
HAPPY READING GUYS
________________________
Braaakkkk!!!
Setelah tiga kali berturut-turut selalu berputar-putar pada pernyataan yang sama, akhirnya Charka kehilangan kesabarannya dalam melakukan interogasi ini...
"sialan! kau hanya selalu memberikan jawaban yang berputar-putar tidak jelas! kau pikir bisa mempermainkan kami hah?!" geram Charka pada Kim yang masih saja tersenyum meremehkan dirinya...
"tidak... bukan aku yang bermain-main disini... tapi kalian lah yang sedang mempermainkan sesuatu yang begitu besar... jangan pernah berpikir untuk bisa menjebak ku hanya dengan statement yang mengarahkan opini dan juga menjebak seperti ini... karena jika kalian benar-benar profesional kalian tidak akan perlu menggunakan cara licik seperti ini untuk membuatku mengakui tuduhan yang telah kalian limpahkan padaku... karena aku tidak bodoh, maka aku tidak akan pernah masuk ke dalam jebakan kalian ini..." ujar Kim yang masih menanggapinya dengan sangat santai...
"dasar bedebah sialan!" umpat Charka menendang kursinya sendiri lalu membanting pintu ruang interogasi itu dengan sangat keras karena kemarahannya saat ini...
"jika ini bukan kantor polisi, pasti sudah aku hajar dia sampai babak belur!" geram Charka sambil keluar dari ruang lingkup tempat interogasi itu untuk mendinginkan dan juga menjernihkan otaknya lagi yang saat ini sudah seperti sedang terbakar oleh emosinya hanya karena seorang Kim Hans Suppanad...
Dengan kepergiannya, Charka digantikan oleh bawahannya yang lain untuk melanjutkan interogasi terhadap Kim di dalam ruangan itu... namun tetap saja tidak membuahkan hasil apapun...
1 jam lagi telah berlalu dengan celat, Kim tampak sudah mulai bermalas-malasan karena pertanyaan yang diajukan selalu itu-itu saja sedari tadi...
Karena merasa diremehkan dan juga merasa kesal seperti yang Charka rasakan tadi itu, akhirnya salah satu anak buah Charka itu mencoba untuk mengancam Kim dengan mengatakan bukti yang mereka miliki adalah sebuah video yang memiliki tingkat kepercayaan yang sangat kuat di mata hukum...
__ADS_1
"jangan terlalu percaya diri tuan Kim Hans! karena dengan bukti video yang kami miliki itu kehidupanmu akan langsung berubah suram ketika kau dinyatakan sebagai tersangka dan harus mendekam di penjara!" ujarnya dengan penuh emosi...
Namun di saat yang bersamaan Charka juga masuk kembali ke dalam ruangan dan mendengar ucapan dari anak buahnya itu yang mencoba mengancam Kim dengan sejuta kebodohannya itu...
Bukannya menyuruh bawahannya jtu pergi keluar, Charka langsung menghajarnya setelah melihat senyuman penuh makna yang Kim tunjukkan setelah mendengar semua itu... karena secara tidak langsung bawahannya itu telah memberikan informasi yang sangat penting kepada target buruannya ini... sebelumnya Kim sama sekali tidak tahu apa sebenarnya bukti yang sekaligus menjadi kartu as bagi mereka untuk menggoyahkan dan juga menjatuhkan SDG yang sudah berkembang menjadi kelompok mafia yang sangat kuat dari segala sisi...
Bahkan Hans Group yang notabene adalah salah satu perusahaan terbesar di negara mereka ini dan merupakan salah satu perusahaan terkemuka di Asia ini adalah salah satu penyokongnya yang bisa membuat SDG semakin berkembang dan membahayakan jika kekuatan dan kekuasaannya digunakan untuk menggoyahkan kestabilan negara ini dan menggulingkan pemerintahan yang ada saat ini pun bukanlah sesuatu yang sulit untuk SDG lakukan...
"dasar bodoh kau! kau pikir kau hebat huh?!!! cepat pergi sebelum aku menghabisimu disini!" geram Charka sambil memukuli bawahannya itu beberapa kali sebagai pelampiasan kekesalannya karena kebodohan dari bawahannya itu...
