His Love : The Mafia King

His Love : The Mafia King
Cukur Saja Sayang


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


_______________________


"jangan menggodaku sayang... karena suamimu ini sangat cepat tergoda jika yang menggodaku itu adalah dirimu... ini masih terlalu pagi untuk membuatmu mendesah nikmat dibawahku... hehehe" sahut Kim sambil tersenyum penuh makna pada Aomnya ini...


"aku sangat bahagia bisa dicintai oleh pria sepertimu sayang... sangat bahagia... dan ingat, aku tidak akan pernah mempermasalahkan kekurangan yang kamu miliki... apapun itu, bahkan jikalau pun kamu akan emosi dan bertingkah seperti kemarin malam... aku tidak akan takut dan akulah yang akan mencoba menenangkanmu dengan caraku... aku harus bisa karena aku mencintaimu sepenuh hatiku... aku tidak hanya mencintaimu ketika kamu terlihat hebat dan baik-baik saja... tapi aku juga mencintaimu ketika kamu terpuruk dan kehilangan kendali atas dirimu sendiri... bahkan ketika seandainya kamu berada dalam titik terburuk dari dirimu, aku tetap akan selalu ada di sampingmu... selamanya, selama aku masih bernapas..." ujar Aom sambil membingkaikan tangannya di wajah Kim... mengusap dagu kokoh itu dengan lembut...


"tidakkah kamu mau mencukur kumis dan rambut-rambut halus ini sayang? kamu akan tampak lebih muda lagi jika mereka menghilang..." ujar Aom sambil mengelus kumis dan rambut-rambut halus yang mulai tumbuh tipis di wajah tampan suaminya ini...


"bagaimana jika nanti semakin banyak wanita yang jatuh hati padaku karena melihat ketampananku ini sayang? tidakkah kamu akan merasa cemburu?" goda Kim sambil mengangkat tubuh Aom dan membawanya ke kamar mandi...


"jika ada wanita yang berani mendekatimu maka dia harus melewati aku dulu... berani-beraninya mendekat lebih dari 50 cm disekitarmu maka aku akan menghajarnya tepat detik itu juga!" sahut Aom dengan penuh percaya diri... dan tampaknya sifat posesif dari Kim juga sudah mulai tumbuh perlahan dalam diri Aom juga, tapi untungnya belum seposesif Kim... yang akan langsung menunjukkan bahwa ia melarang siapapun mendekat lebih dari 1 setengah meter dari Aomnya jika orang itu adalah seorang laki-laki...


"waw... menakutkan sekali... hahaha" sahut Kim sambil tertawa senang mendengar apa yang Aom ucapkan itu...


"ah... rasanya aku mau berendam..." ujar Aom sambil merentangkan tangannya ketika tubuhnya sudah diturunkan oleh Kim di dalam kamar mandi itu...


"hmmmm... menarik... ayo berendam berdua... hehehe" sahut Kim dengan senyuman nakalnya pada Aom...


"dasar... suamiku ini pikirannya mesum sekali ya..." ledek Aom pada Kim yang terlihat memiliki pemikiran nakal yang berlarian di kepalanya sekarang ini....


"aku mesum? ayolah sayang, aku tidak mesum... aku hanya sedikit nakal saat berdua denganmu... walaupun begitu kamu tetap suka kan..." sahut Kim sambil mengedipkan matanya...


Kim menekan tombol merah lalu tombol biru yang ada di keran bak mandi itu hingga air panas dan juga air dingin mulai mengucur keluar memenuhi bathtub nya itu...

__ADS_1


Walaupun kamar mandi ini tidak sebagus dan seluas kamar mandi rumah mereka yang ada di Bangkok itu, tapi tetap saja bisa membuat mereka berdua betah dan nyaman menghabiskan waktu berlama-lama di dalamnya...


Entah karena kamar mandinya yang nyaman atau karena kelakuan mereka di dalam kamar mandi yang membuat mereka sampai lupa waktu....


Mereka berdua masuk kedalam bathtub itu bersama-sama hingga air dari dalam bathtub terpaksa harus meluap keluar akibat dari penambahan volume dari tubuh mereka berdua...


air hangat membuat mereka lebih rileks dan nyaman...


