
HAPPY READING GUYS
________________________
"Apa?!" Seru Kim dan Aom bersamaan setelah mendengar apa yang Jeab katakan barusan,
"Tidak mungkin! Bagaimana mungkin aku yang mengalami mual dan ngidam sementara bukan aku yang mengandung anakku! Apa kau pikir ini masuk akal?!" Sahut Kim tidak percaya dengan apa yang Jeab katakan barusan,
"Memang jika kita mau membuktikannya secara ilmiah masih belum ada hasil penelitian yang jelas mengatakan bahwa hal ini mungkin dan bisa terjadi... Tapi pada beberapa contoh kasus memang sudah sering terjadi dan itu sangat lumrah bos... Ini sering disebut sebagai sindrom kehamilan simpatik atau di dunia kedokteran disebut dengan couvade syndrome, secara singkat dapat disimpulkan bahwa semakin kuat ikatan batin yang kalian miliki sebagai suami istri maka semakin kuat gejala dari sindrom ini terjadi dan biasanya akan berakhir saat bayinya sudah lahir... Tapi terkadang juga bisa berhenti setelah 1 sampai 3 bulan pertama masa kehamilannya dan juga beberapa hari menjelang kelahiran sang bayi..." ujar Jeab menjelaskan situasinya secara singkat dari sudut pandang medis dan sedikit ilmiah,
"Tapi bagaimana bisa? Ini..." Ujar Kim sambil menahan mual yang ia rasakan lagi,
"Ini bisa saja terjadi karena mungkin secara ilmiah tubuhmu sedikit mengalami stress dan terjadi perubahan hormonal yang menyebabkan hormon estrogen dan progesteron yang terkandung di dalam tubuhmu menjadi tidak seimbang... Merasa mual, keram, dan mood tidak menentu yang terus berubah-ubah juga sangat mungkin terjadi saat ini..." Sahut Jeab lagi mencoba membuat Kim untuk menerima kenyataan bahwa dirinya akan sedikit tersiksa selama kehamilan Aom karena ia juga akan mengalami morning sickness yang terbilang cukup aneh jika dialami dari sudut pandang seorang laki-laki...
Ketika rasa mualnya sudah tidak tertahankan lagi, Kim berdiri dan langsung pergi menuju kamar mandi... Sementara Aom menahan tawanya melihat kemalangan yang suaminya ini hadapi saat ini...
Kapan lagi melihat seorang pria kejam dan dingin yang menjadi bos besar kelompok mafia hebat mengalami morning sickness karena istrinya sedang mengandung anak mereka yang ke-4? Bukankah ini terlalu lucu jika disandingkan dengan citra yang melekat pada seorang Kim Hans Suppanad yang terkenal tak berperasaan dan bisa berbuat kejam pada siapa saja? Hahaha
"Tidak adakah obat yang bisa kamu berikan padanya untuk mengurangi rasa mualnya Jeab? Aku merasa kasihan melihatnya terus mual-mual seperti itu..." Tanya Aom pada Jeab,
"Hmmm? Benarkah kamu merasa kasihan padanya? Bukankah kamu malah lebih seperti terlihat senang melihat Kim seperti ini Aom? Hahaha" sahut Jeab karena ia tahu bahwa Aom menahan tawanya melihat kemalangan aneh yang Kim alami saat ini...
"Bukan berarti aku senang melihatnya menderita seperti itu Jeab... Hanya saja, aku juga tidak bisa berbohong bahwa dia terlihat sangat lucu saat ini... Aku tidak pernah berpikir bahwa pria seperti dirinya bisa juga mengalami ini... Dan di sisi lainnya aku juga merasa bahagia karena pada kenyataannya kami saling terhubung satu sama lainnya hingga dia bisa mengalami morning sickness karena kehamilanku Jeab..." Sahut Aom tersenyum manis sambil menatap pintu kamar mandi yang kini tertutup itu,
Jeab melanjutkan tugasnya memeriksa keadaan Aom mulai dari denyut nadi, denyut jantung, tensi dan kadar oksigen dalam tubuh Aom...
