
HAPPY READING GUYS
________________________
Tiba-tiba Art juga masuk ke dalam ruang rapat itu dan memberikan perintah tambahan untuk mereka semuanya...
"Beli bahan makanan pokok yang ada di toko-toko yang bukan milik Hans Group ataupun SDG, lakukan secara masif dan terstruktur jangan sampai membuat atensi berlebih... Buat seolah-olah semuanya kalian beli untuk kebutuhan hidup satu bulan seperti orang-orang pada umumnya..." Ujar Art langsung memberikan perintahnya...
"Baik tuan muda... Kami akan segera kerjakan semua perintah tuan muda..." Sahut mereka semua dengan kompak
"Dan satu lagi... Pastikan kalian melakukan semua ini di seluruh negara ini... Di setiap gang, di setiap desa, di setiap kota dan provinsi yang ada... Hanya dalam kurun waktu 2 hari kalian harus memastikan bahwa sumber pangan menurun drastis" ujar Art lagi dengan tatapan matanya yang benar-benar tajam...
"Siap laksanakan tuan muda!" Sahut mereka sebelum pergi mengerjakan semua pekerjaan itu...
Setelah ruang rapat itu sepi,
"Kak, apa kita benar-benar akan membuat situasi Chaos dimana-mana? Kelaparan dimana-mana? Kemarahan dimana-mana?" Tanya Tan sambil menatap mata kakaknya dengan lekat...
"Ya tentu saja... Kita akan tunjukkan apa itu kekacauan besar... Kita akan tunjukkan kekuatan dan kekuasaan yang selama ini telah dikubur dengan rapat oleh ayah... Kini saatnya semuanya bangkit dari tidur panjangnya... Kini saatnya menunjukkan siapa itu Hans Group dan SDG serta seberapa besar pengaruhnya jika kita dalam keadaan terdesak... Apa kau takut adikku?" Tanya Art sambil membalas tatapan adiknya itu...
Jika orang lain melihat ini pasti mereka akan berpikir bahwa kedua kakak beradik ini sedang bertengkar karena keduanya saling menatap dengan tajam seakan-akan sedang menunggu momen untuk saling baku hantam...
Tapi tidak... Mereka memang sering seperti ini walaupun saat berdiskusi tentang sesuatu hal yang biasa saja ataupun yang serius... Tatapan mata yang begitu tajam yang tidak lain diturunkan dari gen ayahnya ini memang membuat mereka tampak semakin misterius dan menyeramkan...
terkadang banyak orang yang salah menafsirkan dikala mereka bertiga sedang marah atau hanya sedang menatap orang lain dengan datar karena aura misterius yang selalu berpendar di sekujur tubuh mereka itu...
"Huh? Takut? Sejak kapan aku takut untuk melakukan hal seperti ini kak? Bahkan jika kita memulai peperangan pun aku tidak akan gentar sedikitpun... Karena siapapun yang berani mengusik ketenangan keluarga ini tidak boleh lepas dan hidup dengan tenang di luar sana..." Sahut Tan dengan percaya diri dan sangat serius,
__ADS_1
"Baguslah... Karena semua ini tidak akan berakhir dengan mudah, masih ada begitu banyak langkah yang harus kita ambil setelahnya..." Ujar Art sambil menepuk bahu adik laki-lakinya ini dan mengajaknya untuk pergi ke ruangan Presdir menyelesaikan banyak berkas-berkas formalitas perusahaan yang harus segera di selesaikan...
***
Sore harinya,
Di markas SDG yang ada di pelabuhan...
Ratusan anak buah SDG telah mengumpulkan begitu banyak beras dan kebutuhan pokok lainnya dari segala penjuru toko yang ada di negara ini...
Bahkan tak satupun luput dari perhatian mereka semua...
Para pedagang itu tentunya sangat senang karena mendapatkan keuntungan besar dari penjualan yang tiba-tiba meningkat secara drastis ini, sampai-sampai mereka tidak menyisakan sedikitpun untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya sendiri...
Dalam pikiran para pedagang kebutuhan pokok ini pasti berpikiran bahwa semua ini sangat mudah mereka beli lagi dan ambil pasokannya lagi dalam jumlah besar dari para petani dan semua permasalahan akan diselesaikan dengan mudah seperti biasanya...
