His Love : The Mafia King

His Love : The Mafia King
Menggoda


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________________


"tentu saja aku harus pintar melayani dan membuat suamiku ini agar tampak lebih tampan lagi setiap harinya... karena selain melayanimu adalah kewajibanku, ini juga untuk membuat diriku sendiri bahagia... bisa menyentuhmu dimanapun aku mau... hehehe" sahut Aom dengan jarinya yang ia gunakan untuk menelusuri tubuh suaminya yang sangat bisa dinikmati oleh matanya ini sambil terkekeh pelan...


Namun saat jarinya sudah berada di depan dada bidang Kim, Kim menahan tangan Aom sambil tersenyum manis padanya...


"sayang... jangan mulai lagi atau kita baru akan keluar dari kamar mandi ini satu jam lagi... aku bisa membuatmu harus tetap tinggal di dalam kamar hari ini dan tetap tidur diatas tempat tidur lagi karena terlalu kelelahan untuk bermain permainan panas bersamaku disini..." ancam Kim dengan lembut sambil menarik tubuh Aom hingga tak ada lagi celah diantara tubuh mereka berdua...


"aku tidak menggodamu... kamu saja yang sudah tergoda sebelum aku mau menggodamu sayang..." sahut Aom sambil berlari kearah shower setelah berhasil lepas dari pelukan suaminya itu...


Aom menghidupkan showernya hingga semburan air dari shower itu langsung mengguyur tubuh polosnya yang tak tertutup sehelai benangpun saat ini...


tak begitu lama, Aom dapat merasakan sepasang tangan sudah melingkar dengan mulus di pinggangnya... siapa lagi kalau bukan Kim Hans...


"aku memang selalu tergoda karenamu... dan jangan harap nanti malam kamu bisa mendapatkan istirahat yang cukup..." ujar Kim di telinga Aom, ia juga memberikan kecupan pelan di telinga Aom sambil tersenyum saat Aom kegelian karenanya...


"memangnya kenapa harus menunggu nanti malam?" tanya Aom mencoba menggoda Kim lebih jauh lagi sambil mengalungkan tangannya di tengkuk Kim dan menariknya dengan lembut agar Kim sedikit merunduk...


"memangnya apa yang spesial nanti malam? kenapa tidak sekarang saja?" bisik Aom di telinga Kim yang berhasil membuat Kim tidak bisa menahan hasratnya lagi untuk nanti malam... ia mau sekarang juga...


"kalau kamu sudah sangat tidak sabaran, kita bisa memulainya sekarang..." ujar Kim dengan suara beratnya...


Cuuuppphhh!!!


Aom mencium bibir Kim dengan sangat cepat lalu ia langsung kabur dari meninggalkan Kim yang menatapnya sambil tersenyum menyeringai karena sudah paham kenapa Aom melakukan semua ini...

__ADS_1


"aku berubah pikiran sayang... lebih baik kita jalan-jalan dulu... hehehe" ujar Aom sambil tertawa penuh kemenangan...


"hahaha... dia masih saja selalu begitu, awas saja ya... nanti malam kamu tidak akan bisa lepas dariku Aomku sayang..." gumam Kim lalu ia mematikan shower dan mengambil handuk untuk mengeringkan tubuhnya...


Saat keluar dari kamar mandi, Kim langsung dihadiahi sebuah handuk kering yang dengan cepat mendarat di rambutnya yang masih basah, Aom langsung menariknya dan membawa Kim duduk diatas tempat tidur untuk mengeringkan rambutnya yang basah itu seperti biasanya...


Sebuah kegiatan yang selalu Aom wajibkan agar dapat menghindarkan Kim dari sakit kepala akibat terlalu lama membiarkan rambutnya basah sementara bagian tubuhnya yang lain sudah kering dan hangat...


karena inilah penyebab seringnya orang-orang mengalami sakit kepala tanpa mereka sadari penyebabnya...


"kita mau kemana hari ini sayang?" tanya Aom sambil terus menggosok rambut dan memijat kepala Kim, lalu ia menggunakan hairdryer untuk menyempurnakan pengeringannya...


