
HAPPY READING GUYS
____________________
Setelah Aom selesai menyusui bayi laki-lakinya itu... Kim mengambil alih untuk menggendongnya agar bayi mungilnya ini segera tertidur dengan lelap sebelum ia tidurkan lagi di box bayi yang ada di samping tempat tidur Aom itu...
"sejak kapan kamu pandai merawat bayi sayang?" goda Aom pada Kimnya yang sangat telaten menggendong bayinya dan sesekali bersenandung kecil untuk mengantarkan tidur bayi laki-lakinya ini...
"sejak dirimu hamil buah hati kita ini aku sudah belajar banyak agar bisa menjadi seorang ayah yang baik untuk anakku saat ia lahir... dari YouTube, artikel online dan pernah sekali aku ikut pelatihan perawatan bayi secara tidak sengaja saat menunggumu latihan senam hamil itu, tapi aku lupa kapan itu tepatnya..." sahut Kim tanpa merasa malu mengakuinya di depan Aom...
Biasanya kebanyakan para pria akan merasa malu jika disuruh untuk melakukan hal-hal yang biasanya dilakukan seorang wanita...
apalagi disaat mengikuti pelatihan merawat bayi itu hanya Kim lah seorang pria disana, hingga sang instruktur memberikan perhatian khusus pada Kim dan memintanya untuk berpartisipasi secara langsung di depan audiens bersama sang instruktur...
#Flashback
Setelah Aom masuk ruangan untuk latihan senam kehamilan, Kim duduk menunggunya diluar sambil memperhatikannya dari balik dinding kaca ruangan itu...
namun karena sesuatu hal menarik perhatiannya ia berdiri dan melangkahkan kakinya menuju keramaian itu tak lupa ia menyuruh anak buahnya untuk berjaga disekitar ruangan latihan Aom itu sementara ia menuju ruangan samping yang begitu ramai dikunjungi oleh ibu muda dan wanita hamil itu...
"baiklah perhatikanlah secara teliti berbagai instruksi yang akan saya bagikan tentang bagaimana cara merawat bayi yang baik dan benar untuk masa depan para ladies semuanya... mulai dari cara menenangkan bayi mungil kalian, memijatnya untuk terapi kecil setelah selesai mandi, dan banyak hal lainnya..." ucap sang instruktur itu sambil menggendong bayi mungil di tangannya dengan sangat telaten, sementara sang ibu bayi itu mengamatinya dari sampingnya...
setelah cukup lama pelatihan itu berlangsung sampai semua materi ajarnya habis Kim memperhatikannya dengan sangat serius dan mengangguk paham sesekali...
"hmmmm jadi begitu... melihat secara langsung ternyata lebih mudah dimengerti daripada membaca artikel online dan nonton tutorial YouTube..." gumam Kim dalam hatinya sambil mengelus dagunya sendiri
"nah selanjutnya saya ingin mengundang salah satu partisipan untuk ikut mencoba dan memperagakan di depan... siapa yang bersedia?" tanya sang instruktur dan langsung ditanggapi riuh oleh para wanita yang ada disana...
"saya mau mrs... saya..." ujar beberapa orang wanita muda itu terdengar begitu antusias
"Wah... saya melihat sesuatu yang sangat menarik... untuk pertama kalinya ada seorang pria yang ikut pelatihan ini... luar biasa..." ujar sang instruktur begitu senang, dan detik itu juga semua perhatian tertuju pada Kim Hans yang nampak masih memperhatikan panggung itu dengan serius...
"Huh? saya?" tanya Kim setelah melihat sekeliling ternyata memang tak ada seorang pria pun disana selain dirinya
"iya tuan... maukah anda ikut berpartisipasi disini?" tanya instruktur itu dengan sopan
"boleh... tapi aku tidak pandai dalam hal ini..." ujar Kim sedikit ragu-ragu
"saya akan mendampingi tuan dalam pelatihannya..." sahutnya sopan dengan senyuman di wajah instruktur itu
saat Kim berjalan dan berdiri di depan panggung semua wanita itu kembali riuh karenanya...
"wah... tampan sekali..."
__ADS_1
"seorang pria tampan dan calon ayah yang baik..."
"huh... aku berharap bisa jadi istrinya..."
"dia mau ikut pelatihan seperti ini... perfect husband banget deh..."
"apa dia sudah punya kekasih ya?"
semuanya jadi riuh melihat Kim yang tersenyum canggung di depan menatap seorang bayi yang tengah ia gendong sekarang ini...
