His Love : The Mafia King

His Love : The Mafia King
Pimpinan Gila SYO


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________________


“Maksud ayah?” tanya Tan keningnya berkerut merasakan ada sesuatu yang salah,


“Ketua SYO yang sebenarnya bukanlag orang yang terlihat di muka umum, dia orang yang sangat misterius dan orang yang sangat sakit! ” sahut Kim sambil menyelipkan pistol ke belakang punggungnya dan sebuah katana pendek di samping pahanya,


“Dia sangat suka memancing mangsanya sambil menyiksa umpannya dengan cara yang benar-benar di luar nalar” ujar Kim lagi, setelah itu ia hanya mengangguk pada Mario lalu tanpa perlu diberikan perintah tambahan Mario langsung menginstruksikan segala macam hal pada anak buahnya yang dengan cepat menyebar,


***


Di basemen mall di seberang gedung markas SYO, terlihat pemandangan yang sangat mengerikan untuk dilihat...


Darah menggenang di bawah tubuh seorang pria yang saat ini berada dalam posisi seperti disalib, kedua tangannya tertusuk oleh pisau tajam hingga tertancap di dinding, di samping kiri dan kanan lehernya di patok paku besar hingga leher pria itu semi tercekek menahan berat tubuhnya, wajahnya dipenuhi darah segar, sedangkan kakinya diikat kuat...


Meskipun tampaknya ia sangat menyedihkan, tapi pria itu masih dapat tersenyum sinis menatap seorang pria yang memandanginya dengan penuh takjub seakan ia baru saja menghasilkan sebuah karya seni yang luar biasa dengan tangannya sendiri...


“Kau salah satu putranya kan? Hehehe...” ujar pria berbaju hitam itu pada pria malang yang disalib di tembok yang tidak lain adalah Art,


“Aku pikir bisa menangkap dua buruan malam ini dengan mengorbankan salah satu bonekaku... Ckckckck... Ternyata rencananya tidak berjalan dengan mulus...” ujar pria itu sambil menggelengkan kepalanya namun senyuman iblis masih merekah dengan indah di wajahnya,


“Dia hanya mengganggap kami boneka?!” gumam pria berjaket jeans yang tadinya ada di stasiun kereta api, meskipun ia merasa kesal, pria ini sadar betul kalau dia tidak akan bisa berbuat apa-apa... Karena sejak awal master mind dari SYO memang lah pria ini dan beberapa keturunan lainnya yang diwariskan tahta mutlak di kelompok Triad ini,

__ADS_1


“Setelah begitu banyak mendengar ocehanmu, aku mulai muak akan semua omong kosongmu... Tapi aku paham akan satu hal...” ucap Art dengan suara yang sangat tipis namun berat,


“kau adalah psikopat gila yang terobsesi untuk membunuh Kim Hans yang namanya mulai naik daun hanya dalam waktu singkat di dunia bawah tingkat internasional kan?” ucap Art lagi sambil menyeringai, ia masih tampak stabil namun jauh di dalam sana titik vital kehidupannya sedang dibakar habis... Ia bisa mati kapan saja karena kehabisan darah ataupun di tembak mati oleh banyak musuh yang ada disini...


Tapi ia tidak mau tunduk dan memperlihatkan setitik kecilpun rasa takut di matanya yang mulai meredup, namun anehnya persentase dari gelang indikator kehidupannya meningkat menjadi 35% saat ini, tentu saja ada sesuatu yang janggal terjadi dalam tubuhnya yang tentunya tidak ia sadari...


Namun hanya dalam waktu singkat tiba-tiba baku tembak pecah di luar, banyak orang bersenjata tiba-tiba berdatangan entah dari mana hingga membuat pria berbaju hitam itu mendesah pelan,


“Aku bahkan belum mengirim surat ancaman dengan darahmu tapi dia sudah bertindak sangat cepat ckckck.... Memang layak akan reputasinya...” ujar Pria berbaju hitam itu sambil merakit pistolnya,


Tembakan demi tembakan memenuhi udara dengan bau mesiu yang kental, banyak orang berjatuhan di tengah-tengah baku tembak, ada yang merintih kesakitan sambil memegang bagian tubuhnya yang terluka, ada yang langsung jatuh mati terkapar begitu saja di lantai,


Setelah hampir 15 menit baku tembak yang luar biasa terjadi, akhir dari perang geng ini sudah ditentukan... SDG menang tanpa syarat namun ketika Kim akan membunuh pria berbaju hitam itu, pria itu malah menyeringai...


