His Love : The Mafia King

His Love : The Mafia King
Hukuman???


__ADS_3

Hallo... Apa kabar semuanya...


Author balik lagi.... jangan bosan-bosan ya baca novel yang author tulis hehehe....


HAPPY READING GUYS


_______________


"Aku tidak bisa marah padamu Aom kau tau itu kan... Awalnya memang aku marah mengetahui semuanya, mengetahui kebohongan kalian dan kebodohanku itu, tapi tentu aku tidak bisa menyalahkanmu kan? ini hidupmu, jadi semua adalah pilihanmu... aku sudah tidak lagi merasa marah, dan aku juga tidak akan mengganggumu untuk melakukan apapun, aku hanya akan menjagamu sekarang... sisanya aku hanya bisa kecewa... Dan" ucapan Kim dipotong oleh Aom


"Dan kekecewaan lebih sulit dihilangkan daripada kemarahan..." Ujar Aom, Kim Kim tersenyum simpul, biasanya dia yang akan mengatakan itu kepada para sahabatnya...


"Hukum aku seberat-beratnya Kim... Aku siap menerimanya, tapi jangan seperti ini... Aku tidak bisa melihatmu menjauhiku... Aku mencintaimu..." Ujar Aom penuh perasaan


"Aom..." Ucap Kim


"sudah cukup... jangan memaksakan dirimu untuk mencintaiku... aku tidak pernah memaksamu jadi jangan terpaksa melakukan itu..." ujar Kim lagi


"dan aku sama sekali tidak berpura-pura akan hal ini" ujar Aom tegas


Kim tersenyum sinis pada Aom, lalu ia mengelus rambut Aom dengan lembut...


"Baiklah... Aku akan menghukummu Aom..." Ujar Kim dingin dengan tatapan datarnya namun tetap sorot matanya begitu tajam... Aom bersiap menerima apapun hukuman yang akan Kim berikan padanya... dia memantapkan hatinya untuk melakukan apapun untuk menebus kesalahannya yang begitu besar kepada suaminya, lelaki yang begitu dia cintai ini...


"Baiklah... Aku siap melakukan apapun..." Sahut Aom penuh keyakinan


"Oke... Selama 1 tahun kedepan kau tidak boleh menemuiku dan Art apapun alasannya... Hanya itu saja..." ujar Kim sambil menatap tajam mata Aom


"Apa?! 1 tahun Kim?" Sahut Aom terkejut mendengar perkataan Kim, hatinya bagaikan ditikam ribuan belati tajam saat ini... perih sekali... sakit... sangat sesak rasanya... namun Aom berharap ia hanya salah dengar... atau bisakah ini hanya mimpi belaka?


"Yeah 1 tahun... Itupun jika kau sanggup.. jika tidak ya tidak usah dilakukan..." Ujar Kim lalu bangun dari duduknya dan berjalan menuju kamar pribadinya itu


"Kim!" Teriak Aom


Kim menoleh kepadanya...


"Kenapa? Tidak sanggup?" Tanya Kim dengan nada meremehkan, Aom terdiam sejenak...

__ADS_1


"Aku siap..." Sahutnya lirih, dan ia berdiri lalu mendekati Kim...


Setelah tidak ada lagi jarak diantara mereka Aom memeluk Kimnya dengan sangat erat, begitu posesif...


"Tapi sebelum itu... Izinkan aku memelukmu sedikit lebih lama... Dan juga Art... Aku tidak tau aku akan tetap bisa bertahan hidup tanpa kalian berdua disisiku atau tidak... tapi aku akan terus berharap dan berusaha untuk tetap hidup, sampai aku bisa membayar semua kesalahanku yang begitu besar padamu sayang... Kimku..." Ujar Aom sangat terdengar pilu...


Kim hanya diam tanpa membalas pelukan Aom, cukup lama Aom memeluknya lalu saat melepaskan pelukannya Aom berkata


"terimakasih sayang... Aku sangat merindukanmu.." ujarnya dan ia berjinjit mencium pipi Kim lembut...


Kim dapat melihat dengan jelas air mata Aom jatuh membasahi pipi mulusnya itu... membuat wajah cantik itu basah, dan hidungnya memerah, serta mata sembabnya...


Aom tersenyum sayu dan berbalik kearah kamar mamanya dan Art untuk menemui Art sebelum ia pergi untuk memenuhi permintaan Kim itu...


Aom membuka pintu kamar Art, melihat putranya sedang memakai bajunya dengan sang nenek... Aom mendekat dan langsung memeluk mereka berdua... cukup lama ia menikmati kegiatannya ini... dan cukup lama pula ia membuat dua orang yang ia sayangi kebingungan melihatnya yang bertingkah aneh ini... setelah ia merasa cukup Aom melepaskan pelukannya, dan berkata


"jaga dan rawatlah Art untukku ma..." pinta Aom dengan suara seraknya itu... terdengar penuh penderitaan dan kesedihan tentunya...


ia langsung berlari keluar kamar Art, dan bersiap merapikan barang-barangnya untuk segera pergi dari rumah ini...


