His Love : The Mafia King

His Love : The Mafia King
Let's Go Pattaya


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________________


"Ayolah jangan cemberut begitu sayang... hmmmm... oh ya, besok kan hari sabtu, Pim libur juga besok... apa kamu mau ke Pattaya? kita temui ibu... pasti ibu sudah sangat merindukan kita dan cucu cantiknya itu..." ujar Kim sambil tersenyum manis pada Aom


"Hey... kamu mengalihkan pembicaraan lagi..." sahut Aom karena Kim tetap tidak mau mengatakan apa yang ia maksud dan bicarakan sedari tadi itu...


"mau atau tidak sayang? sekalian jalan-jalan sayang... bukankah sudah cukup lama kita tidak menikmati waktu berdua? jika kita jalan-jalan maka akan ada peluang untuk menikmati kebersamaan kita tanpa diganggu anak-anak kita, ya walaupun hanya sementara waktu... hehehe" tanya Kim sambil memeluk pinggang ramping istrinya itu dengan lembut dan mesra...


"maksudnya? kalau Pim ikut kan tetap saja sayang... dan tidak mungkin kita meninggalkannya juga... kamu ini ada-ada saja..." sahut Aom


"Hahaha... maksudku itu, kita ajak dia kesana bersama dengan Lee, Tao atau Ice... nah disana kan tempat wisatanya indah-indah, maka tidak mungkin Pim akan mau berdiam diri dan melewatkan kesempatan untuk jalan-jalan... apalagi Pattaya itu hampir di setiap sudutnya memiliki pesona alam yang indah dan menarik kan... mengerti maksudku sayang? hmmm?" ujar Kim lagi menjelaskan lebih detail tentang tawarannya itu...


"Oooo.... suamiku ini langsung punya ide sedetail itu ya... apa kamu sudah merencanakan ini sejak lama sayang?" tanya Aom sambil mengelus dagu Kim yang sudah mulai ditumbuhi rambut harus itu...


"ngomong-ngomong kamu terlihat semakin seksi dengan kumis dan janggut pendek yang sudah mulai tumbuh lagi setelah dicukur beberapa minggu yang lalu sayang... hot daddy ku ini memang selalu mempesona dengan penampilan seperti apapun ya..." puji Aom pada Kim sambil mengelus lembut setiap inci wajah Kim dengan jemarinya yang lentik itu...


"hmmmm? benarkah? aku seksi, jadi apa kamu tergoda olehku sayang? baiklah mari kita lanjutkan ini di kamar saja bagaimana? aku akan memuaskanmu... bila perlu kita akan menikmati hari ini sampai matahari menunjukkan dirinya lagi pagi besok bagaimana?" goda Kim yang langsung sukses membuat wajah Aom merona merah...


"aku kan hanya memuji sayang... bukan menggodamu... tapi kamu malah langsung menggodaku tanpa henti begini..." gumam Aom namun tetap terdengar dengan jelas oleh Kim yang kini sedang memangkunya diatas sofa ruang tamu rumah mereka itu...


"memangnya kenapa? aku menggoda dan menggoyang istriku diatas ranjang itu adalah bagian dari kewajibanku sebagai seorang suami juga sayang... memenuhi kebutuhan biologismu sayang... hahaha" ujar Kim sambil mencium pipi Aom yang merona merah...


"Kim... apa kamu tidak ke kantor? ini kan sudah hampir siang hari sayang?" tanya Aom dengan lembut sambil memegang kedua tangan Kim yang sudah mulai menelusuri setiap lekuk tubuhnya dengan penuh minat...


"hmmmm? tidak apa-apa... kan aku bosnya, kapanpun aku datang tidak akan ada yang protes sayang..." sahut Kim sambil memutar tubuh Aom hingga mereka saling berhadapan...


Kemudian Kim menarik tengkuk Aom dengan lembut dan perlahan-lahan mendekatlan wajahnya...


Cupppp...

__ADS_1


Sebuah ciuman lembut mendarat dengan mulus di bibir mungil Aom yang begitu seksi dan indah serta menjadi candu untuk Kim itu...