“Aku sudah mengikuti setiap gerak-gerikmu selama 10 tahun penuh, tidak salah memang jika aku Han Luo sampai berambisi untuk membunuh pria sekaliber dirimu Kim Hans Suppanad hehehe” ujar pria itu yang ternyata bernama Han Luo,


“Tidak juga... Aku hidup hanya untuk bersenang-senang... Tapi tidak hanya aku yang mengincarmu... Hehehe” ujar Han Luo sambil tersenyum puas seakan tidak pernah takut akan kematian meski kematian itu sudah ada di depan pintunya, Kim mengerutkan keningnya sebelum bertanya,


“Siapa lagi yang mengincarku? Aku atau SDG?” tanya Kim


“Pernah dengar nama Mad Dog?” bukannya menjawab langsung tapi Han Luo malah balik bertanya,


“......” Kim tidak menjawab pertanyaan itu dan ia hanya mengerutkan keningnya,

__ADS_1


“Biarkan aku hidup di sekitarmu, maka aku akan menjelaskan semuanya... Aku bahkan akan membantumu, tapi jika suatu saat aku sangat ingin membunuhmu maka aku tidak bisa berjanji untuk tidak melakukannya juga... Bagaimanapun juga aku ini memang seperti yang dikatakan oleh anakmu itu... Aku psikopat gila yang terobsesi akan hidupmu, aku ingin mengamati semuanya... ” ujar Han Luo dengan sangat tidak masuk akal,


“Kenapa kau tertarik pada hidupku?” tanya Kim penasaran karena merasa tidak ada yang istimewa dalam hidupnya selama ini, ia hanyalah seorang mafia kejam pada umumnya secara garis besar akan seperti itu di mata orang asing tentunya,


“Hanya untuk senang-senang... Hidupku hanya untuk senang-senang, aku akan melakukan apapun yang aku inginkan hanya untuk mendapatkan kesenangan...” sahut Han Luo dengan jujur tanpa menutupi apapun,


“Oh ya... Sebagai informasi tambahan gratis dariku...” ujar Han Luo lagi dengan cukup antusias seolah mereka tidak dalam situasi perang sama sekali,


“Mereka semua menghabiskan dana yang sangat banyak untuk berurusan denganmu... Bahkan laboratorium kimia 'itu' ikut campur tangan saat ini” ucapnya lagi,


“Laboratorium itu?” ucap Kim mengulangi ucapan pria gila ini,


“Hahaha... Karena kamu tidak mencelupkan tangan ke genangan air kotor yang terlalu dalam maka kamu tidak akan tahu... Sungguh jenius tapi sayangnya masih naif juga...” ujar Han Luo meremehkan,


“Jelaskan padaku sekarang!” ujar Kim sambil menempelkan pistol di jidat Han Luo,


“Kau pikir aku takut mati? Hahaha... Tapi tidakkah kamu melupakan sesuatu Kim Hans? Selain mendapatkan informasi penting, bukankah menyelamatkan nyawa putramu itu juga penting untuk orang-orang seperti kalian? ” ujar Han Luo sambil menoleh ke arah Art yang masih tersalib disana,


Kim tercengang karena ia sampai melupakan hal yang paling penting saat ini, menyelamatkan Art adalah prioritas utamanya.


Ternyata memang benar apa yang dikatakan tentang bagaimana seorang psikopat murni sangat pintar memanipulasi seseorang, Kim merasakannya secara langsung saat ini,


______________________

__ADS_1


Kasi komentar atau kesan kalian sama isi novelnya


😉😁🥂


__ADS_2