
HAPPY READING GUYS
___________________
Semuanya benar-benar serius memperhatikan setiap detail hal-hal yang disampaikan oleh Kim...
"jadi selain aku ingin meningkatkan profit bagi perusahaan, fokus utama pada projects kali ini adalah pembersihan massal... memfiltrasi dan membersihkan Hans Group dari rekan bisnis yang tidak memiliki integritas yang tinggi untuk bekerja sama dengan Hans Groupku dan hanya mencari keuntungan semata dan tidak memperdulikan hal lain... selain itu aku juga ingin menguji coba seberapa kadar kesetiaan dari para anggota SDG ku kali ini... aku akan membuat situasi yang sangat terbalik dari biasanya kali ini... jadi aku harap kalian semua melakukan misi kalian masing-masing dengan sempurna..." ujar Kim tegas lalu ia menyudahi meeting itu, dan kembali keruangannya...
Waktu sudah menunjukkan pukul 20.31, berarti meeting tadi berlangsung sekitar hampir 4 setengah jam lamanya...
Sungguh meeting yang panjang... dan tentunya project yang ingin Kim lakukan juga benar-benar tidak main-main kali ini...
Kim memutuskan hal ini karena ia melihat ada segelintir orang yang mencoba memanfaatkan situasi lengang dan lebih mudah dalam menjalin kerjasama saat dulu beberapa tahun ia tak ada untuk memimpin perusahaan, sehingga ada beberapa jejak playing tricks yang ia temukan dalam pengecekan perkembangan perusahaan kali ini...
Memang hal ini tidak begitu terlihat kerugian dari perusahaan atau SDG sekalipun...
karena tentu tak ada yang akan berani bermain terang-terangan untuk mengambil keuntungan dari seorang Kim Hans, jika nominalnya dapat terlihat dengan jelas maka mereka benar-benar tak akan bisa menghirup segarnya udara di bumi ini lagi...
Walaupun demikian Kim tetap tidak akan tinggal diam karena ia paling benci dimanfaatkan secara diam-diam...
Beberapa saat setelah Kim duduk di belakang meja kerjanya, telepon kantornya kembali berbunyi...
Kriiing!... Kriiing....!
"Hallo..." ucap Kim santai
"Bos ada telepon masuk dari CEO Fujiwara Building dan Gerald Corp... bos ingin menerima telepon dari mana dulu? Fujiwara atau Gerald bos? berhubung teleponnya diterima bersamaan tadi oleh staff sekertaris..." ujar Zee melaporkan detailnya dari seberang telepon
"Sambungkan pada Gerald dulu... sudah lama aku tidak mendengar kabar dari teman lamaku di New York..." sahut Kim tersenyum simpul
"baik bos..." sahut Zee
Tut...
"Hallo..." ucap seorang pria dengan suara beratnya diseberang telepon
"Hallo tuan muda Charles Dion Geraldine..." ucap Kim penuh penekanan di setiap katanya
__ADS_1
"What the hell dude... akhirnya aku mendengar suaramu lagi bodoh!" ucap Charles CEO dari perusahaan Gerald Corp, sekaligus teman lama Kim saat ia kuliah di London dulu...
"memangnya kau sebegitu kangennya dengan teman lamamu ini? hahaha..." sahut Kim tertawa lepas
"tentu saja! sudah berapa tahun lamanya kita bahkan tidak pernah saling menelepon hahaha..." ucap Charles dengan tawanya juga...
"tapi sungguh... aku bersyukur karena kau benar-benar masih hidup... 4 tahun lalu aku menelepon perusahaanmu namun Mario mengatakan bahwa kau belum ditemukan setelah kecelakaan naas itu..." ucap Charles lagi dan kini terdengar mulai serius...
"ya begitulah... tuhan memberikanku nyawa yang sangat banyak kawan..." sahut Kim santai
"kau seperti kucing saja, punya nyawa yang begitu banyak ya hahaha..." sahut Charles
"sial... hahaha... hey serius sedikit kenapa kau menelepon? pasti bukan hanya untuk beramah-tamah bukan?" tanya Kim to the poin
"hahaha kau memang cerdas tuan muda Kim Hans... aku memang menelepon untuk membicarakan bisnis denganmu... akhirnya aku punya alasan yang tepat untuk meneleponmu tanpa menurunkan harga diriku hahaha..." sahut Charles diselingi tawanya... tak dapat dipungkiri bahwa mereka berdua memang saling merindukan sahabat lamanya...