"dia lucu sekali..." batin Kim
"sekarang mari kita mulai tuan..." ujar sang instruktur
Lalu sambil mengingat-ingat instruksi yang telah dipaparkan tadi Kim mencobanya dengan sangat hati-hati...
hingga akhirnya berhasil dengan sempurna...
"wah tuan hebat sekali... calon ayah yang hebat..." puji sang instruktur pada Kim
"terima kasih... semoga aku bisa menjadi ayah yang baik..." sahut Kim dan tersenyum sebagai ungkapan terima kasihnya pada sang instruktur itu...
"apa tuan sudah punya pasangan sehingga sangat tertarik untuk ikut pelatihan ini?" tanya instruktur itu lagi
"iya saya sudah menikah dan istri saya sedang mengandung anak kedua kami..." sahutnya dengan senyuman bangganya itu
"yah sudah sold out... tidak ada harapan lagi..."
"pangeran tampan sudah berjodoh dengan tuan putri huhuhu..."
"bagaimana rupa wanita yang beruntung menjadi istrinya ya?"
"pasti cantik... orang suaminya ganteng gini..."
riuh para wanita itu dan instruktur itu terkekeh melihat respon kekecewaan dari para audiens itu...
"wah sayang sekali tuan... karena saya rasa para fans anda sekarang sedang kecewa dan patah hati mendengar anda sudah menikah hehehe" candanya pada Kim
"tapi wanita itu pasti sangat beruntung memiliki suami seperti anda yang sangat memperhatikan dirinya..." ujar instruktur itu lagi
"saya yang beruntung karena bisa meluluhkan hatinya..." sahut Kim lalu pandangannya teralihkan oleh anak buahnya yang memberikan isyarat dari luar bahwa Aom sudah akan selesai latihan senam hamilnya
"sepertinya saya tidak bisa berlama-lama lagi... saya harus segera kembali karena ada urusan penting, terima kasih..." ucap Kim sebelum ia turun dari panggung kecil itu dan melangkah keluar dari ruangan pelatihan itu...
__ADS_1
"seorang suami yang hebat..." gumam instruktur itu sambil menatap punggung Kim yang semakin menjauh, lalu ia melanjutkan ke sesi berikutnya...
"sudah selesai?" tanya Kim pada Aom yang baru saja keluar dari ruangannya
"baru saja... apa kamu bosan menunggu sayang?" tanya Aom dengan keringat yang membasahi wajah cantiknya itu...
"tidak sama sekali... aku tidak akan pernah bosan untuk menemanimu..." sahut Kim tersenyum dan mengeluarkan sapu tangannya lalu mengelap keringat Aom itu...
"kalau begitu temani aku belanja ya..." ujar Aom semangat
"Ooh tidak... aku menarik kata-kataku tadi... hahaha..." sahut Kim sambil terkekeh melihat Aom yang sedang cemberut sekarang
"iya-iya aku temani... aku bercanda... mana mungkin aku menolak istriku yang sedang hamil ini... iya kan?" ujar Kim lagi sambil mencium kening Aom dan memberikan senyuman termanisnya pada Aom
#Flashback End
"ah aku ingat... saat kamu memintaku menemanimu berbelanja sampai 3 jam lamanya itu..." seru Kim saat mengingat kejadian itu
"kenapa kamu tidak langsung cerita padaku?" tanya Aom
"untuk apa aku menceritakan hal yang tidak penting begitu?" tanya balik Kim
"itu penting sayang... kamu berusaha menjadi ayah yang baik itu sangat penting!!!" ujar Aom kekeh
"oke oke... itu penting oke..." sahut Kim dengan nada sedikit mengejek
"iiissshhh! aku serius..." ucap Aom lagi
"iya iya... hahaha" sahut Kim masih berjalan kesana kemari untuk menidurkan bayinya
tak lama setelah itu ibu Aom muncul dari balik pintu bersama dengan Art membawa banyak makanan, buah dan minuman...
mereka menaruhnya di meja dan tanpa basa-basi lagi Art langsung membuka es krim strawberrynya dan melahapnya sampai habis...
"kalian akan memberikannya nama siapa Kim?" tanya ibu penasaran sambil melangkah mendekati Kim
"benar juga... kita belum memberinya nama sayang..." ucap Aom antusias
"aku sudah memikirkan sebuah nama yang bagus..." sahut Kim dengan senyuman yang merekah di wajah tampannya itu
"siapa sayang?" tanya Aom sangat penasaran
_______________________
__ADS_1
Jangan lupa vote, like dan komentarnya guys...
kasi rating juga ya ⭐⭐⭐⭐⭐