
HAPPY READING GUYS
_________________
"Selamat malam jagoan kecilku yang tampan..." ucap Kim saat melihat Aom baru saja selesai menyusui Tan di tempat tidur mereka...
Namun saat hendak mencium putra kecilnya itu Aom menghentikan Kim dan mendorong dahi Kim dengan telunjuknya agar menjauh dari Tan....
"jangan cium-cium ayahnya Tan bau belum mandi..." ucap Aom terkekeh melihat wajah cemberut suaminya saat ini
"hmmmm..." dengan wajah ngambeknya Kim segera membuka dasinya dengan agak kasar lalu melemparnya ke sofa yang ada di dekatnya itu, jas yang melekat pada tubuhnya dengan sangat elegan pun memiliki nasib yang sama dengan dasi itu teronggok begitu saja di tepian sofa setelah Kim melemparkannya....
tanpa berbicara sepatah katapun Kim segera masuk kedalam ruang ganti dan membawa keluar beberapa pakaian yang akan ia pakai...
tanpa basa-basi ia langsung mandi...
30 menit kemudian Kim telah selesai membersihkan dirinya, ia terlihat fresh kembali...
Aom sadar jika candaannya tadi membuat suasana hati suaminya menjadi sangat buruk...
setelah Tan sudah benar-benar tertidur pulas, Aom segera menghampiri Kim yang tengah duduk di sofa sambil mengerjakan sesuatu di laptopnya...
saat Aom duduk di sampingnya Kim sama sekali tidak memberikan respon apapun...
"dia ngambek ya hihihi..." batin Aom, ingin rasanya ia terkekeh sekarang melihat wajah imut seorang Kim Hans yang sedang merajuk pada dirinya... namun ia segera mengurungkan niatnya agar tak memperkeruh suana...
Dengan perlahan namun pasti Aom menyandarkan kepalanya di bahu Kim...
"....." hening tanpa respon apapun...
keduanya tak ada yang angkat bicara untuk mengusir keheningan malam ini...
15 menit kemudian...
"hmmmm...... apakah pekerjaanmu ini lebih menarik daripada aku sayang?" tanya Aom manja sembari melingkarkan tangannya di pinggang Kim...
"heemm..." ucap Kim menanggapi Aom tanpa mengalihkan perhatiannya dari layar laptop yang sedari tadi berpendar menunjukan berbagai berkas yang tengah diperiksa oleh Kim...
"Maaf..." akhirnya sebuah ucapan lembut Aom ini mendapatkan respon dari Kim walaupun hanya sedikit...
__ADS_1
"tidak masalah aku sudah terbiasa..." ucap Kim sambil menoleh pada Aom sebentar lalu kembali fokus pada laptopnya...
"apa aku semenjengkelkan itu akhir-akhir ini Kim?" tanya Aom sambil mendongakkan kepalanya melihat wajah serius Kim yang tengah fokus bekerja itu...
"Jangan diam saja..." ucap Aom lembut sambil memainkan jarinya di dada bidang Kim mencoba mencari celah perhatian suaminya kini...
"iya..." sahut Kim singkat
"jadi aku menjengkelkan ya? hiks..hiks..." ucap Aom terisak...
runtuh sudah semua pertahanan Kim, akhirnya ia menyerah...
ia langsung menutup laptopnya tak memperdulikan lagi seberapa banyak pekerjaan yang menumpuk...
Kim berbalik menghadap kearah Aom, menangkup wajah yang tengah terisak itu, mendorongnya perlahan tubuh Aom hingga tertidur di sofa yang mereka duduki itu...
"Sebenarnya maumu apa Aom? aku benar-benar lelah menghadapimu akhir-akhir ini... dirimu selalu mencari-cari masalah agar bisa bertengkar denganku... sungguh aku lelah sayang..." ucap Kim lembut
"kenapa dirimu lebih tertarik untuk bertengkar denganku? kenapa tidak bermanja-manja saja denganku hmmm?" lanjut Kim lagi
"maafkan aku... aku tidak tau kenapa... moodku selalu berubah-ubah drastis saat berada di dekatmu... hiks..hiks.." sahut Aom masih terisak pelan
"mungkin benar kata Jeab, hormonmu masih terlalu banyak..." sahut Kim terkekeh sambil mengelus lembut rambut hitam mulus Aom itu...
"berhentilah menangis... sekarang kamu mau apa sayang?" tanya Kim lembut sambil mencium lembut kening Aom...
sementara Kim masih betah berada diatas tubuh Aom, menikmati keindahan wajah cantik istrinya yang selalu berhasil membuatnya tergila-gila...
