His Love : The Mafia King

His Love : The Mafia King
Agresif ya...


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________


Setelah Kim pergi dari ruangan semua wartawan itu kembali riuh saling bertukar pendapat dengan temannya...


"aaahhh sayang sekali... padahal aku sudah bermimpi jika nanti seandainya aku bisa menjadi kekasih tuan Kim Hans pasti aku akan sangat bahagia.... tapi sekarang untuk berada di dekatnya saja aku tidak berani..." ucap seorang reporter wanita itu kepada temannya yang sedang liputan bersamanya...


"heeiiihhh! kalau mimpi jangan ketinggian sayang... nanti jatuhnya sakit hihihi" sahut temannya


"tidak salah kan jika kita bermimpi saja dulu" sahutnya agak sensi


"hahaha terserah kamu sajalah... terserah... aku tidak ikutan... aku sadar diri..." ucap temannya sambil merapikan kamera dan alat perekam yang sedari tadi mereka gunakan


"hey nona... dari pada bermimpi saja lebih baik bersamaku saja..." goda seorang laki-laki yang juga merupakan seorang reporter itu...


"huh kepedean! minggir-minggir kami mau keluar" ucapnya sambil menarik tangan temannya itu


*****


Setelah berada di ruangannya Kim langsung membuka laptopnya dan mengerjakan sesuatu disana dengan begitu seriusnya...


tok!tok!tok!


"bos boleh aku masuk?" tanya Mario dari luar ruangan Kim


"masuklah.." sahut Kim


"bos ini pergerakan pasar saham terbaru kita siang ini... pergerakannya sangat tidak stabil..." ucap Mario sambil menyerahkan ipadnya kepada Kim


"tenanglah... kau seperti pemain baru saja dibidang ini.." sahut Kim santai


"Mario siapkan rapat 1 jam lagi bersama seluruh manager... aku akan menyampaikan informasi penting tentang target kita kedepannya, tidak akan ada toleransi bagi yang terlambat" perintah Kim tegas


"baik bos, semuanya akan siap dalam 1 jam" sahut Mario lalu ia langsung undur diri dari sana


ting!


Kim menekan interkomnya untuk memanggil seluruh staff sekertarisnya..


"ada apa bos?" tanya Zee sebagai sekertaris pribadi Kim sekaligus sebagai atasan dari staff sekertaris


"siapkan semua berkas perkembangan perusahaan 3 tahun terakhir, satu jam lagi kita akan mengadakan rapat bersama para manager perusahaan, on time" ucap Kim memberikan perintahnya


"baik bos" sahut mereka semua dan dengan cepat membagi tugas mereka masing-masing agar bisa menyiapkan semua berkas itu tepat pada waktunya


"Zee tangkap!" ucap Kim sambil melemparkan sebuah flashdisk kepada Zee

__ADS_1


"itu materi meeting hari ini, segera siapkan semuanya bersama Mario" perintah Kim


"oke" sahut Zee setelah flashdisk itu mendarat dengan mulus di tangannya, ia langsung keluar dari ruangan itu menuju ruang meeting yang diadakan sore ini


"tidak akan ada hari tenang lagi..." ucap Zee dengan senyuman sambil berjalan cepat menuju ruang meeting


kring!!! kring!!! kring!!!


Suara telepon kantor Kim berbunyi...


"Hallo..." Sapa Kim datar


"Sayang..." Kim tersenyum mendengar suara lembut yang ia dengar kali ini...


"Ada apa sayang? Tumben menelepon telpon kantor?" Sahut Kim terkekeh pelan


"Lihat hpmu!" Teriak Aom yang sontak membuat Kim menjauhkan gagang telepon dari telinganya


"Iya iya sebentar..." Ucap Kim sambil merogoh saku jasnya, saat melihat notifikasi handphonenya matanya membulat sempurna...


"! Banyak sekali misscallnya... Mati aku..." Batin Kim


"Hehehe maafkan aku... Tadi masih konferensi pers jadi handphoneku mode silent sayang..." Ucap Kim sambil mengusap tengkuknya pelan


"Aku tidak berminat membahasnya sekarang... Sayang kenapa kamu memilih mengumumkan secara langsung bahwa dirimu itu pimpinan SDG? Apa itu tidak terlalu berdampak buruk bagi saham perusahaan? Aku melihat chart saham dikamar terus menurun dari siang tadi..." Tanya Aom dan Kim tau benar istrinya sedang menghawatirkan dirinya saat ini


"Aku tidak mencemaskanmu" ujar Aom


"Huuuhh tega sekali ya..." Sahut Kim sambil terkekeh mendengar ucapan istrinya


"Aku hanya mencemaskan ayah dari anak-anakku... Untuk apa aku mencemaskan seorang Kim Hans Suppanad yang begitu digilai oleh para wanita cantik sekarang ini..." Ujar Aom penuh penekanan


"Apalagi ini..." Batin Kim bingung karena tak tau arah pembicaraan istri tercintanya itu


"Maksudnya sayang? Aku tidak mengerti akan sindiranmu kali ini..." Ucap Kim to the poin


"Lihat saja kolom komentar berita yang beredar sana!"


