His Love : The Mafia King

His Love : The Mafia King
Penangkapan


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________________


Sementara itu di kantor badan intelijen,


Charka sedang menunggu surat keputusan dari pengadilan untuk mendapatkan surat perintah penangkapan untuk Kim Hans Suppanad...


"kenapa mereka lama sekali mengambil keputusan untuk mengeluarkan surat perintah penangkapan ini?!" geram Charka yang sudah tidak sabaran untuk segera menangkap orang yang selama ini telah menjadi incarannya...


"pak, suratnya sudah dikeluarkan... tapi bukan untuk penangkapan langsung melainkan untuk interogasi selama 2 x 24 jam..." ujar salah satu bawahannya yang sudah membawa sepucuk surat perintah yang dikeluarkan oleh pihak kejaksaan...


"untuk saat ini sudah cukup... kita akan membuatnya menderita hingga mengakui perbuatan yang ia lakukan..." ujar Charka yang tiba-tiba dipenuhi semangat lagi...


"tapi apa pak Anan sudah benar-benar tewas di tangan pria yang bernama Kim Hans Suppanad itu pak? karena dari rumor yang beredar, dia adalah salah satu orang yang paling ditakuti di negara ini..." tanya salah satu bawahannya yang baru bekerja beberapa bulan di kantor badan intelijen negara ini...


"itu sudah pasti... dan dengan semua file video yang terekam dari kamera yang terpasang di mobilnya itulah kita bisa menyeret Kim Hans ke dalam jeruji besi... setidaknya ini akan dapat mengguncang kekuatan kelompok mafia yang ua miliki... dengan begitu kita dapat menghancurkannya dengan perlahan-lahan... karena tidak ada yang boleh memiliki kekuatan yang absolute selain negara ini sendiri... mereka sudah terlalu kuat sehingga harus dihancurkan sedini mungkin..." sahut Charka sambil mengepalkan tangannya kuat-kuat...


***


Di dalam rumah Kim dan semuanya baru saja selesai menikmati makan malam mereka... dan saat ini mereka sedang mengobrol santai, lalu Kim meminta Aom dan para wanita lainnya untuk menyiapkan teh untuk mereka...


Walaupun ada banyak pelayan tapi Kim meminta Aom dan para istri yang lainnya yang menyiapkannya... bukan tanpa sebab, Kim hanya mau membicarakan sesuatu yang khusus bersama dengan putra-putranya yang baru saja kembali dari USA ini...

__ADS_1


"mulai besok, semua pekerjaan dan juga kepentingan perusahaan dan SDG akan ayah serahkan kepada kalian berdua... ayah mau kalian mengelola bisnis dan juga SDG untuk sementara waktu untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk yang bisa terjadi nantinya... dan kalian tenang saja karena paman-paman kalian ini juga akan membantu kalian dalam mengurus semuanya..." ujar Kim memberikan perintahnya setelah para wanita itu sibuk di dapur...


"memangnya ayah mau kemana?" tanya Art dan Tan bersamaan...


"ini adalah waktu yang tepat untuk kalian mengetahui semuanya... karena suatu masalah ayah sedang benar-benar diincar oleh badan intelijen negara lagi... dan ayah sudah terlanjur masuk dalam perangkap yang mereka buat... kemungkinan besar ayah akan ditangkap cepat atau lambat..." ujar Kim pada mereka semua yang pastinya terkejut mendengar apa yang ayah dan paman mereka ini katakan...


"bagaimana bisa paman?" tanya Benz sedikit tidak percaya bahwa paman Kimnya ini memiliki kemungkinan untuk ditangkap karena selama ini ayahnya selalu bilang semua orang pasti akan selalu mendukung dan melindungi pamannya yang serba bisa ini...


"untuk detailnya paman tidak bisa menceritakannya sekarang... yang jelas paman hanya berharap bahwa kalian bisa membantu paman untuk beberapa hal... dan untuk kalian Lee, Vat, Naw, Tao dan Bens, kalian akan membantu ayah kalian dalam urusan yang akan mereka kerjakan sesuai dengan apa yang paman perintahkan siang tadi pada mereka..." sahut Kim, namun belum sempat menyelesaikan semua pembicaraan mereka, sudah terdengar suara pintu rumah mereka diketuk dan tidak lama setelah itu beberapa anak buah Kim masuk melaporkan bahwa diluar telah banyak anggota kepolisian dan juga anggota dari badan intelijen negara yang datang membawa surat perintah penangkapan kepada Kim Hans Suppanad... bos besar mereka itu...


