His Love : The Mafia King

His Love : The Mafia King
Awal Dedikasi atau Cinta Abadi


__ADS_3

Acara itupun selesai, Kim juga nampak begitu senang sambil memeluk pinggang Aom dari samping dengan sangat posesif...


"Ayo sayang kita pulang.. kamu pasti lelah, kita istirahat sekarang..." ujar Kim lalu mengecup lembut kening Aom mesra


mereka kembali ke rumah utama..


sesampainya di rumah itu Kim langsung membuatkan Aom susu khusus ibu hamil yang telah ia minta kepada Jeab tadi, dengan sangat telaten Kim menyiapkan susunya lalu membawanya kedalam kamar mereka...


Saat Kim membuka pintunya terlihat Aom yang baru saja selesai mandi dan mengenakan piyama mandinya dan akan mengambil baju gaun tidurnya.. Kim mendekatinya dan memberikan susu itu kepada Aom


"Minumlah sayang, ini masih hangat" ujar Kim lalu mengecup bibir Aom singkat tanpa permisi membuat sang pemilik bibir tersipu malu, Aom benar-benar tak bisa menahan senyumannya... ia malu-malu mendapatkan ciuman mendadak seperti itu sebelum ia meminum susunya...


setelah susu itu habis ia minum, Aom meletakkannya di atas meja yang ada disamping tempat tidurnya, Kim ikut berbaring diatas tempat tidur dan memeluk Aom dari samping dengan sangat lembut...


"Apa mual-mualnya masih terasa sayang?" Tanya Kim perhatian


"Tidak sayang... sudah lebih mendingan sekarang... jangan khawatir ya..." sahut Aom sambil mengelus dagu Kim yang mulus dan kokoh itu...


"Aku ingin kamu berjanji akan berhati-hati mulai sekarang, tidak akan melakukan hal yang dapat membahayakan calon anak kita, dan jangan merasa stress sedikitpun oke?" Ujar Kim lembut dan menarik Aom dalam dekapannya yang begitu menghangatkan itu...


"Huuumm... oke... " sahut Aom sambil mengangguk setuju..


3 Minggu sudah berlalu Kim bersikap sangat protektif terhadap Aom, dan apapun yang Aom inginkan pasti selalu dituruti oleh Kim... Bahkan walaupun permintaan Aom kadang-kadang tidak masuk akal, pernah satu hari ia meminta Kim untuk tetap tidur disampingnya sepanjang hari... Kim mematuhinya walaupun hari itu sangat banyak meeting dan ada banyak pertemuan dengan ketua-ketua mafia lainnya untuk menyetujui kesepakatan bisnis mereka...


itu semua rela ia batalkan karena bagi Kim sekarang kesehatan Aom dan calon anaknya lah yang paling utama, segala sesuatu yang berkaitan dengan Aom harus dilakukan dengan sempurna.. itulah perintah Kim yang mutlak harus dilaksanakan...,


Kim semakin hari semakin lembut, menjadi sangat sabar dan penyayang... Segala kegiatan perusahaan dan kemafiaan lainnya akan diambil alih oleh para tangan kanan Kim sesuai dengan keahlian mereka...


Namun berbeda untuk hari ini, Kim benar-benar harus menghadiri pertemuan penting dengan investor asing dan berkaitan erat dengan powernya di dunia mafia yang ia warisi dari ayahnya...


Kim sedang serius membaca begitu banyak berkas di meja kerjanya, sangat serius karena ini benar-benar penting untuk diselesaikan... Tiba-tiba saja Mario masuk


"maaf Kim aku mengganggu, Aom merengek diluar meminta izin masuk menemuimu sekarang... Apa kamu izinkan?" Tanya Mario dengan hati-hati karena Kim benar-benar fokus dengan pekerjaannya sekarang...


"Ooh ya? Biarkan saja dia masuk Mario... Entah apa yang akan ia minta sekarang.. hahaha.." sahut Kim tertawa geli dengan tingkah istri kesayangannya ini

__ADS_1


"Istrimu ini memang unik sekali Kim.. hahaha" ujar Mario sambil melangkah keluar untuk membawa Aom kedalam setelah Kim memberikan izinnya


"Kiiiimmm... Kenapa lama sekali kamu mengizinkanku masuk!" Protes Aom sambil memanyunkan bibirnya


"Iya maafkan aku sayang... Pekerjaannya sangat banyak, jadi aku sedikit pusing.." sahut Kim sambil memijit keningnya


Aom mendekat dan duduk diatas pangkuan Kim, ia mengambil alih memijit kening Kim dengan sangat lembut... Kim begitu menikmatinya, ia memejamkan matanya dan tersenyum manis...


