
HAPPY READING GUYS
________________________
"tentu saja sayang... aku tidak pernah ingkar janji..." sahut Kim sambil membenarkan posisi duduk Aom di pangkuannya di dalam bak mandi besar itu...
"aku sudah tidak sabar menikmatimu sayang..." ujar Kim di telinga Aom,
"aku juga sudah tidak tahan menghadapi tangan nakalmu yang sudah dengan seenaknya menjelajahi tubuhku ini sayang..." sahut Aom
"kalau begitu pemanasannya selesai, kita langsung pada intinya saja..." ujar Kim dengan senyum nakalnya
"asalkan kamu tidak menghabiskan tenagaku terlalu banyak sayang... aku tidak mau berakhir seperti dulu, kelelahan sampai tidak sadar kapan aku tertidur di pelukanmu yang hangat ini..." sahut Aom sambil mengusap lembut dada bidang Kim dan juga dagunya yang sudah mulai di tumbuhi bulu-bulu halus lagi saat ini karena ia belum mencukurnya...
Pada akhirnya mereka menikmati momen mandi 'hangat' mereka ini hampir satu jam lamanya sampai Kim benar-benar selesai melakukan apapun yang ia inginkan di dalam sana pada Aom...
__ADS_1
seakan ia tak pernah puas menikmati kehangatan dari istrinya ini, setiap ada kesempatan untuk menikmatinya dengan leluasa sesuka hatinya...
"kamu tidak mendengarkan aku lagi Kim... aku sudah bilang stop dulu karena kewalahan melayani dirimu yang tidak pernah merasa puas padaku... aku kira benar-benar selesai tadi di kamar mandi, tapi kamu melanjutkannya di ranjang? Kim Hans ku sayang... libidomu setinggi apa sih sayang..." ujar Kim setelah benar-benar menyelesaikan pertempuran panasnya dengan Kim malam ini...
"aku tidak akan pernah merasa cukup denganmu sayang... kamu kan minta stop di kamar mandi bukan di ranjang hehehe" sahut Kim dengan penuh rasa bangga dan wajah tanpa dosanya itu...
Walaupun kelelahan tapi Aom juga menikmati setiap detik yang mereka habiskan setiap kali bercinta, karena Kim tidak pernah egois untuk menuntaskan hasratnya sendiri... melainkan memperlakukan Aom dengan lembut dan penuh kasih sayang hingga ia juga mendapatkan puncak kenikmatannya sendiri, setelah itu baru Kim akan menuntaskan hasratnya sendiri...
Karena prinsip yang ia miliki saat bercinta bukan hanya untuk memenuhi nafsu, tapi juga untuk memenuhi kebutuhan biologis dan fantasi liar untuk kesenangan mereka berdua,
"aku lupa sampai mana aku bercerita tadi... tapi pada intinya, Maxim diserang oleh banyak gangster yang ada disana karena ia memiliki akses juga ke perusahaan papanya Patricia, lalu ia juga diserang oleh kelompok mafia karena dicurigai membantu SDG membuka jalur perdagangan kesana... dan suatu hari di malam hujan yang gelap dipenuhi guntur... aku memutuskan untuk melindungi mereka, namun semua itu terlambat... 20 orang yang aku perintahkan untuk membawa mereka dengan selamat ke rumah rahasiaku yang ada di New York di bantai semua oleh musuh yang entah dari pihak mana... semuanya mati tak bersisa...
termasuk Patricia dan anaknya... tapi atas kehendak tuhan, secara ajaibnya Maxim yang sudah sekarat dapat aku selamatkan... awalnya mungkin orang-orang yang menyerang mereka itu mengira Maxim sudah mati karena kondisinya sudah sangat buruk... luka dimana-mana... tapi ternyata ia bisa selamat..." ujar Kim mulai menceritakannya lagi...
"namun setelah pemakaman kedua orang yang sangat ia cintai itu... Maxim perubah dari orang yang sangat ceria, penuh semangat dan hiperaktif... menjadi pemurung, tak memiliki gairah hidup, dan tidak peduli lagi dengan lingkungan sekitarnya...
__ADS_1
dia hanya tersenyum saat aku datang mengunjunginya, tapi aku tahu itu senyuman yang sangat dipaksakan... seperti tadi di ballroom launching produk itu, ia juga memberikan senyuman itu... senyuman yang menutupi rasa sedihnya... kamu tahu, saat dia terpaksa untuk membahas sesuatu yang sebenarnya tidak ingin ia bahas lagi... ia pasti akan makan puding cokelat... makanan kesukaannya dan juga makanan kesukaan Patricia itu... aku yakin karena suatu alasan ia mau terbuka denganmu, entah karena penasaran pada wanita yang berhasil menaklukkan hati seorang Kim Hans Suppanad atau ingin memastikan bahwa kamu adalah wanita terbaik untukku...
Maxim, Mario, Zee, Nan, dan Jeab selalu bersikap seperti itu padaku... mereka sahabat yang posesif... dan mungkin kalau dulu aku tidak mengalami kecelakaan pesawat, dan mereka tahu kamu menghianatiku... dapat aku pasti mereka akan menggunakan segala cara untuk menyingkirkanmu dari sisiku sayang... karena apapun yang aku katakan saat mereka merasa aku sudah tidak sejalan antara hati dan pikiranku maka mereka akan menggunakan cara mereka masing-masing untuk membuatku kembali searah, tidak peduli jika mereka akan aku bunuh sekalipun hahaha" ujar Kim lagi sambil tertawa
"kamu masih membahas itu! berarti kamu benar-benar belum memaafkan kesalahanku itu kan!" protes Aom sambil memukul-mukul dada Kim yang ada dihadapannya itu...
"hahaha... tidak seperti itu sayang... semua hal yang terjadi dalam hidupku tidak akan pernah aku lupakan, sekecil apapun itu... dan disaat waktu yang tepat tiba... aku juga akan menceritakan ini pada Art dan Tan... karena 75% kemungkinan mereka berdua akan menghadapi situasi yang sama... jikalau pun otakku ini tidak bisa menerima penghianatanmu dulu, tapi hatiku ini sudah mengalahkan otakku... dan apa kamu tahu sayang... sebuah isu tentang kutukan turun temurun dari keluarga Hans Suppanad?" tamya Kim yang akhirnya dapat menghentikan pukulan Aom di dadanya itu...
"kutukan?" tanya Aom dengan wajah imutnya yang muncul ketika penasaran, wajah imut istrinya dari sudut pandang Kim Hans...
______________________
jangan lupa vote like dan komentarnya guys...
kasi rating juga karyanya Author ya...
__ADS_1
⭐⭐⭐⭐⭐