Tapi yang tidak mereka tahu bahwa seluruh stok itu telah habis dibeli oleh Hans Group dan juga SDG... Semuanya tertimbun dengan sangat rapi di pelabuhan...
Saat ini Art sedang berdiri tegak memperhatikan banyak sekali anak buah SDG yang datang silih berganti membawa bahan makanan pokok itu dan juga mesin derek besar yang sedang beroperasi memindahkan semua barang-barang itu ke dalam tanker besar yang akan dimuat ke atas kapal-kapal milik SDG itu...
"Lapor kak, semua pencairan dana dari bank telah diproses dan akan diangkut dalam kontainer besok pagi-pagi sekali... Lalu untuk besok, kakak mau memberikan berapa pengawalan untuk besok pagi mengawal masing-masing kontainer pengangkut uang itu kak?" Tanya Ace yang baru saja tiba di dermaga...
"Satu kontainer 2 mobil saja cukup, aku juga ingin lihat apakah ada yang berani mencoba merampok harta milik ayahku ini? Karena selain merusak perekonomian, semua ini juga direncanakan untuk mengecek seberapa banyak bibit-bibit musuh yang kita miliki... Untuk mengetahui seberapa banyak orang yang menunggu dengan sabar untuk mendapatkan kesempatan menjatuhkan dan menghancurkan apapun yang ayahku miliki selama ini..." Sahut Art sambil menoleh sekilas kepada Ace lalu kembali fokus melihat semua pekerjaan yang masih dikerjakan oleh seluruh anak buahnya itu...
***
Saat ini di dalam ruang kerja Kim,
__ADS_1
terlihat Art sedang menyelesaikan berbagai macam surat dan dokumen kesepakatan transaksi jalur perdagangan laut yang selama ini memang di jalankan di bawah kendali SDG dengan koneksi yang sangat luas di kancah internasional...
Karena Hans Group menghentikan seluruh operasi perusahaan dan hanya mempekerjakan pegawai untuk memanajemen produk yang sudah diproduksi dan sementara waktu tidak akan dipasarkan untuk mengacaukan suplai produk yang beredar di pasaran...
Hal ini bukan tanpa alasan,
Apa perusahaan tidak akan rugi jika melakukan ini?
Tentu saja perusahaan akan mengalami kerugian yang besar, namun apalah arti uang bagi orang-orang yang berada pada posisi seperti ini...
Uang mereka disimpan dimana-mana, tidak hanya di dalam negeri tapi juga di bank-bank besar yang ada di luar negeri seperti bank Swiss, Hongkong, Jepang dan juga Singapura...
Dengan kata lain, jikalau pun Hans Group akan bangkrut detik ini juga...
Keluarga Kim Hans Suppanad tidak akan jatuh miskin sampai 3 generasi berikutnya...
Karena selain uang yang terus berbunga di bank, Kim juga memiliki begitu banyak aset yang semakin hari semakin tinggi nilainya...
Seperti Emas, tanah dan properti yang tersebar di negara ini dan juga dibeberapa negara lainnya seperti Amerika serikat, Jepang, Hongkong dan juga di Singapura...
Manajemen keuangan yang sangat efisien dan profesional membuat hartanya benar-benar selalu bertambah dan seakan-akan tidak akan pernah bisa habis jumlahnya walaupun ia sering menggunakannya untuk donasi besar-besaran, membangun rumah sakit dan menggaji dokter untuk memberikan pelayanan kesehatan secara gratis untuk masyarakat di pelosok negeri ini, membangun sekolah gratis dan juga mempekerjakan guru-guru yang bagus agar anak-anak yang tinggal di pelosok maupun di daerah pedalaman mendapatkan hak yang sama dengan anak-anak yang tinggal di perkotaan yang dengan begitu mudahnya mendapatkan segala hal tapi seringkali tidak pernah bisa mensyukuri apa yang dengan mudah untuk mereka dapatkan...
______________________
Jangan lupa tinggalkan jejak ya...
vote like dan komentarnya guys...
__ADS_1
kasi rating juga karyanya Author ya...
⭐⭐⭐⭐⭐