"sebegitu burukkah aku sekarang dimatamu Kim?" gumam Aom dalam hatinya, namun ia berusaha tersenyum kepada Kimnya... sebentar lagi ia tidak akan bisa lagi melihat lelaki tampan ini... dan juga putranya yang begitu tampan itu....


Cukup lama mereka berdua hanya saling menatap tanpa ada sedikitpun kata yang terucap dari mulut keduanya, akhirnya Aom memutuskan untuk masuk ke kamar dan bersiap mengemasi barang-barangnya...


Namun dengan cepat Kim menarik Aom kedalam dekapan hangatnya... Memeluk dirinya sangat erat, sangat posesif dan penuh kehangatan yang begitu Aom rindukan...


"Aku hanya bercanda.... Tidak mungkin aku tega memisahkan ibu dan putranya... Art pasti akan selalu memerlukan dirimu, perhatian dan kasih sayang dari ibunya sendiri sayang... aku tidak mungkin membiarkan dia menjadi sepertiku dulu, yang tidak memiliki sosok seorang ibu yang menemani siap tahap tumbuh kembangku..." Ucap Kim dengan sangat lembut...


Aom membulatkan matanya mendengar Kim memanggilnya sayang....


Air matanya kembali mengalir, ia menangis haru, bagaikan tuhan telah menjawab semua doa pengampunan dosanya... suatu anugerah terindah tuhan kepadanya hari ini...


Kim kembali melembut kepadanya.... Ia sangat bahagia dan membalas pelukan Kim dengan sangat erat...


"Kim.... Maafkan aku sayang.... Maaf" ujarnya sambil terisak dalam pelukan Kim


"Iya sayang... Aku mencintaimu... seberapapun kamu menyakitiku, itu tak pernah merubah rasa ini padamu... aku tidak mengerti kenapa hatiku begitu bodoh..." Ujar Kim sambil mengangkat dagu Aom lalu mencium dengan lembut bibir mungil Aom yang sebenarnya sangat ia rindukan itu...

__ADS_1


"Mandilah... Kau terlihat kusut... Hahaha" goda Kim


setelah Aom selesai mandi begitu pula dengan Kim, Kim mengambil Art dari ibu wana dan mengajaknya ke kamarnya dengan Aom... Malam ini menjadi malam pertama mereka bertiga akan tidur bersama...


Art tidur di tengah-tengah mereka berdua karena sudah sangat mengantuk setelah selesai mandi dan bermain begitu lama di pesta tadi...


Melihat putranya tidur begitu nyenyak malam ini Aom tersenyum bahagia, lalu ia menoleh kearah Kim yang tidur di sampingnya dengan tenang... saat mata mereka bertemu, ternyata Kim sedang memandangi dirinya sekarang...


Entah mengapa jantungnya berdebar-debar begitu kencang ditatap begitu lekat oleh Kimnya ini... serasa ini adalah malam pertama baginya...


"Apa kau merindukanku juga? Seperti aku merindukanmu selama ini Kim?" Tanya Aom lembut


"Apa yang kamu rindukan dariku sayang?" Tanya Kim tanpa sedikitpun mengalihkan pandangannya dari Aom, dan tak juga menyahuti pertanyaan yang Aom lontarkan itu


"Aku merindukan semuanya tentang dirimu sayang... Semua nya tanpa terkecuali... bahkan aku juga merindukan harum tubuhmu..." Ujar Aom antusias dan tersipu malu, Kim tersenyum senang lalu mengecup kening Aom dengan lembut...


"Entah kenapa aku menjadi begitu lemah saat berurusan denganmu Aom... Aku ingin marah dan menjauhimu... Tapi hatiku selalu menentangku... Kau telah mencurinya dariku, maka hatiku sekarang hanya sejalan denganmu bukan dengan keinginanku hmmmm..." Ujar Kim lembut sambil terus membelai lembut rambut Aom...


Mata Aom terpejam menikmati setiap belaian lembut suaminya ini, Kim kembali menjadi miliknya, namun tanpa sadar air matanya kembali jatuh...


"Kenapa menangis sayang?" Tanya Kim sambil mengusap air mata Aom itu dengan begitu lembut di pipi wanitanya ini....


Aom membuka matanya,


"Maafkan aku Kim... Aku menghianatimu... Aku melukaimu... Maafkan aku..." Ucap Aom kembali terisak-isak


"Jangan menangis... Aku akan melupakan semuanya, dan kita akan memulainya lagi dari awal... Tolong jangan menangis lagi, melihatmu menangis membuat dadaku sesak sayang..." Ujar Kim, lalu setelah itu mereka tidur begitu nyenyak...


Aom menggenggam tangan Kim seakan-akan ia takut ini hanya sebuah mimpi, sebelum ia benar-benar larut dalam tidur nyenyaknya malam ini...


___________________


Jangan lupa like dan komentarnya guys...


kalau bisa saranin juga novel ini ke teman-teman kalian, kalau menurut kalian tulisan author ini cukup layak untuk dinikmati hehehe....


thank you guys....

__ADS_1


__ADS_2