"Ciiih jangan panggil aku tuan muda, aku sudah punya 2 orang anak sekarang... dan apa katamu? harga diri? sejak kapan kau punya hal itu untuk dibanggakan? hahaha..." canda Kim membuat mereka berdua tak henti-hentinya tertawa...
"Ciiihhhh aku kalah 1 poin... aku baru punya seorang anak hahaha..." sahut Charles
"seorang tuan putri yang sangat cantik... dia sudah berumur 4 tahun... sangat manis dan imut... bagaimana denganmu?" sahut Charles
"aku punya dua orang putra... satunya sudah berumur 5 tahun lebih sedikit dan satunya lagi baru beberapa bulan lalu lahir... tentunya mereka berdua setampan ayahnya ini..." ujar Kim dengan bangga
"hahaha... kepedean sekali kau..." ucap Charles
"jadi sebenarnya bisnis apa yang ingin kau jalin kerjasama denganku?" tanya Kim kembali fokus ke poin utama pembicaraan mereka
"eheemmm... baiklah... aku ingin menjalin kerjasama denganmu dibidang properti dan otomotif aku tau kau ahlinya, aku baru teringat setelah melihat beritamu tadi siang... aku ingat punya teman yang begitu jenius dan bisa diandalkan begini..." sahut Charles menjelaskan tujuannya
"Heleh tidak usah menjadi penjilat begitu hahaha... kau perlu bantuanku kan? tinggal minta tolong saja jangan memuji begitu aku mual mendengarmu memujiku hahaha" sahut Kim
"iya aku perlu bantuanmu Kim... bisa kau membantuku kan?" sahut Charles terdengar mulai serius dan memohon pada Kim
"aku bisa membantumu, tapi tidak langsung sekarang tidak masalah kan? karena semua kerjasama baik lokal maupun internasional akan aku pending sementara waktu karena ada hal yang sangat penting untuk aku lakukan sekarang ini..." sahut Kim
"tidak masalah... lagi pula ini proyek yang akan dijalankan tahun depan..." sahut Charles
__ADS_1
"baguslah kalau begitu kirimkan saja Proposalnya pada sekertaris pribadiku Zee... setelah aku menyelesaikan pekerjaanku aku akan mengurus proposal kerjasama kita..." ujar Kim
"terima kasih kawan..." sahut Charles terdengar begitu lega
"kalau begitu sudah dulu ya Char... ada perusahaan dari jepang yang meneleponku juga untuk membicarakan kerjasama lanjutan setelah projek yang terdahulu..." ucap Kim hendak menyudahi obrolan mereka...
"oke kawan... see you..." ucap Charles terakhir kali sebelum sambungan teleponnya terputus
Tiiing
sambungan teleponnya kini terhubung kepada Fujiwara Building, Kim membicarakan tentang kerjasama bersama tuan Tanaka Fujiwara CEO dari perusahaan Fujiwara Building...
cukup lama mereka berbincang dan seperti biasa Kim sangat cepat akrab dengan lawan bicaranya seperti sudah berteman sangat lama...
"baiklah kalau begitu terima kasih tuan Tanaka... semoga kerjasama kita berjalan dengan lancar 2 bulan lagi..." ucap Kim sopan
"tidak perlu berterima kasih tuan Kim... anda seorang pebisnis yang luar biasa saya beruntung bisa bekerjasama dengan anda..." Sahut Tanaka dari seberang sana, lalu sambungan teleponnya terputus...
"akhirnya selesai... (melihat jam tangannya) wah sudah jam 10 malam... hoaaaammmm..." ucap Kim sambil merenggangkan kedua tangannya, tubuhnya sudah letih sedari pagi tadi banyak sekali pekerjaan yang datang silih berganti menyerangnya tanpa henti hari ini...
"bos mobil sudah siap di depan lobby..." ucap Zee yang baru saja masuk
"oke terima kasih Zee... ayo kita pulang kawan..." sahut Kim sambil berjalan keluar ruangan diikuti oleh Zee
"kelihatannya satu bulan kedepan akan menjadi hari-hari yang sangat panjang ya..." ucap Zee sambil merentangkan tangannya dan menghirup nafas panjang...
Kim, Zee, Nan dan Mario pun pulang ke rumah dengan cepat karena jalanan sudah lengang saat malam hari seperti ini...
"akhirnya sampai di rumah... aku ingin mandi..." ucap Kim berjalan masuk ke rumah sambil membuka jam tangannya, diikuti Zee dibelakangnya sementara Nan dan Mario memarkirkan mobil ke garasi rumah...
____________________
Jangan lupa vote like dan komentarnya guys..
kasi rating juga karyanya Author ya....
⭐⭐⭐⭐⭐
__ADS_1