His Love : The Mafia King

His Love : The Mafia King
Ternyata Dia Begitu Dekat


__ADS_3

“ibu?” ucap aom kebingungan karena kim dan ibunya tampak sangat dekat dan begitu akrab... terlihat sudah seperti ibu dan anak


“oo iya.. tentu kamu belum tau kan aom… dia adalah didikan terbaik papamu.. dia adalah anak dari sahabat baik papamu yang tinggal dibangkok, Namanya Jo Hans..” tutur mama aom padanya


“aku sudah tau tentang itu mama, tapi kenapa kim memanggil mama ibu?… lalu kenapa aku tidak pernah tau kalau papa punya anak didik selain di militer?” tanya aom lagi secara beruntun


“mama sendiri yang memintanya dulu untuk memanggil mama dengan sebutan ibu aom… hmmm.. dan mungkin papamu menginginkan sesuatu hal yang lain aom, mama juga tak begitu yakin karena kamu tau sendirikan sifat papamu bagaimana?” ujar mama aom


“sebenarnya kami pernah satu sekolah saat SMA dulu bu..” ujar Kim menjawab pertanyaan mama Aom yang tadi...


“benarkah? Syukurlah Kim… ibu sempat kepikiran untuk mengenalkan kalian dulu hehehe..” ujar mama aom sedikit tertawa kecil


“ibu…. Sebenarnya….” Ujar kim tergantung dan menatap serius mama aom


“Ada apa Kim?” sahut mama Aom


“Aku kemari mau meminta restumu bu… aku akan menikahi anakmu ini jika ibu mengizinkannya… ayah dan paman Manaying yang telah memutuskan untuk menjodohkan kami dari wasiat yang mereka buat untuk kami…” ujar Kim panjang lebar


“jadi ternyata Manaying dan Hans benar-benar serius dengan pembicaraan mereka saat itu…” ucap mama Aom mengingat perbincangan ayah kim dengan papa Aom


“ah maksud ibu, ini hal yang bagus… ibu pasti merestui kalian untuk menjalani hidup bersama, namun itupun jika kalian berdua tidak ada yang keberatan dengan permintaan/wasiat itu sayang…” ujar mama aom lalu menatap kim dan aom bergantian

__ADS_1


“tapi ibu.. aku sudah pernah menikah sebelumnya.. dan..” ucap Kim tertahan


“jika ini tentang siapa Jo Hans dan siapa dirimu diluar sana ibu sama sekali tidak keberatan Kim... ibu tau dengan baik semua itu... tapi... masalah kamu sudah pernah menikah?” ucap mama Aom tampak diraut wajahnya tak bisa menerima ini...


Kim menundukan kepalanya bersiap untuk menerima penolakan jika seandainya mama aom ini tak merestui anak gadisnya untuk mengikat sumpah dengan dirinya setelah ia sudah pernah menikah sebelumnya...


“bagaimana bisa aku tidak tau kamu sudah menikah kim? Apa kamu tidak menganggapku sebagai ibumu seperti yang ku harapkan?” ucap mama Aom dengan raut wajahnya yang menunjukkan kekecewaan...


“aah, hmmm itu bu… bukan begitu bu.. ayah tidak mengizinkan siapapun menghadiri pernikahanku kala itu... orang yang datang hanyalah beberapa keluarga yang diizinkan datang oleh ayah saja..” sahut Kim


“dasar Jo.. dia tidak pernah berubah..” dengus mama Aom


Aom yang sedari tadi hanya mendengarkan perbincangan mereka dan sedikit terkejut melihat sikap Kim yang begitu lembut dan sangat menyayangi mamanya ini semakin membuatnya merasa aneh…


setelah itu secara tiba-tiba mamanya memeluk mereka berdua... Kim dan Aom saling menatap dibalik punggungnya, kemudian sama-sama tersenyum melihat kebahagiaan seorang ibu yang ada dihadapan mereka ini…


merasa senang jika keputusan ini membawa kebahagiaan untuk ibunya.. lalu aom teringat akan misinya.. ia memejamkan matanya, pikirannya kembali berperang, apa yang sebenarnya harus ia lakukan?


“aku harus berbicara pada ibu malam ini” batin aom saat ibunya meminta mereka menginap


“aku akan memasak sesuatu yang enak untuk kalian berdua… mandilah sekarang, pasti kalian sedikit capek saat diperjalanan dari Bangkok menuju kesini..” ujar mama Aom

__ADS_1


“ngomong-ngomong mama belum menjawabnya ma,… apa mama merestui kami?” tanya Aom lagi sebelum mamanya menuju ke dapur


“tentu saja Aom… apalagi kalau yang akan mendampingimu adalah Kim.. mama jadi merasa lega..” sahut mamanya dengan senyuman manis yang menghiasi wajahnya


“aku akan mengadakan pesta pernikahannya secepatnya bu..” ujar Kim lalu mama aom langsung mengacak rambutnya


“apa kamu sebegitu tidak sabarnya menikahi anak gadis ibu yang cantik ini hmmm?” sahutnya membuat Aom bersemu merah dan buru-buru masuk ke kamarnya


“lihatlah dia malu…hahaha” goda ibu kepada Aom...


Setelah makan malam Aom mengajak mamanya untuk berbicara empat mata saja dan diiyakan oleh Kim yang langsung meninggalkan mereka berdua disana...


Melihat raut wajah putrinya yang terlihat dengan jelas kebimbangan diwajahnya mama aom membelai lembut rambut putri kesayangannya ini


“aom… ada apa nak? Kenapa wajahmu tampak lesu dan kebingungan begini sayang?” tanya mama aom


“ma… aku sebenarnya…” ucap aom kebingungan harus memulai dari mana...


____________


jangan lupa tinggalkan like dan komennya guys...

__ADS_1


karena like, kritik dan saran kalian sangat berarti untuk pembelajaran bagi author kedepannya...


__ADS_2