"kita akan ke air terjun Bua Thong, Doi Pui sebuah desa yang masih erat dengan budaya Thailand kunonya, dan juga ke salah satu resort milikku yang bernama Katilaya resort yang ada di Chiang Rai... aku jamin kita semua akan menikmati keindahan alam dan menikmati jalan-jalan kali ini sayang..." sahut Kim sambil mencium tangan Aom lalu beralih ke keningnya...


"ayo pakai baju yang sudah aku pilihkan untukmu hari ini sayang... kata ibu tadi Daw dan Petjah membelikan beberapa stelan pakaian untuk semuanya... karena tidak ada yang membawa baju kemari..." ujar Aom sambil memberikan celana jeans panjang berwarna biru dongker itu kepada Kim...


"wah... wah... wah... aku terlihat seperti remaja lagi... tidak kelihatan bahwa aku sudah punya 3 orang anak ya sayang hahaha..." ujar Kim pada Aom ketika menatap pantulan dirinya di cermin yang ada di dalam kamar mereka itu...


"tentu saja sayang... seseorang akan terlihat lebih awet muda karena mereka selalu bisa bahagia dalam hidupnya... dan kamu juga sudah membuat aku menjadi awet muda tanpa aku sadari... karena aku selalu merasa sangat bahagia bisa selalu bersama denganmu... aku tidak akan pernah berhenti berterima kasih kepada tuhan karena semua ini sayang... hehehe" sahut Aom sambil menyuruh Kim mengenakan sebuah vest...


Sebuah vest yang dipakai dan dibiarkan begitu saja terbuka tidak dikancing sama sekali... membuat Kim tampak lebih cool saat memakainya...


Tok! Tok! Tok! Tok!


"ayah! apa masih lama? jangan sampai kita batal jalan-jalan hanya karena ayah belum juga keluar kamar!" teriak Pim dari luar kamar ayah dan ibunya itu...


Ia tampak sudah benar-benar tidak sabar untuk segera pergi jalan-jalan akan tetapi ayah dan ibunya belum juga selesai bersiap-siap... ia semakin tidak sabaran lagi ketika melihat bibi-bibinya juga sudah datang diantar oleh para supir yang diperintahkan oleh ayahnya Kim tentunya...

__ADS_1


Ceklek...


Pintu terbuka memperlihatkan wajah datar namun terlihat keren dari ayahnya itu...


ayahnya keluar sambil menggelengkan kepalanya melihat Pim yang terdiam memperhatikan dirinya dari ujung kaki sampai ujung kepala...


"kenapa kamu selalu tidak sabaran sayang... ayo kita sarapan dulu baru pergi..." ujar Kim pada putrinya itu...


"tunggu... ini benar-benar ayahku? wow... ayah tampan sekali... terlihat jauh lebih muda setelah kumis tipis itu menghilang..." ujar Pim yang membuat ibunya tertawa...


"ini semua karena ibumu ini sayang... dia memaksa ayah dan mulai mencukur kumis tipis ayah sampai habis... dan lihatlah... hot daddy kalian sudah menghilang sekarang kan... hahaha..." ujar Kim sambil tertawa


"ibu... ini luar biasa! pilihan yang tepat sekali bu!!!" teriak Pim kegirangan sambil mengeluarkan ponselnya...


"ayah lihat kesini... ciiiss!" ujar Pim sambil berfoto dengan ayahnya sendiri...


"bu... boleh aku memamerkan foto suami tampanmu ini... ya tuhan, ayah memang selalu bisa di pamerkan sebenarnya... tapi kenapa selalu tidak boleh..." ujar Pim meracau tak karuan...


"kamu ini ya sayang... kamu sudah lupa pada peraturan yang diberikan oleh ayahmu? tidak boleh ada orang luar yang tahu tentang identitas dirimu yang sebenarnya karena itu bisa membahayakan..." ujar Aom sambil mencubit pipi putrinya ini dengan gemas...


______________________


jangan lupa vote like dan komentarnya guys...


kasi rating juga karyanya Author ya...


⭐⭐⭐⭐⭐

__ADS_1


__ADS_2