His Love : The Mafia King

His Love : The Mafia King
Sadar Akan Kecemburuannya...


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________________


Kim terus mengejar Aom yang berlari menuju mobil, entah apa yang terjadi pada bos besar mereka dan istrinya itu hanya mereka berdua yang tahu, sementara anak buah Kim hanya menundukkan kepalanya memberi hormat ketika kedua orang itu melewati mereka begitu saja...


"Aom tunggu... Ada apa sayang? Hey... Jawab aku..." Bujuk Kim terus sampai di dalam mobilnya pun Aom tetap diam tak mengatakan sepatah katapun ataupun menyahuti semua pertanyaan yang dilontarkan oleh Kimnya itu...


"Hey... Sayang ayolah... Kenapa ini? Apa tamu bulananmu itu sudah datang sehingga moodmu menjadi buruk? Atau apa... Bicaralah padaku sayang..." bujuk Kim lagi di tengah perjalanan pulang mereka itu...


"Astaga... Apa kamu sedang diet bicara atau apa? Jangan membuatku panik begini...." Ujar Kim lagi sambil mendesah pasrah


Kriiiiiiiitttttt!!!!!!!


Tiba-tiba saja Kim menepikan dan memberhentikan mobilnya di pinggir jalan...


Ia membuka seat belt nya dan menghadap kearah Aom... Menatap istrinya dengan lembut, menggenggam tangannya dan mengelus dagunya penuh kasih sayang...


"Sayang... Kau tahu kan aku bukan tipe pria yang peka, aku bisa menjadi priamu yang super romantis, bersikap manis dan menggodamu... Tapi aku benar-benar tidak bisa mengerti dengan benar bagaimana cara kerja mood wanita yang selalu berubah-ubah, apa yang aku lakukan sehingga membuat moodmu tiba-tiba memburuk juga aku belum paham sepenuhnya... Jika aku salah marahilah, hukumlah aku... Tapi jangan diami aku... Aku tidak bisa bernafas dengan tenang jika oksigenku ini tidak tersenyum dan berbincang ria bersamaku..." Bujuk Kim sambil terus mencoba merayu istrinya yang entah karena alasan apa yang sama sekali tidak ia ketahui menjadi bad mood seperti saat ini...


"Cepat pulang aku lelah!" Ujar Aom ketus


"Iya setelah kamu tersenyum, dan tidak marah lagi... Katakan padaku, apa yang harus aku lakukan agar istriku ini bisa tersenyum manis lagi? Hmmmm?" Tanya Kim sambil terus menggoda istri cantiknya agar kembali tersenyum padanya....


"Sekarang injak pedal gasnya dan cepat pulang" sahut Aom masih dengan nada yang tak bersahabat itu...


"Huuuuuuuuufffffttttt......" Desah Kim menghembuskan nafasnya panjang....


Lalu ia kembali melajukan mobilnya lagi dan segera pulang ke rumah mereka...


Sesampainya di rumah, ternyata mereka pulang berbarengan dengan Pim dan Lee yang baru saja pulang juga...

__ADS_1


"Ayah, ibu aku pulang...." Teriaknya penuh kebahagiaan...


"Dari mana saja sayang? Kenapa sore baru pulang?" Tanya Aom sambil mengelus rambut putrinya itu dengan sayang...


"Aku dan kakak Lee tadi makan di kafe dulu bu... Makanya kami baru pulang..." Sahut Pim dengan wajah yang begitu cerah, tak sedikitpun ia merasa kelelahan setelah melewati hari yang panjang di sekolahnya itu...


"Lee terima kasih sudah mengantar Pim pulang ya... Oo iya sampaikan pada ibumu fern jika besok tetap jadi..." Ujar Aom pada Lee putra dari Baifren dan Mario itu...


"Baik bibi, ya tidak masalah... Aku juga senang bisa menjemput gadis manja ini..." Sahut Lee sambil menepuk pundak Pim, lalu mendekati paman Kim nya itu...


"Paman, aku pamit dulu ya... Ayah memintaku untuk segera membawakan beberapa berkas ke kantor sekarang..." Ujar Lee pada Kim sambil mencium tangan Kim berpamitan


"Ya pergilah, ingat hati-hati di jalan ya nak..." Sahut Kim sambil menepuk bahu Lee pelan


Lee adalah keponakan yang paling dekat dengan Kim karena ia paling sering bersama dengan Tan dan Art di setiap harinya... mereka sudah seperti perangko yang selalu berlatih bersama, dan belajar segala sesuatu yang sama dari seorang Kim Hans...