"tenang tuan... sabar... tidakkah anda berpikir bahwa anda saat ini juga bisa dijerat dengan pasal penganiayaan dan juga pengancaman? hmmmm.... kalau tidak salah aku dengar tadi kau mengancam akan melenyapkan anak buahmu itu kan... hey, letnan... setidaknya berikan seorang sersan yang bisa melindungi pria tadi... jangan sampai orang ini membunuhnya ketika pulang dari sini... aku merasa kasihan jika sampai itu terjadi karena tugasmu pasti akan semakin bertambah banyak kan?" ujar Kim kepada letnan itu hingga ia sampai-sampai menelan ludahnya sendiri mendengar kata-kata penuh penekanan dari Kim itu...
""semua yang aku katakan itu benar adanya kan tuan pengacaraku? bisakah kita mengajukan tuntutan akan hal yang baru saja kita saksikan tadi? karena aku sangat merasa kasihan pada pria itu, aku juga tidak tahan melihat ketidakadilan ini..." ujar Kim yang sengaja semakin mencoba memainkan emosi dari Charka...
Karena bagaimanapun juga, tidak ada yang lebih hebat dari pada Kim dalam hal memanipulasi orang, baik dari pikiran dan juga emosinya... Kim bisa dengan mudah mengendalikan semua itu dari orang-orang yang ada disekitarnya, tapi tidak ada seorangpun yang mampu untuk melakukan itu pada dirinya...
Kecuali Aom, karena hanya Aom lah yang bisa sedikit membuatnya berubah pikiran dan mau menuruti apa yang Aom inginkan... alasannya hanya satu, karena Kim sangat mencintai Aomnya ini...
"Sial!!!" umpat Charka yang akhirnya memutuskan untuk menghentikan interogasi terhadap Kim hari ini... selain karena sudah tengah malam, ia juga tidak ingin menghabiskan tenaganya dengan sia-sia karena melawan Kim yang seakan-akan sudah sangat mampu untuk memanipulasi apapun yang ada di sekitarnya saat ini...
ia harus benar-benar memikirkan cara terbaik untuk melakukan semua ini dengan benar... tidak dengan cara interogasi seperti ini, karena hanya akan membuang-buang waktu saja...
__ADS_1
Setelah itu, Kim pun akhirnya dibawa ke dalam sebuah ruangan tempat penahanan sementara selama masa interogasi ini dilakukan...
Zee mengantarkannya sampai di depan ruangan itu, ia mengerutkan keningnya lalu berkata,
"setelah semua ini berlalu nantinya aku berharap sebelum kau mau melakukan apapun... kau harus memikirkan dampaknya! jangan gegabah seperti ini lagi!" ujar Zee mengungkapkan protesnya kepada Kim yang kembali melakukan tindakan se-gegabah ini hanya karena Aom...
"tidak Zee... aku tidak akan menyesali semua ini karena dia berusaha untuk merebut Aomku... bahkan jika aku harus berada disini ya untuk beberapa hari karena sudah bertengkar dengan salah satu agen dari badan intelijen negara itu pun aku tidak akan menyesal karena aku hanya akan menyesal jika dia berhasil menyentuh dan menyakiti Aom ku..." sahut Kim dengan penuh kepercayaan dirinya seperti biasanya...
"kau ini ya... aku tidak paham lagi, kenapa kau berubah menjadi segila ini jika menyangkut tentang Aom... kau bahkan lebih gila lagi ketika kau masih muda dulu... aku benar-benar tidak dapat memahami sisi ini dari dirimu... sisi dimana seakan duniamu hanya berputar-putar di sekitar Aom saja, namun dilain pihak kau mampu menjauhinya hanya demi membuatnya bahagia... ini terlalu gila dan berat untuk aku pahami Kim Hans!" ujar Zee yang nampak sedikit stress menghadapi sahabatnya yang keras kepala ini...
Tapi bukan berarti dia bosan dan tidak akan mau membantu Kim lagi... hanya saja ia merasa ia juga perlu mengeluarkan unek-uneknya pada Kim... ia terlalu sering membuat orang yang ada disekelilingnya dan sangat menyayangi dirinya merasa khawatir dengan apa yang selalu ia hadapi ini...
______________________
Jangan lupa tinggalkan jejak ya...
vote like dan komentarnya guys...
kasi rating juga karyanya Author ya...
⭐⭐⭐⭐⭐
__ADS_1