
HAPPY READING GUYS
________________________
Setelah puas menggoda dan menciumi istrinya itu, akhirnya Kim memutuskan untuk berganti baju dan bersiap-siap untuk berangkat ke kantornya...
Di ruang ganti...
Saat Kim mengenakan kemeja putihnya, Aom mengambil alih kegiatan mengancingkan kemejanya itu... memilih dan memasangkan jam tangan yang cocok untuk Kim pakai saat ini dari lemari yang memajang begitu banyak jam tangan yang Kim miliki itu...
Kemudian Aom membuka laci yang berisi koleksi dasi Kim yang tertata rapi disana... ia mengambil dua buah dasi lalu mencoba mencocokkannya dengan pakaian yang sedang Kim kenakan saat ini...
"hmmm... lebih bagus yang ini..." gumamnya sendiri, lalu mengalungkan dasinya kepada Kim dan memasangkannya dengan sangat rapi... sementara Kim hanya tersenyum dan menikmati mengamati Aom yang begitu serius membantunya berpakaian saat ini...
"setelannya... jas yang mana yang bagus ya..." gumam Aom lagi pada dirinya sendiri... kemudian ditengah-tengah fokusnya memilih jas mana yang sekiranya akan paling bagus untuk Kim kenakan saat ini...
Tiba-tiba ia teralihkan dan menoleh kearah tangan yang sudah melingkar di pinggangnya saat ini...
siapa lagi kalau bukan Kimnya...
"yang manapun pilihanmu pasti akan sangat cocok untukku sayang..." ujar Kim sambil memeluk pinggang ramping istrinya itu...
"ini sulit menentukan pilihan karena kamu sayang... masa hampir 90% dari jas-jasmu ini berwarna hitam... hanya patternnya saja yang berbeda-beda... harusnya punya beberapa pilihan warna lain lagi... pokoknya nanti aku akan memilihkanmu jas yang bagus... nanti sore bisa beli sayang?" tanya Aom pada Kim yang sedang menumpukan dagunya di bahu Aom itu...
"bisa... apapun bisa untukmu sayang..." sahut Kim sekenanya
__ADS_1
"iiihhh... aku serius sayang... bisa tidak? tapi jangan meninggalkan pekerjaanmu hanya untuk ini..." ujar Aom lagi pada Kim
"iya bisa sayang... kalau begitu sekalian saja kamu ikut ke kantor denganku ya... setelah pulang dari sana kita ke butik... oke?" sahut Kim yang kemudian disetujui oleh Aom dengan anggukannya yang begitu antusias...
"oke setuju..." ucap Kim lagi sambil mencium pipi Aom
"sekarang cepat ganti bajumu sayang... dress itu sudah terlihat kusut karena ulahku tadi hahaha..." ujar Kim sambil tertawa pada Aom
"kamu sih, masa pagi-pagi sudah nakal..." sahut Aom
"kamu kan tahu kalau aku nakal tidak kenal waktu sayang..." sahut Kim dengan senyuman penuh makna darinya untuk Aom, sementara Aom hanya tertawa mendengar pengakuan Kim itu...
"ayo kita berangkat sayang..." ujar Aom saat ia sudah selesai ganti baju pada Kim yang nampak sedang membalas chat dari ponselnya itu...
"cantik sekali sayang..." ucap Kim dengan senyuman manis yang masih mengembang di wajahnya itu... namun tak berselang lama ia tiba-tiba menekuk alisnya pertanda tidak suka...
"ganti sayang... pakai yang lebih panjang" ujar Kim tegas
"kenapa? ini bagus sayang..." sahut Aom memperhatikan pantulan dirinya di cermin besar yang ada di ruang ganti mereka itu...
"tidak, gantilah sekarang... pakaian itu bisa membuat perusahaanku bangkrut" ujar Kim yang tampak tidak senang melihat Aom menggunakan dress itu...
"Hah?! maksudnya apa sayang..." aahut Aom yang tak mengerti apa kaitannya dress yang ia pakai dengan kebangkrutan perusahaan yang Kim katakan... karena tidak ada korelasi yang jelas antara dress yang ia kenakan dengan keadaan perusahaan pikirnya...
"dress itu membuatmu terlihat sangat cantik dan juga seksi... tidak mungkin ada laki-laki yang tidak tertarik untuk melihat kecantikanmu... lalu aku akan memecat begitu banyak pegawai yang berani-beraninya menatapmu penuh minat itu... sampai-sampai perusahaan akan kekurangan pegawai karena sebagian besar sudah ku pecat... lalu karena aku merasa cemburu melihatnya, aku tidak bisa fokus bekerja... saat aku tidak fokus bekerja kemungkinan untuk gagal tender proyek itu sangat besar maka perusahaan akan terus merugi dan pada akhirnya akan bangkrut..." ujar Kim panjang lebar pada Aom...
__ADS_1
Mendengar semua hal itu, Aom benar-benar menganga tidak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar dari Kim itu...
"kamu berpikir terlalu jauh sayang... mana mungkin begitu..." sahut Aom tersenyum lucu... karena Kim benar-benar terlihat imut baginya saat ia menunjukkan setitik kecemburuan seperti ini...
"kenapa tidak? tidak ada yang mustahil untuk aku lakukan sayang... ingat itu..." ujar Kim tegas
"baiklah-baiklah... aku ganti baju lagi sekarang..." sahut Aom lalu segera memilih lagi dress yang sekiranya akan membuat Kim suka melihatnya dan tanpa menimbulkan rasa cemburunya lagi seperti tadi...
"Kim... Kim... bagaimana bisa kamu berpikir sejauh itu sayang... lucu dan menggemaskan saat melihat setitik kecemburuan di wajahnya itu... lalu bagaimana kira-kira kalau dia benar-benar cemburu nanti ya? hahaha... sepertinya akan sangat imut melihatnya cemburu..." pikir Aom dalam hatinya, saat tengah mengganti pakaiannya lagi...
"sudah sayang... apa ini sudah cukup?" tanya Aom dengan hati-hati...
"hmmm cantik... dan aku sangat suka..." sahut Kim sambil berdiri dari duduknya dan menghampiri Aom
"kamu adalah bidadariku... dan selamanya hanya akan menjadi milikku... tidak boleh ada orang lain yang memberikan tatapan berminat padamu, apalagi jika ada yang berani-beraninya menyukaimu... karena kamu adalah istriku..." ujar Kim lalu ia mengecup kening Aom sebelum mengajaknya untuk pergi ke kantor...
"aku ingin sekali melihatmu benar-benar cemburu sayang... hanya cemburu sedikit seperti ini saja kamu sudah sangat imut... aaaaaaa.... aku penasaran... sangat-sangat penasaran..." batin Aom penuh antusias...
______________________
jangan lupa vote like dan komentarnya guys...
kasi rating juga karyanya Author ya...
⭐⭐⭐⭐⭐
__ADS_1