
Happy Reading Guys ®
_______________________
Di dalam rumah Aom menuruti semua arahan dari Jeab untuk proses pemeriksaan kesehatan menyeluruh saat ini. Ketika pemeriksaan tekanan darah dan saturasi oksigen diakhir, Aom mulai membuka pembicaraan yang selama ini telah ia pendam setiap kali Jeab datang,
“Jeab, apa yang Kim lakukan hingga ia tidak muncul setelah sekian lama?” tanya Aom to the point,
“Lama? Dia hanya bekerja diluar kota selama beberapa hari Aom, dia pulang larut malam ketika kamu sudah tertidur beberapa hari yang lalu tapi kemudian ia harus pergi bekerja lagi Aom... Situasi sedang tidak begitu baik sekarang karena adanya perebutan kekuasaan antar geng bawah yang membuat situasi tidak kondusif, aku akan menyuruh nya pulang lebih cepat lain kali Oke?” sahut Jeab sambil tersenyum manis lalu ia mengalihkan pandangannya lagi untuk menyelesaikan pekerjaannya ini,
“Sampai kapan aku harus berpura-pura bodoh untuk mempercayai kebohongan itu Jeab? Kalian bekerja sama untuk membuatku merasa sangat nyaman dan lupa akan aliran waktu saat ini, kau pikir aku tidak akan tau jika di kamar selalu diisi dengan lilin khusus yang bisa membuatku tidur dengan cepat dan lama sehingga pikiranku akan sedikit kebingungan dengan seberapa cepatnya waktu berlalu saat ini” tanya Aom lagi namun dengan raut wajah yang tidak bisa ditebak, ia tidak terlihat sedih ataupun murung, ia juga idak terlihat senang tentunya. Jeab mengerutkan keningnya cukup terkejut dengan respon Aom saat ini, ia tidak menyangka kalau apa yang Kim katakan sebelumnya benar-benar tepat, Aom tidak akan bisa dibohongi lebih lama dari ini, jadi satu-satunya yang bisa ia lakukan sekarang adalah mengatakan kebenarannya secara perlahan,
“ Huuuh, baiklah... seperti yang Kim katakan, metode apapun tidak akan ada yang bisa menutupi kepergiannya jika urusan 'itu' akan menyita waktu yang lama, apalagi di depanmu yang mantan agen khusus... ” sahut Jeab sambil menghela napasnya perlahan, ia dengan sangat cekatan mengemasi semua alat-alat medisnya.
__ADS_1
“ Pertama-tama dengarkan hal ini dan aku harap kamu bisa paham kenapa di kehamilan ini akan memiliki resiko yang tinggi dan juga kamu sangat dilarang untuk memiliki tingkat stress walaupun sangat kecil kenapa? karena kondisimu sangat berbeda dengan ketiga kehamilanmu yang sebelumnya ” ujar Jeab lagi sambil menatap Aom dengan penuh keseriusan,
“ Pertama-tama aku akan mengatakan yang sejujurnya bahwa Kim saat ini tidak ada di negara ini, ia sedang pergi ke Hongkong untuk membereskan semua permasalahan yang terjadi akibat ekspansi SDG di sana, Mario sudah mencoba untuk menangani semua masalah yang terjadi namun konflik semakin membesar bahkan sampai mengancam stabilitas politik di Hongkong itu sendiri sehingga Kim perlu untuk turun tangan langsung, dan alasan kenapa ia tidak mau mengatakannya secara langsung padamu adalah karena kondisimu saat ini benar-benar tidak boleh mengalami stress, kenapa? ” ujar Jeab lagi pada Aom yang mendengarkannya dengan serius,
“Kenapa aku benar-benar tidak boleh mengalami stress? apa hanya karena faktor usia? setahuku masih banyak orang yang hamil dan berhasil melahirkan bayinya meskipun usia mereka sudah di atas 40 tahun... ” tanya Aom dengan tidak sabaran menuntut penjelasan yang logis dari Jeab,
