His Love : The Mafia King

His Love : The Mafia King
Jika Sedang Ingin


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


___________________


ceklek...


pintu terbuka dan terlihat Nan yang berdiri menunggu di depan pintu kamar Kim itu...


"ini berkasnya sudah lengkap semuanya Kim..." ujar Nan sambil menyerahkan berkasnya pada Kim


"baru mau mandi?" tanya Nan yang melihat Kim hanya mengenakan piyama mandi saat ini


"oke aku terima dan kau tidurlah sekarang jangan sampai merusak keheningan malam ini untuk beristirahat, jika tidak aku habisi kau besok jika mengganggu ketenanganku" ucap Kim dan langsung menutup pintunya lagi


"mengganggu ketenangan? perasaan dia yang minta berkasnya tadi cepat-cepat... sekarang malah marah..." ucap Nan sambil berjalan menuruni tangga


"siapa yang marah?" tanya Mario tiba-tiba


"itu tadi Kim bilang jangan mengganggu ketenangan malam ini untuk beristirahat katanya..." sahut Nan


"mungkin dia lelah, kan dikantor sangat banyak pekerjaan yang menumpuk akhir-akhir ini..." sahut Mario sambil terus melangkah menuju kamarnya begitupun dengan Nan


*****


Di dalam kamar, Kim meletakkan berkas itu diatas laptopnya dan melangkah lagi menuju tempat tidurnya membuka piyama mandinya sampai terlepas dan teronggok di lantai dekat kasurnya...


"yuk lanjutin perang yang tertunda sayang..." ucap Kim sambil menarik selimutnya dan melemparnya ke tepian kasur mereka itu


"gak asik klo nanggung kan?" goda Kim pada Aom lagi


"tidak ah... nanti ada yang dateng lagi sayang..." ucap Aom malu-malu


"tidak akan..." sahut Kim sambil mencium setiap lekuk tubuh Aom lagi


"ah... sayang..." desah Aom sambil meremas rambut Kim kuat-kuat


"mau diatas lagi atau dibawah?" bisik Kim lalu Aom mengalungkan tangannya dan membalas bisikan Kim dengan begitu menggoda


"dibawah saja, biar daddy'nya Tan yang lebih capek..." bisik Aom manja


"tenang saja... daddy'nya Tan kuat... bisa tahan sampai subuh kok... tapi jangan terlalu keras desahnya nanti Tan bangun sayang" sahut Kim terkekeh

__ADS_1


.


.


.


malam yang dingin hari ini berubah menjadi begitu panas...


jam sudah menunjuk angka 2 berarti beberapa jam lagi pagi akan segera tiba...


Kim menjatuhkan dirinya disamping tubuh Aom, nafasnya yang masih terdengar sedikit memburu dan senyuman penuh kepuasan terlukis dengan indah di wajah tampannya itu...


"terima kasih sayang... berkat dirimu malam ini menjadi begitu indah..." ucap Kim lalu ia mencium pucuk kepala Aom yang masih nyaman memeluk tubuhnya dan membenamkan wajahnya di dada bidang lelaki yang telah menjadi ayah dari kedua anaknya ini...


"hmmmm..." sahut Aom mempererat pelukannya


"kamu tau sayang? aku sangat senang kali ini kamu yang mengawali bukan aku yang meminta hehehe..." ucap Kim sambil membalas pelukan Aom


"aku mau kamu..." ujar Aom


"lagi?" tanya Kim penuh semangat


"bukan begitu... aku... aku..." sahut Aom kelabakan


"sayang... mau menuruti permintaanku?" tanya Kim lembut


"apa sayang?" sahut Aom yang spontan mendongak menatap mata Kim


"jika kamu sedang... ehhheeemm... ingin... jangan sungkan menggodaku hehehe... tapi sebaliknya jika aku sedang ingin, tapi kamu sedang lelah katakan padaku secara lembut... aku pasti akan mengerti... aku ingin kita sama-sama menikmati dan menunjukkan cinta kita berdua... bukan hanya sekedar memenuhi nafsu semata..." ujar Kim lembut sambil membelai pipi Aom dengan penuh kasih sayang


"memangnya aku pernah tidak melayani suamiku dengan penuh cinta ya? jika ia maafkan aku sayang..." sahut Aom dengan tangannya yang menangkup wajah Kim lalu mencium bibir seksinya sekilas...


