
Hay! Hay!
Author kembali lagi... setelah sekian lama larut dalam kesibukan revisian ini, akhirnya author dapat 2 tanda tangan... masih kurang 2 tanda tangan lagi nih... hehehe...
maaf bagi para reader sekalian karena sudah menunggu lama untuk updatenya ya...
karena author benar-benar harus fokus menyelesaikan revisian ini jadinya gak sempet-sempet buat nulis novel ini lagi akhir-akhir ini...
jadi jangan marah kalau updatenya agak lama ya hehehe 🙏😁💕
_________________________
Hari-hari berlalu dengan begitu cepat...
semenjak kelahiran putri kecilnya Mario, Aom dan Art jadi lebih sering menghabiskan waktunya di kamar Baifren saat Kim dan yang lainnya bekerja seperti biasanya..
tak terasa sebentar lagi Aom juga akan melahirkan anak keduanya ini...
bayinya seorang bayi laki-laki atau bayi perempuan?
ini tetap akan menjadi sebuah kejutan seperti permintaan dari Kim Hans...
***
Akhir-akhir ini Kim sering pulang larut malam karena proyek bersama pihak kerajaan telah disetujui dan mulai dilaksanakan... Kim selalu berpesan agar Aom tak menunggunya untuk pulang jika sudah lewat dari jam 9 malam demi kesehatan bayi mereka yang sebentar lagi akan segera lahir...
Tak jarang mereka akan sedikit bertengkar dan adu argumen karena Aom menunggu Kim yang pulang larut malam dan tak sengaja tertidur di sofa...
"kenapa kamu semakin keras kepala Aom?" tanya Kim dengan wajah tak terlalu bersahabat padanya setelah Aom bangun saat tubuhnya direbahkan diatas tempat tidur mereka oleh Kim
"aku tidak keras kepala..." sahut Aom dengan wajah cemberutnya
"lalu apa namanya ini kalau bukan keras kepala? tolonglah sayang... jangan begadang seperti tadi, itu tidak baik untuk kesehatanmu dan anak kita... ingat sebentar lagi kamu akan segera melahirkan, tidak boleh melakukan aktivitas yang melelahkan..." ujar Kim tak bosan-bosannya memberikan pengertian pada istrinya
"itu kamu tau bahwa begadang tidak baik untuk kesehatan... lalu kenapa kamu selalu pulang selarut ini? tidak peduli pada kesehatan sendiri?" sahut Aom tak terima
Kim menarik nafas lalu menghembuskannya, ia mencoba untuk selalu bersabar menghadapi Aom....
"kan sudah aku bilang sayang... ini pekerjaan yang sangat penting dengan pihak kerajaan... kami harus memberikan hasil yang terbaik... setelah ini selesai aku tidak akan pulang larut kok... jadi ku mohon jangan menungguku pulang... itu sangat tidak baik untuk kesehatanmu... nurut ya..." ujar Kim lembut, Aom tak menjawab dan hanya cemberut...
Kim membuka dasinya lalu meletakkannya di atas meja di samping tempat tidur mereka itu...
ia duduk di samping Aom dan mengelus pipi istrinya dengan penuh kasih sayang...
"kamu terlalu cantik untuk memiliki mata panda sayang... jangan begadang lagi ya ku mohon..." pinta Kim lagi sambil mengecup kening Aom dengan penuh kasih sayang
"sudah sana ganti baju... lalu istirahat..." ujar Aom tanpa menyahuti permintaan Kim
"aku mau mandi sebentar... kamu tidur duluan ya sayang..." ucap Kim dan saat akan beranjak dari tempat tidur, Aom juga bangun dan berjalan menuju kamar mandi... Kim hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku istrinya ini...
"sayang..." ucap Kim sambil memeluk tubuh Aom dari belakang
"air hangatnya sudah siap cepat mandi..." ujar Aom
"baiklah... terima kasih sayang..." ujar Kim sambil mengecup pipi istrinya ini, ia tak mengatakan apapun lagi karena Aom pasti tetap tidak akan mendengarnya saat ini
Kim masuk kedalam bak mandinya merilekskan tubuh yang seharian telah larut dalam pekerjaannya yang menumpuk begitu banyak... matanya terpejam sesaat menikmati nyamannya berendam air hangat... lalu tak berselang lama ia membuka matanya lagi ketika merasakan sentuhan lembut di wajahnya...
Aom mengusap pipinya dengan begitu lembut... Kim menggenggam tangan Aom lalu tersenyum padanya...
"maafkan aku yang sibuk bekerja akhir-akhir ini ya sayang..." ujar Kim sambil mengecup tangan Aom
"iya... sudah cepat selesaikan mandinya... jangan lama-lama, ini sudah jam setengah 1 sayang..." sahut Aom, lalu ia mencium bibir suaminya ini dengan lembut yang juga dibalas oleh Kim...
