
Untuk ikut berpartisipasi dalam pencegahan penyebaran virus Covid-19 ini tentunya kita harus membatasi untuk berkegiatan di luar rumah, sehingga kebosanan pasti akan melanda kita semua... jadi untuk bisa sedikit mengurangi kebosanan para reader yang sedang harus menjalani belajar online dan juga bekerja online di rumah, maka author persembahkan 2 episode hari ini...
semoga bisa menghibur kalian semua...
His Love: The Mafia King 2 episode
Rahasia Bodyguard Tampanku 2 episode
Jangan lupa gabung group chat juga kalau mau chattingan sama author hehehe 😁😆
HAPPY READING GUYS
________________________
Kehidupan pribadi dari seorang laki-laki yang selalu berhasil menarik perhatian publik ini, menjadi suatu materi yang sangat menarik untuk bisa diungkapkan kehadapan publik tentunya...
Sehingga tak sedikit wartawan yang selalu mencuri-curi kesempatan untuk menggali informasi yang lebih mendalam dari kehidupan pribadi Kim Hans setiap ada kesempatan untuk melakukan wawancara...
walaupun jawaban yang mereka terima semuanya selalu hampir sama...
Hanya sebuah senyuman manis yang Kim berikan pada mereka, dan langsung meninggalkan tempat wawancara detik itu juga...
Tapi kini mereka mendapatkan peluang besar... yang mungkin tidak akan pernah bisa mereka dapatkan di lain hari...
momen pertama kalinya seorang Kim Hans mengajak seorang wanita untuk menghadiri acara resmi dari perusahaan miliknya ini...
Tapi sebuah halangan besar harus dipecahkan dan dilalui oleh para wartawan itu jika ingin media/stasiun televisi tempat mereka bekerja menjadi pemenang trending topik hari ini bahkan satu minggu kedepan...
halangan itu adalah...
Bagaimana cara mendekati wanita itu tanpa membuat Kim Hans tersinggung?
__ADS_1
Karena jika mereka sampai membuat pria itu tersinggung sedikit saja... maka karir mereka akan berakhir... bahkan hidup mereka benar-benar akan berakhir saat itu juga atau keesokan harinya...
"Tuan Kim Hans... Tuan Kim Hans... apa kami boleh meminta waktunya sebentar wawancara tuan?" tanya mereka semua sambil berusaha untuk melewati barikade pengawal itu...
"tuan Kim Hans, siapakah wanita yang anda ajak untuk menghadiri acara peluncuran produk baru dari Hans Group hari ini tuan?!!!" seru mereka semua
Walaupun dijejali dengan sangat banyak pertanyaan oleh para awak media itu, Kim sama sekali tidak bergeming sedikitpun... ia hanya menggandeng tangan Aom dan mengajaknya masuk ke dalam gedung...
Saat berada di depan pintu masuk gedung itu, akhirnya Kim berkata...
"jika ada yang kalian ingin tanyakan tentang acara hari ini, kalian bisa mewawancarai sekertaris saya atau pun Manajer bagian terkait... sekian..." ujar Kim lalu ia masuk ke dalam gedung itu bersama Aom yang tetap diam tak mengeluarkan suara sedikitpun sedari ia keluar dari dalam mobil tadi....
"Bagaimana? kamu tahu kan sekarang alasanku tidak pernah mau membawamu ke acara apapun sayang?" tanya Kim saat mereka berjalan menuju ballroom tempat acara itu akan dilangsungkan...
"ya... mereka sangat tertarik dengan kehidupan pribadimu sayang... bahkan melebihi tentang produk yang akan diluncurkan hari ini... hihihi..." sahut Aom sambil tertawa pelan...
"mereka benar-benar seperti cacing kepanasan saat melihat aku membawa wanitaku ini... bahkan mereka tetap begitu terpesona melihatmu walaupun kamu sudah mengenakan masker dan kacamata hitam ini..." ujar Kim dengan intonasi suara yang sedikit terdengar kesal saat ini...
"tentu saja mereka tidak ada yang tahu informasi apapun tentang diriku... status, golongan darah, silsilah keluarga... apapun itu tidak ada yang bisa bocor ke publik sayang..." sahit Kim dengan santainya
"Ooo... jadi selama ini di masyarakat dirimu masih dipandang sebagai seorang pria lajang begitu?" tanya Aom lagi sambil cemberut walaupun tidak dapat dilihat oleh Kim karena terhalang oleh masker yang ia gunakan untuk menutupi wajahnya...