Namun tak sampai disitu saja tentunya... ciuman berikutnya menjadi semakin panas, Aom benar-benar terhanyut dalam buaian Kim nya... ciuman Kim selalu berhasil membuat dirinya mabuk,


Semakin lama ciuman itu semakin menuntut, lalu mulai turun ke dagu dan leher Aom...


Kim meninggalkan beberapa kiss mark disana, seakan ia tengah menandai bahwa Aom adalah miliknya seutuhnya... hanya akan menjadi miliknya sampai kapanpun...


"Kim... jangan..." ucap Aom setengah mendesah karena Kim mulai semakin nakal menelusuri tubuhnya


"kenapa? karena ini di ruang tamu? kalau begitu aku akan membawamu ke kamar..." sahut Kim yang langsung menarik Aom kedalam gendongannya dan membawanya ala bridal style menuju ke kamar mereka...


Saat sudah sampai di dalam kamarnya, Kim merebahkan tubuh Aom dengan lembut diatas tempat tidur mereka yang empuk itu...


Sejenak Kim memandangi mata Aom yang begitu cantik dan meneduhkan hatinya itu lalu mereka pun saling tersenyum manis satu sama lainnya...


lalu Kim kembali menciumi bibir seksi Aom dengan penuh minat, sementara tangannya sudah mulai bergerak nakal kemana-mana...


"Kim..." ucap Aom sambil memegang tangan Kim dengan lembut


"apa ini sebuah penolakan halus untukku sayang?" tanya Kim sambil menatap wajah Aom yang ada dibawah dirinya saat ini...


"kenapa?" tanya Kim lagi


"bukannya aku ingin menolak tapi..." sahut Aom sambil menatap wajah Kim yang saat ini sangat dekat dengan wajahnya itu...


"aku juga menginginkannya tapi tidak bisa..." batin Aom lalu ia menolehkan kepalanya ke samping


Cuppp...


Kim mengecup pipi Aom dengan cepat dan lembut...

__ADS_1


"kenapa sayang? kamu tidak mau bercinta denganku sekarang?" tanya Kim penuh perhatian sambil mengelus lembut pucuk kepala Aom...


"bukan begitu sayang... tapi..." sahut Aom tampak ragu-ragu


Sementara Kim hanya tersenyum dan mengernyitkan kedua alisnya, menunggu jawaban dari Aom...


"aku sedang tidak bisa melakukannya..." ujar Aom lagi dan membuat Kim tampak kebingungan...


Aom paham kenapa Kim menunjukkan ekspresi yang kebingungan seperti ini... makanya ia segera meluruskan apa yang ia maksud dengan perkataannya itu...


"aku sedang mendapatkan tamu bulanan sayang... jadi kita tidak bisa melakukannya sekarang... baru pagi tadi setelah mandi itu..." jelas Aom


Saat mendengar penjelasan dari Aom, Kim nampak cengengesan dan merebahkan tubuhnya di samping tubuh Aom...


"Aaaahhh... sayang sekali..." desah Kim sambil menghembuskan nafasnya panjang...


"maafkan aku sayang..." ucap Aom sambil memeluk tubuh Kim yang terlentang di sampingnya itu...


"kenapa minta maaf sayang? itu bukan apa-apa... Aku paham kok..." sahut Kim sambil mencium pucuk kepala Aom, lalu mengangkat dagunya


"walaupun sedang dapat tamu bulanan yang menyebalkan itu, aku masih bisa menciummu kan... untungnya begitu... hahaha..." ujar Kim lagi lalu ia tak henti-hentinya menciumi wajah Aom sampai ia terus tertawa karena mereka geli saat Kim terus menciuminya...


"Kimmmm..... hahaha... hey... hentikan... hahaha...." tawa Aom terdengar begitu riang saat ini...


______________________


jangan lupa vote like dan komentarnya guys...


kasi rating juga karyanya Author ya...


⭐⭐⭐⭐⭐

__ADS_1


__ADS_2