Tut... Tut... Tut...


"Huuuufffftttt.... Apalagi ini..." Ucap Kim membaca setiap berita yang beredar khususnya di kolom komentarnya seperti yang dibilang oleh Aom...


"Astaga... Pantas saja dia cemburu..." Ucap Kim sambil mengucek-ucek ramputnya melihat sangat banyak komentar aneh yang bertebaran di kolom komentar sosial media yang tengah ia buka itu...


@fernsuu77 : aku rela membahayakan diriku demi menjadi istrimu tuan Kim...


@thlov : tatapan tajammu melelehkanku tuan Kim Hans....

__ADS_1


@naralov2 : udah ganteng, CEO, pemimpin SDG juga... Benar-benar lelaki idamanku...


@paipo42 : memangnya siapa yang tidak kenal Kim Hans... Dia memang pimpinan SDG, tapi siapa sangka dia setampan itu


@Lhisya89 : Aaaaa.... Tampan sekali... Sekap aku tuan... Sekap aku....


Hanya dengan membaca beberapa komentar itu saja sudah membuat Kim geleng-geleng kepala....


"Sejak kapan para gadis menjadi begitu agresif begini..." Ujar Kim lalu ia meletakkan handphonenya kembali kedalam saku jasnya...


Tok!tok!tok!


"Bos meetingnya sudah siap..." Ujar Zee melaporkan progressnya


"Oke aku sudah siap..." Sahut Kim berdiri lalu berjalan keluar ruang kerjanya


*****


Di dalam ruang meeting sangat terasa suasana yang begitu tegang... Bagaimana tidak Kim mengadakan rapat yang sangat mendadak sore ini... Itupun membahas tentang progres perusahaan yang sangat banyak... Tidak tanggung-tanggung ia meminta semua berkas pertanggungjawaban selama 3 tahun terakhir...


Kim memasuki ruangan diikuti oleh para tangan kanannya yang memang fokus membantu di perusahaan yaitu, Zee, Mario dan Nan... Hari ini Mario tidak ditugaskan di markas dermaga karena ia harus menggantikan posisi Jeab yang sedang Kim beri tugas untuk melawan langsung perusahaan mertuanya itu....


"Seperti yang sudah di sampaikan sebelumnya, sekarang tuan Kim ingin kalian semua melaporkan progress dari 3 tahun sebelumnya... Setelah itu akan diambil alih langsung oleh tuan Kim Hans..." Ujar Zee mengawali meeting hari ini....


Silih berganti para manager Hans Group telah mempresentasikan progressnya selama 3 tahun terakhir... Sesekali Kim memotong presentasinya saat ia merasa ada sesuatu yang salah disana...


"Dari biaya produksi spare part mobil 2.746.982 USD$ perbulannya increase protif sebesar 9% dari 27/3 bahan pilihan yang akan digunakan seharusnya menghasilkan 3.274.381 USD$ tapi mengapa yang anda presentasikan tidak menunjukkan angga tersebut..." Ujar Kim dengan dingin dan datar seperti biasanya, membuat keringat dingin bercucuran dari manager Wan


"Ah... Sepertinya ada sedikit kesalahan penghitungan tuan... Mohon maafkan saya yang masih kurang teliti mengawasi semua pekerjaannya...." Ujar manager Wan yang sudah berlutut di depan menyesali kesalahannya itu


"Tidak masalah untuk saat ini... Tapi setelah keluar dari ruangan ini aku tidak akan mentolerir kesalahan apapun" ucap Kim tegas


"Terima kasih tuan... Terima kasih..." Ucap Manager Wan dengan air mata yang sudah menggenang di pelupuk matanya... Ia sudah ketakutan setengah mati karena telah melakukan kesalahan terhadap sesuatu milik seorang Kim Hans...


"Sudah cukup semuanya untuk progress selama ini yang belum sempat aku cek dengan baik selama aku tidak ada di perusahaan... Cepat selesaikan kesalahan-kesalahan kecil ini, jika kalian tidak mampu maka surat pengunduran diri kalian sangat di terima di meja kerjaku" ujar Kim tegas lalu ia berdiri... Sontak semua manager itu ikut berdiri dan menundukkan kepalanya....


Kim maju ke depan dan mengambil pointernya, bersiap menjelaskan apa yang akan menjadi fokus utama pekerjaan kedepannya....


"Kalian semua adalah orang-orang kepercayaanku, maka jangan kecewakan aku..." Ujar Kim sebelum ia memulai presentasinya


__________________


Jangan lupa vote like dan komentarnya guys..


kasi rating juga karyanya Author ya...


⭐⭐⭐⭐⭐

__ADS_1


__ADS_2