“ Bukan hanya karena faktor umur, hanya saja Kim... Sialan! aku rasa ia sudah mulai gila! dia sengaja meminum obat baru yang bahkan belum dirilis secara resmi, karena meskipun tingkat keberhasilannya tinggi karena faktor genetik superior yang ia miliki di dalam darahnya, tapi itu tetap memiliki persentase untuk memunculkan resiko pada kalian berdua... Tapi si keras kepala itu! ” ujar Jeab sambil sesekali mengumpat pada Kim yang bahkan tidak ada di sana saat ini,
“ Obat terbaru yang baru saja selesai uji laboratorium dan telah di uji klinis... Obat itu adalah obat yang khusus dibuat untuk para calon orang tua yang ingin memiliki anak kembar dalam hidup mereka, dari hasil uji menunjukkan bahwa 85% obat ini sangat mampu membuat sel telur wanita itu menjadi ganda dan ****** pria menjadi jauh lebih kuat, tapi karena efek obat terlalu kuat maka memungkinkan untuk terjadinya bayi kembar bukan 2 bayi tapi lebih dari itu... ” ujar Jeab sambil mengetuk meja berkali-kali dengan jarinya,
“ Inilah yang aku khawatirkan, semua orang yang melakukan uji coba sebelumnya mereka berumur 23-25 tahun dan dirimu jauh berbeda... Aku tidak tahu bagaimana dan kapan Kim memberikan obatnya padamu, tapi perkembangan janin itu sudah menunjukkan bahwa dia telah menggunakan obat itu, hasil USG menunjukkan perkembangan dari multi sel, ini yang membuatmu menjadi lebih cepat lelah dan selalu makan lebih banyak... Resikonya cukup besar jadi tolong jangan memikirkan terlalu banyak hal Aom, apapun masalah di luar sana Kim pasti bisa menyelesaikan masalahnya jadi jangan khawatir tentang apapun karena kamu yang paling penting disini, ingatlah jika ada sesuatu yang terjadi padamu banyak hal yang akan hancur karena Kim bisa menggila... ” ujar Jeab dan ia memberikan sebuah foto USG terbaru untuk Aom,
Aom tertegun melihat hasil USG yang masih terlihat samar-samar itu, namun bahkan orang awam pun akan bisa tahu dengan hanya melihat gambar itu bahwa tidak hanya satu janin yang berkembang di dalam perutnya,
__ADS_1
“ Jadi dia melakukan ini? ” gumam Aom sambil menatap foto itu,
“ Apa kamu kecewa padanya? ” tanya Jeab mencoba memahami perubahan emosional Aom untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,
“ Tidak... Aku hanya tidak menyangka, kalau orang seperti dia benar-benar ada... Bahkan impian sekecil ini pun ia berusaha untuk mewujudkannya, sampai aku tidak bisa berkata-kata lagi untuk mengungkapkan perasaan ini... ” ujar Aom menitikan air matanya sambil tersenyum tanpa sedikitpun mengalihkan pandangannya dari foto USG itu,
“ Apa maksudmu? Apa kamu yang meminta Kim untuk membuat project ini? ” tanya Jeab sedikit terkejut mendengar apa yang Aom katakan saat ini,
“ Tidak, aku tidak pernah memintanya untuk melakukan apapun yang berkaitan dengan ini... Hanya saja beberapa tahun lalu aku pernah berandai-andai dengannya sebelum tidur, aku bilang aku pasti akan sangat bahagia jika bisa memiliki bayi kembar yang lucu seperti di film yang baru saja kami tonton ketika itu... Aku tidak berpikir Kim akan menanggapinya dengan serius... Dia benar-benar... ” sahut Aom ia tersenyum sambil menggelengkan kepalanya pelan, ia tidak habis pikir bagaimana bisa ada orang yang segila suaminya ini,
__________________________
See You Tommorow Guys :)
__ADS_1