"Ya mungkin begitu... sehingga bisa beredar berita tentang kenapa aku belum memiliki pasangan hidup... padahal aku sudah memiliki seorang istri yang sangat aku cintai dan ia juga adalah ibu dari anak-anakku... tapi entahlah... biarkan mereka berasumsi sendiri... kamu tahu kan media itu tidak pernah bisa dibendung... terkadang masyarakat bahkan tidak bisa membedakan yang mana berita asli dan yang mana hanya berita hoax belaka..." sahut Kim lagi
"Senang ya bisa digoda banyak wanita cantik karena dianggap masih lajang..." sindir Aom pada Kim
"Hah?! buat apa juga? yang aku mau hanya kamu sayang... bahkan jika ada seorang gadis cantik yang telanjang dihadapanku, jika itu bukan dirimu maka aku tidak akan pernah bisa menidurinya... karena otak dan hatiku hanya dipenuhi oleh dirimu..." sahut Kim lagi menanggapi sindiran halus Aom padanya itu...
"mana mungkin lelaki normal tidak nafsu melihat seorang gadis seksi dan cantik yang sedang telanjang di hadapannya..." sahut Aom tak percaya
"aku bukan laki-laki normal sayang... aku seorang laki-laki diatas normal... aku selalu melampaui batas apapun yang ada... aku selalu menjadi yang terbaik..." sahut Kim lagi dengan bangganya...
__ADS_1
"Hey... apa tidak ada topik lain yang lebih rasional dan tidak terlalu vulgar untuk kalian berdua bahas disini? ini acara bisnis..." protes Mario dan Nan yang sudah mengikuti Kim dari belakang...
"memangnya siapa yang berani protes akan apa yang aku bicarakan disini?" tanya Kim pada mereka berdua
"ya,ya,ya... kau bosnya... tidak akan ada yang berani protes lah... tidak perlu dipertanyakan lagi..." sahut Nan sambil memasang senyuman lebarnya
"lagi pula aku kan tidak mengatakan sesuatu yang sevulgar itu... jika aku membicarakan bagaimana caraku menciumi setiap jengkal tubuh Aomku, membuatnya semakin menggila di bawah kungkunganku... itu baru bisa dikatakan vulgar..." ujar Kim lagi pada mereka berdua
"oke cukup sampai disana! jangan membicarakan apapun lagi tentang itu!" protes Aom, ia jadi malu sendiri karena Kim mengatakan hal-hal seperti itu dengan mudahnya dihadapan orang lain... meskipun mereka adalah sahabat yang sudah seperti keluarga baginya, tetap saja itu akan membuat Aom malu kan...
"aku akan duduk disana dengan Maxim sampai acaranya selesai" ujar Aom saat melihat Maxim juga sudah sampai disana...
"baiklah... dan jangan bertindak macam-macam sayang..." ujar Kim memperingatkan...
"yayaya... aku selalu ingat kalau aku punya suami yang posesif seperti dirimu sayang... jadi aku tidak akan pernah macam-macam... semangat memberikan sambutan yang hebat seperti biasanya ya sayangku..." sahut Aom lalu ia menuju tempat duduk yang ada dipojokan itu...
"awasi mereka dari jarak yang sedikit jauh, jangan sampai ada wartawan yang berhasil mendekati mereka lebih dari 2 meter" perintah Kim pada empat orang anak buahnya...
"baik bos.." sahut mereka patuh dan langsung menyebar berada di dekat Aom dan Maxim yang sedang duduk disana...
"Aom, kamu benar-benar hanya mau meminta saran fashion padaku?" tanya Maxim saat mereka sudah benar-benar duduk di tempat duduk dipojokan yang dipilih oleh Aom itu...
"iya Max... aku mau tahu bagaimana selera fashionnya Kim, dan juga apa yang sekiranya bagus aku pakai agar Kim benar-benar terpukau melihatku... tapi aku juga ingin melanjutkan cerita yang tadi sempat terpotong Max... aku penasaran tentang bagaimana dia saat masih muda... aku rasa masih ada begitu banyak pertanyaan yang ingin aku tanyakan padamu... kamu tidak keberatan kan Max?" tanya Aom
"tentu saja Aom... aku tidak keberatan, tapi tolong jangan membuatku berada di pilihan hidup dan mati ya... karena setelah melihat betapa cinta dan protektifnya Kim padamu, aku benar-benar harus berhati-hati selama ada di dekatmu... hahaha" sahut Max sambil tertawa pelan, begitu juga Aom ia tertawa pelan karena apa yang dikatakan oleh Max itu benar... sikap posesif Kim itu bisa membuat siapapun akan gentar dan sangat berhati-hati berada di dekat dirinya...
______________________
jangan lupa vote like dan komentarnya guys...
kasi rating juga karyanya Author ya...
__ADS_1
⭐⭐⭐⭐⭐