Kim mengangkat tangan Aom ke udara, mengusapnya perlahan dari bawah keatas hingga kedua telapak tangan mereka Kim satukan... Aom berbaring diatas tubuh Kim, membelakanginya seakan Kim adalah senderan bathtub yang sangat empuk dan nyaman bagi Aom, tubuh Kim yang basah tentunya tampak begitu seksi sekarang ini...


tapi Aom tampak biasa-biasa saja karena ia tahu benar bahwa hanya dirinya lah yang bisa menikmati pemandangan indah dan seksi itu...


Karena Kim hanya miliknya seorang...


Kim mengusap lembut setiap jengkal kulit mulus Aom sambil memberikan pijatan lembut dan pelan, dan tanpa sadar ia membuat Aom tidak rela untuk segera menyudahi acara berendam mereka ini karena sudah merasa terlalu nyaman...


Sebuah ciuman singkat Kim daratkan di pipi kanan istrinya ini sambil berkata,


"ayo sayang... kita sudah berendam terlalu lama... jangan sampai kulit kita jadi keriput karena berendam terlalu lama..." ujar Kim dengan lembut di telinga Aom yang otomatis membuat Aom kegelian...


"tidak sekarang... tunggu dulu sebentar ya sayang..." ujar Aom langsung keluar dari dalam bathtub itu menuju sebuah lemari kecil tempat berbagai perlengkapan mandi disimpan...


Kim nampak begitu menikmati pemandangan indah saat melihat tubuh polos istrinya itu berlari untuk mengambil sesuatu disana, sebuah senyuman tiba-tiba muncul begitu saja saat Kim menopangkan dagunya di pinggiran bathtub dan memperhatikan Aom yang sedang sibuk disana...


entah apa yang sedang ia rencanakan sekarang...

__ADS_1


"nah ini dia..." ujar Aom saat menemukan benda yang ia cari-cari sedari tadi...


"hmmm? kamu benar-benar mau menyuruhku bercukur ya?" tanya Kim setelah melihat apa yang Aom bawa untuknya itu...


"ya... agar kamu tampak lebih fresh dan lebih tampan sayang..." sahut Aom sambil tersenyum manis padanya...


"baiklah... tapi kamu yang cukur ya..." ujar Kim sambil tersenyum pada Aom...


"oke siap bos... ayo cepat kemari..." pinta Aom sambil menarik Kim agar keluar dari bathtub itu...


"tidak, lebih baik disini saja sayang... kalau kamu mau mencukur kumisku disana aku pasti harus sedikit menunduk... lebih baik disini kan langsung duduk..." sahut Kim yang berbalik menarik tangan Aom untuk mendekat dan masuk lagi kedalam bathtub...


Kim duduk bersila sedangkan Aom menunpukan lututnya sambil mulai mengoleskan krim cukur dan mulai memangkas habis kumis tipis dan juga calon-calon brewok yang sudah mulai tumbuh di wajah Kim itu...


ia melakukannya dengan sangat rapi, mengilangkan semua rambut-rambut halus itu dari wajah Kim hingga membuat Kim terlihat jauh lebih fresh...


"nah... tampan kan... lebih baik seperti ini daripada kamu membiarkan kumismu tumbuh semakin panjang dan tebal..." ujar Aom setelah menyelesaikan misi kecilnya ini..


"kalau pada dasarnya sudah tampan maka mau kamu bagaimanakan pun aku akan tetap tampan sayang... dan bukannya kalau aku memiliki kumis tipis seperti itu orang-orang bilang aku sangat pantas memiliki julukan hot daddy hehehe " sahut Kim dengan penuh percaya diri sambil menahan tawanya...


"dan sekarang kamu sudah tampan seperti seorang pangeran sayang... dan tentu akulah tuan putrinya... hehehe" sahut Aom


"bukan... aku itu raja dan kamu ratunya sayang... pangerannya Art dan Tan sedangkan tuan putrinya Pim..." sahut Kim sambil mengelus dagu dan juga areal kumisnya yang baru saja selesai dicukur oleh Aom...


"kamu sangat pintar mencukur ya sayang..." ujar Kim lagi...

__ADS_1


______________________


Jangan lupa tinggalkan like dan jejaknya agar author bisa semakin bersemangat dalam menulis ceritanya...


__ADS_2