"jangan bekerja terlalu keras... kesehatanmu juga sangat penting, jangan hanya bisa mengingatkan orang lain untuk menjaga kesehatan tapi sendirinya tidak menjaga kesehatan dengan baik..." ujar Aom yang segera beranjak mengambilkan handuk untuk Kim
setelah selesai mandi dan mengenakan pakaian mereka langsung tidur....
***
Pagi hari telah menyapa setiap insan yang masih menikmati waktu istirahat mereka diatas tempat tidur mereka masing-masing...
seperti halnya dua orang laki-laki tampan yang masih nyenyak dalam tidurnya ini...
Aom tersenyum lebar melihat kedua lelaki tercintanya itu dengan wajah begitu polos saat masih tertidur dibawah selimut tebal yang hangat menutupi tubuh mereka berdua...
hari minggu yang indah ini sayang rasanya jika hanya dihabiskan untuk istirahat dan tidur di rumah... pikir Aom
__ADS_1
dengan jahilnya ia menarik selimut tebal yang tengah menjaga kenyamanan tidur Art dan Kim, yang langsung mendapatkan respon dari keduanya tentunya hanya dengan setengah kesadaran mereka...
"aaaah, jangan ganggu tidurku..." gumam Kim
"masih ngantuk..." rengek Art sambil menarik selimutnya lagi
"ayo bangun sudah pagi!!!! jangan tidur terus sayang-sayangku" ucap Aom setengah berteriak pada keduanya
"10 menit lagi sayang... aku masih ngantuk..." gumam Kim dengan mata yang masih tertutup dan tangannya yang menahan selimutnya agar tak dapat ditarik oleh Aom lagi...
"sayang... jangan ajari anak kita malas-malasan... ini sudah pagi... ayo bangun" sahut Aom dengan senyuman merekah di wajahnya melihat tingkah lucu dari keduanya
"oke oke 5 menit lagi ya..." ucap Kim sambil menarik selimutnya sampai menutupi kepalanya
"baiklah hanya 5 menit ya..." ujar Aom lalu ia beranjak masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya...
setelah selesai mandi, Aom keluar menggunakan piyana mandinya dan melihat kedua lelakinya masih tertidur dengan nyenyak...
lalu ia berjalan mendekati ranjang mereka itu dan duduk di sebelah Kim yang masih tertidur pulas...
cup...
Aom mengecup bibir Kim cepat, membuat si yang punya bibir menggeliat dari tidurnya...
"hmmm..." gumam Kim sambil merubah posisinya agar kembali nyaman untuk tidurnya
cup...
sekali lagi Aom mencium bibir Kim yang masih belum mau bangun dari tidurnya itu...
cup...
ciuman ketiga membuahkan hasil... Kim tersenyum tipis dan bergumam pelan...
"sayang... aku masih ngantuk... jangan menggodaku sayang..." ucapnya dengan mata terpejam
cup...
Aom menciumnya lagi dan belum sempat ia beranjak dari ciuman cepatnya itu, dengan cepat Kim menarik tubuhnya namun tetap berhati-hati karena perutnya yang sudah sangat besar dan membalikkan posisi mereka berdua...
tatapan tajam yang Kim miliki tetap menjadi ciri khasnya walaupun masih sangat terlihat bahwa dirinya masih sangat mengantuk sekarang...
"wanita nakalku ini..." ucap Kim dengan seringai yang mulai terlukis dengan jelas di wajah tampannya itu
"siapa suruh tidak mau bangun... hari Minggu itu harusnya kita manfaatkan untuk quality time kita bukannya tidur seharian..." gerutu Aom sambil menoel-noel pipi kanan Kim
"baiklah... tapi beri aku morning kiss dulu.." ujar Kim lalu dengan cepat ia melumat bibir indah istrinya ini... cukup lama, sampai akhirnya Kim melepaskan ciumannya dan mencium kening Aom...
"tunggu aku mandi setelah itu kita akan jalan-jalan di taman bawah..." ujar Kim dengan senyum manisnya
"ayo jagoan, kita mandi..." ujar Kim sambil mengangkat tubuh Art menuju kamar mandi
"masih ngantuk pa..." rengeknya manja pada Kim
"tidak mau ikut papa mama jalan-jalan? ya sudah Art boleh tidur lagi sekarang..." ujar Kim menggoda putranya
"aaaaahhhh mandi.... Art bisa tidur nanti lagi setelah jalan-jalan..." sahutnya tiba-tiba semangat mendengar ucapan Kim
"ya sudah ayo kita mandi putraku yang tampan..." ujar Kim terkekeh
sekitar 20 menit kemudian akhirnya mereka keluar dari kamar mandi sambil mengeringkan rambut mereka... di dalam kamar sudah sangat rapi, Aom pun sudah tak terlihat di kamar lagi...
mereka langsung berganti baju... Kim memilihkan ada satu stel pakaian untuk Art dan juga dirinya... pakaian semi sporty untuk jalan-jalan di taman mereka pagi ini...
setelah selesai berganti baju mereka langsung menyisir rambutnya rapi, lalu mereka berdua keluar kamar dan melihat Aom sudah mempersiapkan sarapan pagi di meja makan...