"bos, diluar ada begitu banyak anggota kepolisian dan juga dari badan intelijen negara... mereka membawa surat perintah penangkapan dan interogasi terhadap anda bos..." ujar salah seorang anak buahnya pada Kim...


"apa?! secepat ini?!" ujar Zee terkejut sama halnya seperti yang lain, terkecuali Kim yang sudah benar-benar mempersiapkan diri untuk semua kemungkinan terburuk yang akan terjadi cepat atau lambat pasti akan terjadi ini...


"baiklah... biarkan mereka membawaku..." ujar Kim mulai berjalan ke arah pintu rumahnya...


"tapi bos... kita tidak boleh menyerahkan secepat ini... bos tidak sepenuhnya bersalah!" ujar anak buahnya itu yang sangat tidak rela jika bos Kimnya ini akan dibawa ke kantor polisi untuk diinterogasi... karena bagi mereka itu akan sama saja dengan merendahkan martabat bos besarnya ini...


"mereka sudah membawa surat perintah penangkapan, tidak ada cara lain selain mengikuti mereka ke kantor polisi terlebih dahulu... sisanya lakukanlah sesuai dengan yang telah aku perintahkan, jika memang memungkinkan kalian bisa melakukan apapun yang menurut kalian benar untuk dilakukan agar bisa menjaga stabilitas SDG dan juga Hans Group..." ujar Kim sambil tersenyum simpul pada mereka semua...


Dan untuk beberapa saat Kim menatap Art dan Tan bergantian... seakan mempercayakan semua miliknya untuk mereka berdua kelola saat ini... begitu juga dengan sahabat-sahabatnya itu yang menatapnya dengan tatapan tak percaya bahwa Kim akan secepat ini menghadapi mereka di jalur hukum perdata seperti ini...


Di depan rumahnya,

__ADS_1


"akhirnya bos besar Kim Hans Suppanad keluar juga... apa dirimu sebegitu tidak percayanya hal ini akan terjadi? hingga perlu waktu lama sekali untuk keluar dari dalam rumahmu ini?" tanya Charka di tengah-tengah komisaris besar kepolisian dan juga cukup banyak personilnya itu...


"hahaha... maafkan saya, saya tidak bermaksud untuk mengulur waktu anda semua... tapi kenyataannya adalah rumah saya ini terlalu besar dan luas sehingga perlu waktu untuk sampai ke depan rumah... kalian semua tidak berharap saya akan berlari hanya demi menemui kalian disini kan? maaf... tapi kalian tidak sepenting itu..." ujar Kim dengan sombong dan dingin, sama seperti biasanya Kim selalu terlihat kejam, dingin dan tak berperasaan di hadapan orang lain...


"kau bahkan masih bisa sesombong ini Kim Hans... tapi tenang saja... itu tidak akan lama lagi, cepat borgol dia!" ujar Charka memberikan perintahnya kepada para polisi yang ada disana...


Namun bukannya langsung menuruti perintahnya, para polisi berpangkat letnan dan juga sersan itu hanya saling memandang ragu satu sama lainnya...


mereka benar-benar takut dan waspada melihat tatapan mata Kim yang dingin, kejam dan bengis ini...


"cepat borgol dia!" perintah Charka lagi hingga seorang letnan memberanikan dirinya hendak memborgol tangan Kim...


Namun detik itu juga para anak buah Kim berdiri menghalanginya, serta mencengkram kuat tangan letnan yang memegang borgol itu...


"langkahi dulu mayat kami sebelum kalian berani memborgol bos Kim" ujar mereka semua dengan sangat tegas dan menatap semuanya dengan tajam...


______________________


Jangan lupa tinggalkan jejak ya...


vote like dan komentarnya guys...


kasi rating juga karyanya Author ya...

__ADS_1


⭐⭐⭐⭐⭐


__ADS_2