His Love : The Mafia King

His Love : The Mafia King
Siasat atau Cinta? Membingungkan


__ADS_3

Hari mulai gelap, matahari sudah terbenam Kim pun mengajak Aom untuk pulang ke rumah...


Aom setuju-setuju saja, namun setelah menempuh perjalanan cukup jauh Aom merasa aneh karena ini bukan arah menuju rumahnya..


"Kita mau kemana Kim? Ini bukan jalan menuju rumahku..." ujar Aom kebingungan


"Memang.." sahut Kim singkat sambil tersenyum simpul


"Lalu ini mau kemana?" Tanya Aom lagi


"Pulang ke rumah" sahut Kim tanpa menoleh kepada Aom


"Jangan bilang..." suara Aom tergantung karena langsung dipotong oleh Kim


"Iya kita akan pulang ke rumahku" ujar Kim


"What?! Kenapa ke rumahmu? Aku mau istirahat" gerutu Aom


"Kamu bisa istirahat di rumahku saja" sahut Kim


"Tidak mau!" Seru Aom bersikeras


"Tidak usah khawatir... tidak akan ada yang terjadi padamu, disana aman dibawah perintahku" ujar Kim


Baru saja Aom ingin membatah Kim lagi, tatapan mata yang tajam itu menghentikan keinginannya, ia terdiam...


Tak berapa lama ia masuk ke dalam areal perumahan di dekat perbukitan itu, rumah itu sangat besar dan luas... Aom benar-benar takjub melihat rumah itu, desainnya yang luar biasa serta ukuran dan fasilitasnya yang fantastis itu membuatnya tercengang melihatnya...


Pintu gerbang besar itu dibuka oleh beberapa anak buah Kim yang berjaga disana, mereka memberi hormat saat Kim melewati pos mereka...


Setelah masuk kedalam sana, Aom melihat pemandangan yang begitu memikat hati.. rumah ini seperti benar-benar berada di ujung bukit tertinggi yang membuat siapapun bisa menikmati indahnya pemandangan seluruh kawasan Bangkok dan sekitarnya dari sini... Tempat yang sangat strategis untuk melakukan apapun...


Setelah masuk kedalam garasi mobil Aom kembali takjub melihat garasi yang begitu luas dipenuhi dengan berbagai jenis mobil sport yang semuanya berwarna hitam gelap.

__ADS_1


"Ini semua milikmu Kim?" Tanya Aom seakan tak percaya melihat barisan mobil mewah itu saat turun dari mobil yang dikendarai Kim tadi


"Iya ini semua punyaku" sahut Kim sambil berjalan menuju pintu yang menghubungkan rumah dengan garasinya itu...


Aom mengikutinya dari belakang... saat sampai di dalam rumah, Aom sangat senang melihat dinding yang terbuat dari kaca tebal itu... Ia bisa melihat pemandangan hamparan pegunungan secara langsung hanya dengan berdiri di tempatnya ini...


"Disini ada 4 kamar, kamu bisa pilih salah satu kamar dari 3 kamar yang pintunya berwarna coklat itu... Sedangkan kamar dengan pintu hitam itu sama sekali tidak boleh, bahkan kamu tidak boleh mendekat kesana" ujar Kim namun lebih terdengar seperti perintah


"Baiklah.... Kalau begitu aku mau di kamar yg itu" ujar Aom menunjuk kamar yang bersebelahan sekali dengan kamar yang dilarang oleh Kim


"Huuh? Kamu ingin tidur bersama denganku? Boleh juga, aku tidak masalah walaupun belum resmi menikah" sahut Kim santai namun ada sedikit nada menggoda


"Enak aja, dasar suka curi kesempatan! Memangnya itu kamarmu ya Kim?" Sahut Aom


"Iya itu kamarku... Setelah kita menikah baru itu akan menjadi kamar kita" ujar Kim sambil menaikkan salah satu alis indahnya itu....


