahahaha... Enak ya 2x nikah sama wanita-wanita cantik bak bidadari surga Kim" ujar Jeab tertawa bahagia
"Hmmmm kapan lagi selain hari ini kalian bisa mengejekku seperti ini kan?hahaha" Sahut Kim
"Sudah pasti Kim hahahaha" sahut Nan tertawa lepas diikuti oleh semuanya
"Setelah ini aku kan segera melamar Hong!" Ujar nan dengan semangat berapi-api sambil mengepalkan tangannya
"Memangnya dia mau dilamar olehmu?hahaha" ejek Kim
____________
__ADS_1
jangan lupa tinggalkan like dan komennya guys...
karena like, kritik dan saran kalian sangat berarti untuk pembelajaran bagi author kedepannya...