"Jadi kenapa kamu merengek minta masuk kesini kata Mario sayang?" Tanya Kim dengan mata yang masih terpejam


"Apa saat aku ingin menghabiskan waktuku bersamamu sekarang harus mengikuti jadwal juga sayang?" Tanya Aom cemberut


"Tentu tidak sayang... Kamu bisa menemuiku kapan saja dan dimana saja... asal itu aman..." ujar Kim lalu mencium kedua pipi Aom lembut


"Janji?" Tanya Aom sambil mengacungkan jari kelingkingnya


"Iya aku janji.." Kim tersenyum dan menautkan kelingking mereka


"Kenapa pekerjaannya bisa sebanyak ini sekarang sayang?" Tanya Aom penasaran


Aom meneliti setiap berkas itu... ia mempelajarinya...


"Pertemuannya dimana Kim?" Tanya Aom sambil memainkan dasi yang melekat di dada Kim


"Di ballroom hotel grand four wing sayang... Kenapa?" Tanya Kim menoleh dan tersenyum pada Aom


"Aku ikut ya Kim... Iya ya? Boleh ya Kim...aku bosan dirumah.." rengeknya manja..


"Tidak boleh sayang... Ini akan sangat lama dan berbahaya, aku tidak akan mengizinkanmu ikut..." Tolak Kim sembari mengusap pipi Aom lembut


"Aku mau ikuuutt kim! Ajak aku juga..." Rengek Aom lagi


"Tidak untuk yang satu ini sayang... Kumohon sekali ini saja.. jangan ikut, nanti setelah aku pulang kamu bisa meminta apapun pasti akan aku berikan.." bujuk Kim agar Aom tidak ikut dengannya...


Aom menunduk diam, Kim menarik lembut dagu Aom menghadap kearahnya, dengan sangat jelas Kim dapat melihat mata Aom yang memerah dan dipenuhi air matanya...

__ADS_1


ini selalu membuat Kim luluh dan mengikuti setiap keinginan wanitanya ini...


"Iya iya... Tapi nanti ditemani Nan ya sayang.. soalnya Baifren, Tae, Mario dan Zee ikut kedalam..." Sahut Kim sambil mengelus lembut kepala Aom penuh kasih sayang


"Yeeyyyy!!!Yeeeyyy!!!" Seru Aom kegirangan sambil mengusap air matanya


"Sudah sudah...sana bersiap sayang, sebentar lagi kita akan berangkat.." ujar Kim sambil menepuk pundak Aom pelan, Aom masih memandangi wajah Kim yang tersenyum kepadanya...


Lalu tiba-tiba saja Aom mencium bibir Kim dengan sangat lembut dan berkata


"Entah sejak kapan, tapi aku benar-benar mencintaimu Kim Hans..." Aom menyandarkan kepalanya di dada Kim, sehingga ia bisa merasakan debaran jantung Kim yang begitu cepat, Aom menoleh keatas melihat Kim yang tersenyum dengan tatapan menerawang jauh...


"Kim... Kenapa jantungmu berdetak begitu kencang?" Tanya Aom dengan polosnya


"Aku sangat bahagia..." Sahut Kim sambil memejamkan matanya


"Sayang.." ucap Kim lembut


"huuumm? Ada apa sayang?" Sahut Aom


"Jeab memang sudah memperingatkanku melalui telepon tentang ini dari phuket, tapi aku tidak bisa menahannya sayang.. boleh aku melakukannya dengan lembut?" Tanya Kim sambil menatap lekat mata Aom dengan tatapan matanya yang penuh cinta dan kelembutan,


Wajah Aom tiba-tiba memerah...


Ia memang merindukan sentuhan Kim yang lembut dan memabukkan itu, karena sudah berminggu-minggu Kim hanya memeluknya dan mencium dirinya.. tidak pernah lebih dari itu, setelah ia dinyatakan hamil oleh dokter itu...


"Huuumm, tentu saja Kim.." sahut Aom sambil mengangguk malu-malu


Merekapun bercinta dengan lembut di ruangan itu,


____________


jangan lupa tinggalkan like dan komennya guys...


karena like, kritik dan saran kalian sangat berarti untuk pembelajaran bagi author kedepannya...

__ADS_1


__ADS_2