His Love : The Mafia King

His Love : The Mafia King
Hipotesis


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________________


“ Bos kita ini memanggil di jam segini apa ada misi baru bos? ” tanya Mario yang baru saja membuka pintu dan masuk bersama dengan Nan namun mereka mereka berdua langsung terdiam ketika merasakan ada yang tidak beres sedang terjadi di ruangan ini,


“ Lihatlah ini ” ujar Kim sambil melemparkan beberapa lembar kertas yang berisi laporan hasil tes uji genetik antara dirinya dan anak laki-laki itu pada Mario dan Nan, tentunya tidak termasuk beberapa laporan yang sudah ia bakar barusan


“ Zee juga sedang dalam perjalanan kemari dari kantor, kita semua akan melakukan rapat khusus sekarang juga tentang masalah ini” ujar Kim memberikan perintahnya sambil menatap Mario yang nampak tercengang membaca hasil laporan yang tertulis di kertas-kertas itu,


“ Kim Hans apa ini benar-benar tidak ada kesalahan? bagaimana bisa? siapa ibunya? ” Tanya Nan yang juga ikut membacanya


“ Kim... Bagaimana mungkin? Apakah benar-benar tidak ada kesalahan? ” tanya Mario sambil mengerutkan keningnya dengan sangat kuat berharap bahwa hasil tes itu bermasalah,


“ Jeab sendiri yang menanganinya jadi aku bisa yakin akan hasilnya ” sahut Kim sambil memijat keningnya pelan,

__ADS_1


“ Untuk pertanyaan tentang siapa ibunya... ” ujar Kim sedikit ragu,


“ Kecurigaan ku ada beberapa hal, tapi yang paling aku curigai hanya satu... ” ujar Kim sambil meremas amplop kosong yang masih ia pegang saat ini


“ Kao... aku sangat yakin anak itu mewarisi mata indahnya, mata yang indah meskipun dalam keadaan menahan rasa sakit saat itu... Mata yang tidak mungkin dimiliki oleh siapapun kecuali dia adalah anaknya yang akan mewarisi genetiknya juga... ” ujar Kim dengan tatapan mata yang menerawang jauh dan penuh rasa rindu yang tebal namun diselimuti oleh penyesalan yang tak terlukis kan di waktu yang bersamaan, ia terdiam cukup lama begitupun orang-orang yang ada di ruangan ini saat ini,


“ Maaf perjalananku cukup lama, Bangkok terlalu macet akhir-akhir ini ” ujar Zee yang masuk begitu saja sambil membawa koper berkas pentingnya namun tidak ada seorang pun yang menanggapinya saat ini, lalu ia menatap Nan seakan bertanya ‘ Ada apa? ’ lewat tatapan matanya,


“Meskipun hal itu terlalu mustahil dan persentase kemungkinannya sangat kecil untuk terjadi, tapi aku rasa inilah kemungkinan terbesarnya dalam kasus ini... Hanya saja... Aku tidak tahu bagaimana cara organisasi itu membuat seorang anak yang pergi bersama ibunya ke nirwana kembali ke dunia ini, hal yang terlalu menentang hukum alam... jadi hanya satu hal yang muncul di dalam otakku saat ini sebagai jawabannya... ” ujar Kim lagi sementara Zee yang nampak kebingungan langsung diberikan kertas laporan itu oleh Mario


“ Akan tetapi aku tidak tahu bagaimana mereka bisa mendapatkan sel atau rangkaian genetik dari anak itu, apa ada penyusup yang mengambil sel jaringannya ketika di rumah sakit? atau mereka melakukan cara mustahil lainnya aku tidak bisa mengerti lagi... Tapi jika hal ini benar-benar hasil rekayasa laboratorium maka kita benar-benar ada dalam bahaya karena orang-orang yang mampu melakukan ini tentu saja memiliki kekuatan dana dan kekuasaan yang benar-benar besar ” ujar Kim panjang lebar,


Mario dan Nan akhirnya menyadari apa penyebab dan alasan dari atmosfer aneh yang terasa di ruangan ini ketika baru masuk, sepertinya Kim dan Jeab membicarakan tentang hal lama... Tentang cinta yang rumit antara Kim, Kao dan Jeab kala itu... Persahabatan yang hampir rusak karena cinta tak berbalas satu sama lainnya, Kao yang sangat mencintai Kim dan Jeab yang sangat mencintai Kao, tapi itu hanya masalah kecil karena kini jika hipotesis Kim ini benar maka musuh yang sama sekali belum terlihat ini benar-benar berbahaya dan entah sedang bersembunyi dimana...


“ Dan kau khususnya Jeab... Aku membentak mu tadi bukan hanya karena alasan masa lalu, aku hanya tidak mau kau bertindak bodoh hanya karena keadaan dulu dan banyak penyesalan di masa lalu, aku harap kau tetap berada di pihak ku meskipun di sisi lain kau pasti sangat ingin melindungi apa yang kemungkinan Kao tinggalkan sebagai bagian dari dirinya... Karena aku tahu betul bagaimana rasanya termakan obsesi untuk orang yang paling kita cintai, dan jangan pernah lupa kalau dia adalah anak biologis ku juga jadi aku tidak akan mengambil tindakan ekstrim padanya apapun yang terjadi ” ujar Kim pada Jeab

__ADS_1


“ Aku tahu... Hanya saja ini terlalu mengejutkan ku... Lagi pula aku sudah bersumpah setia padamu Kim, aku tidak akan mengingkarinya sampai kapanpun hingga akhirnya aku bertemu dengan kematian ” sahut Jeab dengan tatapan yang tampak begitu rumit,


“ Kao sangat beruntung dicintai dengan sangat dalam olehmu... Sayangnya kau tidak pernah berani mengatakannya saat ia masih hidup ” ujar Kim sambil menghidupkan layar monitor besar yang ada di ruang kerjanya itu,


“ Zee langsung presentasikan data yang aku minta ” perintah Kim lalu Zee langsung menyambungkan laptopnya


“ Ini adalah keseluruhan aset Hans Group, lalu ini adalah keseluruhan aset dan jaringan dari SDG saat ini... Apa yang ingin kau lakukan dengan semua ini Kim? ” tanya Zee sedikit tidak paham apa yang kini ingin dilakukan oleh seorang Kim Hans dengan semua data-data aset yang hampir tak terhitung jumlahnya ini,


“ Exit Plan terakhir harus dibuat sejak dini jika seandainya kemungkinan terburuk nantinya terjadi tanpa bisa dihindari ataupun diatasi... ” sahut Kim sambil tersenyum simpul, lalu tiba-tiba Mario mengernyitkan keningnya merespon kata-kata Kim itu,


“ Jangan bilang... ” ujar Mario sambil menatap Kim dengan penuh kesiagaan seakan dugaan yang muncul di benaknya itu terlalu menakutkan untuk diwujudkan,


“ Ya... apapun yang terlintas di pikiranmu saat ini pasti benar karena untuk saat ini hanya kau yang tahu 100% apa yang aku maksud dan apa yang akan aku lakukan karena kau yang terlibat langsung dalam misi rahasia ini, untuk beberapa posisi lainnya aku masih mempertimbangkan... ” sahut Kim dengan mudahnya


______________________

__ADS_1


See You Tomorrow


__ADS_2