"kenapa? ada sesuatu yang kamu inginkan? katakan saja pasti akan aku lakukan agar kamu senang sayang... tapi janji padaku jangan hobi memancing pertengkaran lagi..." ucap Kim lagi sambil mengelus lembut pipi mulus Aom itu
"Aku mau... kamu Kim..." ucap Aom dengan wajahnya yang semakin memerah
"mau aku? aku kan sudah menjadi milikmu dari dulu sayang..." sahut Kim dengan kening yang berkerut karena belum paham apa maksud dari istrinya ini sekarang...
"tunggu dulu... apakah ini...." batin Kim beberapa detik kemudian ia tersenyum nakal
"i get the point... you need my right now my honey?" ucap Kim menggoda istri cantiknya yang sedang malu-malu dibawah Kungkungan tubuh kekarnya...
"i want on top..." ucap Aom manja
"hahaha... of course baby... why not..." sahut Kim penuh semangat...
tanpa basa-basi lagi Kim langsung melumat bibir indah Aom dengan penuh hasrat yang tiba-tiba menggebu...
__ADS_1
ciumannya pun beralih ke leher jenjang istrinya... meninggalkan beberapa tanda kissmark yang memerah disana, sampai akhirnya Kim menyelesaikan pemanasan mereka saat ini...
"Right there my hot daddy..." ucap Aom setelah mendorong tubuh Kim dengan sangat kuat sampai Kim menyandarkan tubuhnya di lengan sofa itu...
Kini Kim yang berada di bawah tubuh seksi yang begitu menggoda dari seorang Aom Sushar....
Aom melumat habis bibir seksi milik suaminya, kini ia yang memimpin... tak lupa ia meninggalkan beberapa kissmark pada tubuh seorang Kim Hans... hanya dia dan sampai kapanpun hanya dia yang berani memberikan tanda kepemilikan pada seorang Kim Hans...
"tak kusangka setelah Tan lahir istriku menjadi semakin seksi dan Agresif... aku suka..." ucap Kim menggoda dengan suara beratnya, ia sangat senang dan bahagia karena biasanya dirinya lah yang selalu memulai dan meminta jatahnya setiap malam atau kapanpun ia inginkan...
"diam dan nikmati saja daddy..." sahut Aom yang kini telah berada diatas tubuh Kim tanpa sehelai benang pun menutupi tubuh mereka berdua
"ah...." lenguh mereka bersamaan setelah tubuh mereka menyatu dengan sempurna...
Aom bergerak dengan sangat lihai diatas tubuh Kim yang begitu menikmati setiap gerakan istrinya saat ini...
suara decitan kecil hasil dari gerakan mekanik antara kedua tubuh mereka terdengar begitu indah diiringin desahan yang memenuhi seluruh kamar mereka saat ini...
setelah beberapa menit Aom berhenti dan mencium bibir Kim penuh minat...
saling menyesap memperdalam ciuman mereka sampai terdengar suara ketukan pintu kamar mereka...
Tok!Tok!Tok!
"Kim aku sudah membawakan berkas yang kau minta tadi..." ujar Nan dari luar kamar
seketika mendengar itu Aom terkejut dan merona malu... dengan terburu-buru ia berusaha turun dari pangkuan Kim dan melepaskan penyatuan mereka yang begitu nikmat itu...
"jangan turun, jangan kemana-mana kita belum selesai sayang..." ucap Kim sambil melingkarkan tangannya di pinggang Aom
"tapi aku malu... ada Nan diluar..." sahut Aom sambil menutup wajahnya yang memerah karena terkejut dan malu karena kehadiran Nan itu...
"tenang saja... kamar ini cukup kedap suara... desahan tidak akan sampai terdengar keluar kecuali kau berteriak kencang..." ujar Kim dengan senyuman nakalnya
lalu ia menggendong tubuh Aom menuju tempat tidur mereka, membaringkan tubuhnya disana... dan dengan cepat Aom menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut sampai tak terlihat seujung rambutnya pun...
"tunggu sebentar saja... tidak sampai 1 menit sayang..." ujar Kim lalu ia mengambil piyama mandinya dan memakainya dengan sangat cepat... saat berjalan menuju pintu kamarnya Kim membersihkan sedikit keringat yang ada di dahi dan lehernya...
ceklek...
pintu terbuka dan terlihat Nan yang berdiri menunggu di depan pintu kamar Kim itu...
________________
__ADS_1
Jangan lupa vote like dan komentarnya guys
kasi rating juga ya ⭐⭐⭐⭐⭐