Aom terdiam dengan pipi yang semakin merona merah...


"Mau minum segelas susu hangat agar tidurmu nyenyak?" Tanya Kim dari balik bar kecil itu sambil tersenyum penuh arti


“iya aku mau kim..” sahut aom sambil memperhatikan setiap sudut rumah kim ini...


Kim datang menghampiri aom dengan membawa segelas susu hangat yang ia buat untuknya… saat ini aom sedang begitu serius memperhatikan setiap detail rumah ini,


“bagaimana bisa seseorang memiliki rumah yang begitu luas dan sangat jauh dari dunia luar? Seakan rumah ini memang dikhususkan untuk beristirahat saja? Ah benar.. Kim punya banyak sekali tempat untuknya melakukan semua aktivitasnya yang lain” batin Aom terus meneliti setiap inchi rumah ini.


“sudahlah... tidak usah di pandangi begitu… tidak lama lagi semua akan menjadi milikmu juga” ujar kim sambil mengulurkan segelas susu hangat dihadapan aom.


“terima kasih…” aom tersenyum manis dan menyesap susu hangat itu, selama beberapa saat kim terus memperhatikan aom yang sedang menikmati susunya itu.


“kenapa?” tanya aom yang menyadari bahwa ia sedang diperhatikan oleh Kim


“tidak apa-apa… setelah selesai taruh saja gelasnya diatas meja dan segeralah tidur..” ujar kim lalu berjalan menuju kamarnya,

__ADS_1


“tidurlah dengan nyenyak..” ujar Kim lagi ketika ia akan menutup pintu kamarnya itu.


“oke siap bos!..” sahut aom menirukan layaknya respon anak buah Kim dan dibalas senyuman oleh Kim...


Ketika Aom masuk ke kamar yang telah ia pilih itu ia sempat kembali bertanya-tanya kenapa ada ruangan rahasia itu? Dan kira-kira apa isinya? Tak berapa lama saat aom sedang asik bergelut dengan pikirannya, hpnya berbunyi pertanda sebuah pesan masuk, pesan itu dari Mike


“kamu dimana aom? Kenapa tidak pulang? Aku punya hal yang penting untuk kita bicarakan” isi pesan tersebut.


“aku sedang ada urusan, oo iya.. aku sudah mempertimbangkan saranmu kemarin dan aku memutuskan untuk melakukannya” balas Aom


“baguslah aom.. itu sangat tepat untuk kesuksesan misi ini..” balas mike


“aku sudah punya link untuk masuk ke sebuah kelompok mafia internasional yang berbasis di china.. mereka sangat kuat, aku sudah mendekati mereka untuk membantu kita, besok aku akan bertemu dengan boss besarnya, semoga ini berhasil” isi pesan dari Mike lagi


“semoga berhasil” balas Aom


“aku juga sudah mendapatkan sedikit akses ke dalam rumah boss besar SDG” balas Aom lagi


“luar biasa! Tetap awasi dan laporkan informasi apapun yang bisa kamu dapatkan disana” balas Mike


Aom tak membalas pesannya lagi, entah kenapa ada sedikit keraguan muncul di dalam dirinya untuk melawan dan menjatuhkan kim. Apa karena meraka dijodohkan dan akan segera menikah?


Sedikit tidak masuk akal… semua ini terus terngiang-ngiang dipikirannya sampai tengah malam.


Seminggu kemudian, kim dan aom mengunjungi ibu Aom untuk meminta restunya untuk mereka segera menikah…


“ibu Wana.. aku datang lagi, tapi dengan tujuan berbeda..” ujar Kim sambil tersenyum manis


“anak baik dan tampan… kenapa kamu bisa mengenal putri kesayangan ibu ini Kim?” sahut mama Aom


____________


jangan lupa tinggalkan like dan komennya guys...

__ADS_1


karena like, kritik dan saran kalian sangat berarti untuk pembelajaran bagi author kedepannya...


__ADS_2