His Love : The Mafia King

His Love : The Mafia King
Pimpinan SDG 2


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


_________________


"tidak... menurutku kamu adalah laki-laki terbaik yang telah tuhan berikan padaku, mendampingi mu selama sisa hidupku ini adalah sebuah keberuntungan untukku... jangan pernah berpikir bahwa dirimu buruk sayang... kamu ini sempurna untukku..." sahut Aom sambil membingkaikan tangannya di wajah tampan suaminya itu...


"tidak Aom... aku tidak membicarakan tentang diriku... ini tentang sosok seorang pimpinan SDG... alasan utama kenapa aku tidak pernah mau membawa kamu dan Pim ke tempat ini adalah ini... sosok siapapun yang kamu kenal baik di area rumah kita akan berbanding terbalik 360° saat berada disini... dan ini pertama kalinya aku bersikap baik di depan anak buah ku di dermaga ini karena aku bersama denganmu, dan...." ujar Kim menggantung dan mentap lingkungan sekitarnya sejenak...


"dan?..." ucap Aom menunggu Kim melanjutkan ucapannya itu...


"dan setiap hari nyawa dari seorang pimpinan SDG akan terancam, kesalahan sekecil apapun akan dimanfaatkan oleh para musuh untuk berusaha melenyapkan si pimpinan itu... aku akan menjelaskannya lagi setelah kamu melihat semua sudut tempat ini..." sahut Kim sambil menarik tangan Aom pelan, mengajaknya melihat-lihat lagi setiap bagian dari tempat ini...


Setelah melihat begitu banyak tempat hebat yang pertama kalinya ia lihat, ia sadar betul jika apa yang ia ketahui tentang kehidupan lain dari suaminya ini masih sangat sedikit... sangat dangkal sedangkal tepian sebuah sungai...


Kim yang selama ini sangat manis dan lembut padanya, Kim yang selalu tersenyum manis padanya, disini ia benar-benar menjadi kebalikannya...


ia berwajah dingin dan datar sepanjang waktu, bahkan untuk tersenyum saja sangat tipis dan singkat...

__ADS_1


tidak ada aura kehangatan yang dapat dirasakan saat berada di dekat Kimnya lagi... hanya terasa aura yang begitu asing dan dingin...


"Bagaimana sebenarnya kehidupan yang harus dijalani oleh seorang pimpinan mafia sekelas SDG? aku pikir selama ini aku telah mengenal semua hal yang berkaitan dengan suamiku ini... ternyata tidak sama sekali..." batin Aom setelah melihat begitu banyak tempat yang tak pernah terpikirkan di dalam otaknya bisa ada di dalam kapal-kapal tanker yang terparkir rapi dan sama sekali tidak mencurigakan ini...


ia berpikir ini sangat luar biasa menakjubkan... tapi ia segera meralatnya lagi, saat sudah berada diatas dok kapal yang berada di paling tengah, ia melihat hal lain yang sangat tidak biasa di atas dok kapal ini...


Tidak... lebih tepatnya ia benar-benar tidak bisa percaya pada apa yang ia lihat diantara kapal-kapal tanker besar itu... ada sebuah area, area laut yang cukup luas sehingga dapat memperlihatkan banyak ikan berenang disana...


Ya... ikan itu yang membuat Aom kagum, terkesima sekaligus takut akan apa yang ia lihat saat ini...


Ikan-ikan yang sedang berenang bebas kesana kemari disana itu tak lain adalah ikan-ikan hiu kesayangan Kim Hans, ikan peliharaan yang hanya Kim lah yang memiliki hewan peliharaan seperti itu, hewan paling buas di lautan...


Dari tingkah ikan-ikan hiu itu yang sudah mulai naik ke permukaan sebelum Kim melempar daging ayam itu ke dalam air, seolah-olah mereka dapat mengetahui jika tuan Kim mereka sudah datang...


"eksekutor? penghilang bukti?" tanya Aom dengan segurat tanda kebingungan di wajah cantiknya itu...


"eksekutor... adalah sebagai mesin pengungkap fakta yang di sembunyikan, jika masih tetap gagal untuk memaksa dan mengintimidasi target orangnya, maka mereka akan berubah menjadi mesin pembunuh... tentu saja mati terbunuh begitu banyak hiu seperti ini akan sangat-sangat menyakitkan bahkan hanya untuk dibayangkan saja... dan sampai saat ini caraku mengintimidasi seseorang dengan 'permainan' ini belum pernah gagal... bahkan Jirayu juga sudah pernah merasakan semua ini..." ujar Kim pada Aom sambil menatapnya dengan tatapan matanya yang tajam itu...

__ADS_1


"lalu penghilang bukti... tepat sepuluh langkah di belakang mu itu adalah tempat kapten Mike 'mu' itu menghembuskan nafas terakhirnya... ia mati dengan cara yang sangat 'menarik' tentunya... lalu tubuhnya yang bisa menjadi bukti untuk menangkapku dengan tuduhan membunuh aparatur sipil negara ini telah dibersihkan dan hilang tanpa jejak oleh mereka semua..." ujar Kim dan Aom dapat melihat perubahan ekspresi wajah Kim saat mengatakan 'kapten Mike mu itu' tampaknya ia sangat tidak rela menyebutkan seorang laki-laki lain yang memiliki hubungan dengan Aom selain ayah Aom dan putra-putra mereka...


"jadi maksudmu tubuh Mike itu...." ucap Aom ragu-ragu sambil menatap puluhan ikan ganas itu berenang dengan lincahnya di laut yang ada dibawah mereka itu...


"ya... tubuhnya menjadi makan siang dari hiuku ini..." sahut Kim dengan entengnya dan menarik Aom lagi menuju sebuah tanker besar yang terakhir...


"Apakah jika dia tidak mencintaiku maka aku akan bernasib sama denganmu Mike?" batin Aom merasakan sedikit rasa takut di dalam hatinya...


saat sampai di depan sebuah kapal tanker besar berwarna putih itu, Kim menekan tombol lagi hingga sebuah jembatan kecil kembali menghubungkan antara kapal yang saat ini ia pijak dengan kapal putih itu...


"ini adalah laboratorium SDG, ayo kita masuk dan lihat apa yang kami punya disini..." ujar Kim dan langsung mengajak Aom untuk masuk ke dalam sana...


_______________________


jangan lupa vote like dan komentarnya guys...


kasi rating juga karyanya Author ya...

__ADS_1


⭐⭐⭐⭐⭐


__ADS_2