__ADS_1
"Sudahlah, jangan tersenyum manis seperti itu... Jika Kim sampai melihatmu tersenyum manis seperti itu di depan pria lain, apalagi saat moodnya sedang tidak menentu karena morning sickness ini, bisa-bisa dia membunuhku hanya karena alasan remeh itu..." Ujar Jeab menggelengkan kepalanya setelah menyelesaikan pemeriksaannya sambil mengeluarkan beberapa bungkus vitamin untuk Aom dan juga Kim,
"Ini ada beberapa vitamin untukmu dan juga Kim, kalian harus meminumnya agar imunitas tubuh kalian lebih meningkat..." Ujar Jeab sambil memberikan bungkusan vitamin-vitamin itu kepada Aom,
"Oke terima kasih Jeab..." Sahut Aom menerima semua vitamin itu,
"Oh ya... Jangan lupa untuk berolahraga ringan secara rutin karena itu akan membantu membuat tubuhmu terasa lebih segar dan tidak merasa lemas atau sering kelelahan tanpa sebab, dan yang tidak kalah penting dan pasti akan selalu aku ingatkan padamu... Jaga pikiranmu agar tetap tenang dan merasa nyaman, jangan banyak pikiran..." Ujar Jeab mengingatkan
"Ya Jeab... Aku usahakan" sahut Aom yang langsung ditanggapi oleh Jeab lagi,
"Tidak diusahakan! Tapi harus dan wajib!" Ujar Jeab tegas tak terbantahkan,
"Ya, ya, ya pak dokter hehehe" sahut Aom sambil terkekeh geli melihat tingkah Jeab yang selalu tiba-tiba menjadi tegas dan keras jika sudah membicarakan tentang masalah kesehatan,
Setelah Jeab pergi dari kamar mereka, Kim keluar dari kamar mandi dan langsung menuju tempat tidurnya... Ia merebahkan tubuhnya dengan pasrah, kepalanya terasa sedikit pusing dan perutnya masih terasa sedikit mual...
"Sedikit sayang..." Sahut Kim tanpa membuka matanya, Aom merangkak naik ke atas tempat tidur lalu menyandarkan tubuhnya di headboard tempat tidur mereka,
"Sini berbaring di pangkuanku sayang..." Ujar Aom sambil perlahan menggeser kepala Kim ke pangkuannya,
"Elus kepalaku ya sayang..." Pinta Kim pada Aom,
"Hooiih... Kamu jadi manja ya... Hehehe" sahut Aom sambil terkekeh geli melihat tingkah laku Kim yang berubah 180° benar-benar terbalik...
"Hmmm..." Gumam Kim tersenyum sambil memejamkan matanya,
__ADS_1
"Apa kamu merasakan hal seperti ini setiap pagi sayang? Ah... Benar-benar memuakkan..." Gerutu Kim pelan, Aom tersenyum lalu mengecup kening Kim...
Cuppphhh...
"Tidak terlalu buruk sayang... Selama ini aku juga menikmatinya karena kamu jadi semakin sayang padaku dan 100x lebih perhatian... Ya walaupun tingkat posesif'mu juga meningkatkan semakin parah... Hehehe" sahut Aom, kemudian Kim memutar kepalanya menghadap ke perut Aom yang masih terlihat ramping itu,
"Kamu boleh membuat ayah kewalahan selama kamu ada di dalam perut ibumu... Tapi jangan menyusahkan ibumu ya..." Ujar Kim yang membuat Aom tersipu dan tersentuh...
"Apa benar kamu ini si Kim Hans bos mafia yang terkenal kejam itu sayang? Tapi kenapa pria yang aku lihat saat ini sama sekali berbeda dengan yang dicitrakan di luar sana ya... Hahaha..." Ejek Aom pada Kim yang selalu terlihat begitu manis dan memperlakukan dirinya dengan sangat lembut setiap harinya...
"Jangan samakan aku di dalam kamar, di rumah, dan di luar sana sayang... Aku akan selalu berbeda setiap saatnya hahaha..." Sahut Kim sambil mengecup perut ramping Aom,
"Apa kepalamu terasa pusing sayang?" Tanya Aom karena ia tahu dan sudah berpengalaman saat menghadapi morning sickness selain mual dia juga sering kali mengalami sakit kepala di saat intensitas morning sickness itu meningkat,
"Iya sedikit sayang..." Sahut Kim,
"Ayo kita sarapan dulu sayang, Jeab tadi sudah memberikan beberapa vitamin yang bisa diminum setelah makan..." Ujar Aom mengajak Kim untuk segera turun dan sarapan dengan yang lainnya,
______________________
Jangan lupa tinggalkan jejak ya...
vote like dan komentarnya guys...
kasi rating juga karyanya Author ya...
__ADS_1
⭐⭐⭐⭐⭐