"ayo sarapan dulu sebelum berangkat ke taman..." ujar Aom dari meja makan
merekapun sarapan dengan penuh keceriaan...
setelah selesai sarapan Kim mengambil keranjang yang dibawa oleh Aom, ia melihat banyak makanan dan buah-buahan...
"piknik?" tanya Kim langsung setelah melihat isinya
"yup... akan sangat menyenangkan kalau kita pergi piknik sayang..." sahut Aom
"ibu mau ikut piknik di taman bawah bu?" tanya Kim pada ibu Wananya
__ADS_1
"tidak Kim... ibu mau istirahat saja di rumah sambil merawat tanaman indahmu yang ada di rooftop..." sahut ibunya
"baiklah kalau begitu kami berangkat ya bu..." ujar Kim sambil mencium tangan ibunya, begitu juga dengan Art dan Aom...
"hati-hati ya..." sahutnya
Kim Aom dan Art langsung menuju taman bawah rumah mereka, menuruni bukit dengan mobil BMW nya Kim melaju dengan cepat hingga sampai di taman indah itu...
setelah sampai di taman mereka memilih spot terbaik untuk piknik bersama, melihat kedatangan Kim anak buahnya yang sedang merawat taman itu menghampiri mereka...
"ada yang perlu kami bantu tuan Kim?" tanya salah seorang dari mereka dengan sopan
"tidak... istriku ingin piknik sebentar... kalian lanjutan saja pekerjaan kalian..." sahut Kim
"baik tuan... jika ada yang perlu kami lakukan bisa segera beri kami perintah tuan... kami permisi..." ujarnya sopan untuk undur diri
"terima kasih..." ucap Aom pada mereka
"sama-sama nona..." sahutnya
setelah menggelar tikar dan semua makanan dan minuman yang mereka bawa, Aom membuat sandwich untuk mereka bertiga sementara Kim mengupas apel dan memotongnya kecil-kecil untuk ukuran sekali suapan...
"aaaa... ini apel yang manis..." ujar Kim menyuapi Aom sepotong buah apel segar
"Art juga mau pa..." seru Art saat melihat mamanya menikmati apel itu
"ini untuk jagoanku..." ucap Kim menyuapi Art sepotong apel lainnya
kegiatan piknik kecil mereka ini memberikan kebahagiaan tersendiri pada mereka bertiga... tampak begitu banyak kebahagiaan terpancar dari wajah mereka bertiga...
setelah menikmati makanan yang mereka bawa, Kim merebahkan kepalanya di pangkuan Aom, menikmati sejuk dan indahnya taman miliknya ini....
sementara Art sedang asik mencoba menangkap capung yang hinggap di bunga-bunga taman itu...
"apa kamu senang sayang?" tanya Kim sambil menatap lekat wajah istrinya dari bawah
"aku sangat-sangat senang... ini sangat menyenangkan sayang... kita harus lebih banyak menghabiskan waktu seperti ini..." ujar Aom sambil memainkan rambut Kim di pangkuannya
"tentu saja... apapun demi kamu dan anak-anak kita..." ujar Kim lalu ia mencium perut besar Aom disampingnya itu
Kim memejamkan matanya sebentar menikmati hembusan angin yang menyegarkan di bawah pohon rindang tempat mereka piknik itu, apalagi berada di pangkuan Aom memberikan kenyamanan tersendiri untuknya... tangan Aom mengusap lembut kepala Kim, membuainya semakin menikmati kenyamanan pada titik ini...
"kim..." panggil Aom lembut, lalu Kim membuka matanya...
"ada apa sayang?" tanya Kim sedikit panik dan langsung bangun saat melihat keringat yang begitu banyak di wajah istrinya
"iisssttt... perutku seperti sudah mulai berkontraksi... agak sakit Kim..." ujar Aom lirih
dengan sigap Kim menggendong tubuh Aom ala bridal style menuju mobilnya yang tak jauh dari sana...
"Art cepat kesini!" teriak Kim dan Art langsung berlari kearah mobil
melihat tuannya panik anak buah Kim yang tadi juga ikut berlari menghampirinya...
"ada apa tuan? ada yang bisa kami bantu?" tanya mereka kompak
"bereskan semua alat-alat piknik itu... aku akan segera pergi ke rumah sakit..." perintah Kim pada mereka
"baik tuan... apa perlu beberapa dari kami mengikuti anda?" tanya salah seorang dari mereka lagi
"tidak usah, kembali lah bekerja setelah membereskan itu semua" sahut Kim saat ia sudah berada di dalam mobil
"baik tuan Kim..." sahut mereka sambil membungkukkan badannya...
Art segera masuk ke dalam mobil...
"kenapa pa?" tanya Art saat sudah di dalam mobil
"perut ibumu sakit... mungkin adikmu akan segera lahir..." sahut Kim sambil melajukan mobilnya menuju rumah sakit SDG
_______________________
jangan lupa vote, like dan komentarnya guys..
kasi rating/bintang juga karyanya Author ini ya...
⭐⭐⭐⭐⭐
__ADS_1