"tidak... maka dari itu aku mau meminta itu padamu... aku ingin kamu selalu bahagia, karena aku terkadang merasa khawatir jika beberapa hal yang aku lakukan bisa membuatmu tidak nyaman... aku tidak mau itu terjadi, karena tujuanku hanya untuk membahagiakanmu..." ujar Kim penuh keyakinan dan kasih sayang di setiap katanya...


"ada satu hal yang membuatku tidak nyaman..." ujar Aom tiba-tiba


"huuuh? apa sayang??? apa aku melakukan sesuatu hal yang salah?" tanya Kim serius


"tidak... bukan salah, tapi kamu membuatku merindukanmu... kamu terlalu sibuk... aku kesepian..." ujar Aom dengan sorot matanya yang begitu lembut...


"maafkan aku sayang... tapi kamu masih harus menunggu lama sampai aku bisa mewariskan semuanya pada Art dan Tan kelak... setelah itu kemanapun dan dimanapun aku berada setiap detiknya akan aku habiskan bersamamu... aku janjikan itu..." sahut Kim

__ADS_1


Aom tersenyum manis mendengar janji Kim yang begitu manis ia dengar...


"jika kamu mau, kamu boleh sesekali datang ke kantorku bersama anak-anak sayang..." ucap Kim lagi


"benarkah? kamu mengizinkanku ke kantor?" tanya Aom begitu antusias


"kenapa tidak? aku tidak pernah melarangmu datang ke kantor..." sahut Kim


"dulu kan kamu melarangku bekerja di kantor..." ujar Aom sambil memanyunkan bibirnya


"aku melarangmu bekerja... bukan melarangmu datang ke kantor sayang..." sahut Kim lembut


"yey baiklah kalau begitu... aku sayang kamu..." ucap Aom mempererat pelukannya pada Kim


"dan aku berharap ada yang kembali berkembang disini..." ujar Kim sambil mengelus perut mulus Aom


"sayangnya aku sedang dalam masa tidak subur sayang... kemungkinannya kecil untuk terjadinya pembuahan pada sel telur saat periode tidak subur ini..." sahut Aom sambil menggenggam tangan Kim yang mengelus perutnya itu


"tidak masalah kita bisa berusaha setiap hari sayang... aku ingin punya seorang tuan putri agar hidupku semakin lengkap..." ujar Kim dan meringsut turun lalu mencium perut istrinya lembut...


"bilang saja kamu pingin jatah lebih..." sahut Aom tertawa kecil


"ya sekalian kan hehehe..." sahut Kim terkekeh


"dasar mesum..."


"yang penting mesumnya cuma sama kamu sayang..." sahut Kim sambil menjahili Aom dengan kembali menciumi setiap inchi wajah cantiknya hingga Aom tak henti-hentinya tertawa dibuatnya


cup!


Kim mencium bibir Aom lembut...


"sudah-sudah ayo kita tidur sayang... kamu pasti kelelahan kan? hehehe" ujar Kim terkekeh


"iiihhhh... kan kamu yang dari tadi jahil menggangguku... hmmm..." sahut Aom


"hehehe iya.. iya.. tidak lagi deh... ayo tidur..." sahut Kim sambil memeluk tubuh istri yang sangat ia cintai...


akhirnya mereka pun tertidur dengan lelap


_____________

__ADS_1


Jangan lupa vote like dan komentarnya guys..


kasi rating juga ya ⭐⭐⭐⭐⭐


__ADS_2