Lee tersenyum pada semuanya dan masuk kembali ke dalam mobilnya setelah itu ia langsung melajukan mobilnya pergi dari sana...


"sayang... ayolah, kenapa dari tadi diam saja... bicaralah pada suami tampanmu ini..." ujar Kim pada Aom yang sontak membuat Pim mengernyitkan dahinya, lalu ia mendekati ayah kesayangannya itu...


"ayah bertengkar dengan ibu? kenapa?" tanya Pim penasaran, karena biasanya ayah dan ibunya ini sangat harmonis dan selalu pamer kemesraan tidak peduli ada mereka anak-anaknya di depan mereka berdua atau tidak...


"jika ayah tahu dan sadar dengan kesalahan yang ayah perbuat maka ayah tidak akan sebingung ini sayang..." sahut Kim sambil mencubit pelan pipi putri cantiknya itu...


"awww... ayah kebiasaan deh... coba bersikap manis seperti biasanya saja yah... sana peluk ibu kek, cium atau apalah itu..." ujar Pim memberikan saran pada Kim


"astaga... sejak kapan putriku ini pintar merayu ya?" goda Kim namun sejurus kemudian ia berwajah serius dan berkata


"boleh pintar merayu, tapi ingat kamu ini seorang gadis, jaga harga diri dan martabatmu... jangan pernah sekalipun mengejar atau tergila-gila pada seorang lelaki... biar mereka yang tergila-gila padamu... karena kamu adalah kebanggaan dan kehormatan ayahmu ini sayang..." ujar Kim lagi dengan senyuman yang terlukis di wajah seriusnya saat ini...


"aku yang mengejar laki-laki? ayolah ayah... putrimu ini sangat cantik... tidak mungkin aku yang mengejar mereka, yang ada mereka yang akan memohon-mohon padaku agar bisa menjadi kekasihku..." sahut Pim dengan bangganya

__ADS_1


"hahaha... tak pernah ayah sangka kalau rasa percaya diri yang tinggi dari kakekmu akan menurun sampai ke cucunya..." ujar Kim sambil mengacak-acak rambut Pim lalu meninggalkannya pergi ke dapur menemui Aom...


"Sayang...." ujar Kim sambil melingkarkan tangannya di pinggang ramping istrinya itu...


"Jangan bertingkah sok manis Kim Hans aku tidak suka" sahut Aom sinis


"sejak kapan? bukannya kamu suka jika aku bersikap manis padamu hmmm? mana senyuman dan rona merah di pipimu yang biasanya itu?" ucap Kim lagi saat ia menopangkan dagunya di bahu Aom, menghirup aroma blue sakura yang lembut di tengkuk istrinya...


"untuk apa aku senang jika kau bertingkah manis pada semua wanita cantik yang kau temui? huh! cepat lepaskan!" sahut Aom sambil melepaskan tangan Kim dari pinggangnya


"Ayah! ibu pasti sedang cemburu karena sesuatu yang ayah lakukan pada wanita lain diluar sana!!! astaga ayah... pekalah jika ibuku ini sedang cemburu... ayah harus berusaha lebih banyak lagi untuk merayunya..." seru Pim saat ia berlari menuju kamarnya di lantai atas...


"benarkah? istri tercintaku ini cemburu? karena apa? astaga... aku benar-benar tidak peka sayang... maafkan aku ya..." bujuk Kim lagi pantang menyerah


"aku tidak peduli!" sahut Aom yang masih serius memasak...


"tolonglah katakan padaku di bagian mana aku membuatmu cemburu? aku tidak ada merayu wanita manapun tadi..." ujar Kim sambil mengingat-ingat setiap hal yang ia lakukan sedari pagi tadi...


Braaaakkkkk!!!


Aom menggunakan pisau dapurnya untuk menggebrak talenan yang sedang ia gunakan untuk memotong wortel dan sayuran itu...


"kau pikir bersikap manis pada seorang gadis cantik itu hal biasa sehingga kau tidak mengingatnya Kim Hans? luar biasa sekali... hebat..." ujar Aom penuh kekesalan di wajahnya...


"tunggu dulu... jangan bilang istriku ini cemburu pada gadis kecil bernama Pei itu? hey... ayolah sayang... mana mungkin aku menggoda gadis yang hampir seumuran dengan anakku sendiri sayang... aku hanya mengajarinya prosedur kerja yang baik di laboratorium itu..." sahut Kim yang mulai paham dari mana asal kesalahan yang tak ia sadari ini...


______________________


jangan lupa vote like dan komentarnya guys...


kasi rating juga karyanya Author ya...

__ADS_1


⭐⭐⭐⭐⭐


__ADS_2