His Love : The Mafia King

His Love : The Mafia King
Ikatan Suci itu Menjadi Nyata Hari ini...


__ADS_3

Aom sebenarnya tidak nyaman ditatap dengan penuh minat seperti itu saat bersalaman dengan para tamu undangan itu yang kebanyakan adalah pria itu..., melihat hal itu membuat Kim selalu memeluk pinggang Aom mesra, seakan menandakan siapa yang berani menatapnya dengan menunjukkan ketertarikannya pada Aom akan langsung berurusan dengan dirinya...


Setelah hal itu dilakukan oleh Kim, Aom bisa sedikit bernafas lega karena ia tidak harus mendapatkan tatapan tidak mengenakan itu lagi dari mereka....


Setelah itu mereka menuju para sahabat Aom yang berkesempatan hadir di acara pernikahannya hari ini...


"Aommm... Aku merindukanmu sayang..." Ujar seorang sahabatnya yang langsung mencium kedua pipinya itu, yang sontak saja membuat raut wajah Kim berubah.., bagaimana seorang lelaki bisa dengan beraninya mencium wanita yang telah sah menjadi istrinya bahkan para mafia lain bahkan tak berani memegang seujung rambut pun tanpa izin dari Kim...


Melihat hal itu Aom segera meluruskannya agar tak ada hal buruk menimpa sahabatnya ini...


"Kim.. kenalkan di puey sahabatku saat kuliah sampai sekarang, lalu dia pim, punpun, dan nerd..." Ujar Aom memperkenalkan sahabatnya satu persatu


"Hoihhhh... Suamimu tampan sekali Aom.. pantas saja kamu tidak pernah memperkenalkannya pada kami, dasar curang!" Ujar puey dengan gaya kemayunya dan dengan cepat merangkul lengan Kim yang satunya...


"Tolong jangan bertingkah seperti ini, saya sedikit tidak nyaman" ujar Kim dingin


"OOO... Dingin sekali dia... aku suka.." oceh puey sambil menggoyang tangan Kim yang iya peluk dengan erat


"Sekali lagi saya bilang..." belum selesai Kim berbicara Aom sudah memotongnya


"Puey jangan seperti itu, malu dilihat orang lain tau" ujar Aom, lalu puey ditarik oleh punpun agar menjauh dari Kim


"Kamu ini selalu saja.. liat cowok tampan langsung lepas kendali Hmmm" ujar punpun sambil menggelengkan kepalanya karena ulah sahabatnya ini...


"Oo iya kamu kan belum memperkenalkan dirimu... Boleh kami tau siapa suami sahabat kami ini? Hehehe" ujar punpun berusaha mencairkan suasana...


"Aku Kim Hans nona punpun..." Ujar kim, sahabat Aom pun menelan ludahnya sendiri mendengar nama itu lalu mereka menarik Aom dan berbisik kepadanya


"Mungkinkah dia Kim Hans yang ditakuti itu? Atau hanya namanya saja yang sama?" Tanya punpun kepada Aom, Aom tersenyum


"iya dia Kim Hans itu..." Sahutnya


"Apa?!" Ujar nerd terkejut, dan ini pertama kalinya semenjak mereka bersahabat mereka melihat nerd terkejut seperti ini, biasanya dia akan selalu memasang wajah datarnya apapun situasi yang ia hadapi, saat gempa sekalipun...

__ADS_1


"Bagaimana bisa Aom?" Tanya punpun penasaran


"ceritanya panjang... Sudahlah hehehe" ujar Aom sambil melangkah mendekati Kim yang kebingungan menatap mereka.


***


Pesta itu berlangsung sampai hampir tengah malam, Aom terlihat sudah lelah namun masih banyak tamu undangan yang memadati ruangan tersebut....


Melihat Aom sudah sangat kelelahan, Kim langsung mengajaknya untuk duduk di sebuah meja para tamu itu, lalu Kim membungkuk dan melepaskan sepatu hak yang dari siang sudah Aom pakai itu..., ia tau pasti kaki Aom sangat sakit memakai itu selama seharian penuh...


"Kenapa dilepas Kim? Pestanya belum selesai..." protes Aom ketika Kim membuka sebelah sepatunya itu


"Sudah jangan dipaksakan... Pasti tidak nyaman setelah kamu memakainya begitu lama Aom... 10 menit lagi kita akan pulang, nan susah menyiapkan mobilnya" ujar Kim


"Tapi tamu undangannya..." Sahut Aom


"Tidak perlu dipikirkan... Ibu juga sudah diantarkan pulang untuk segera beristirahat di villaku.. ibu tidak mau ke rumah katanya disana banyak kenangannya bersama ibuku yang bisa membuatnya sedih.." ujar Kim lalu menarik Aom dalam pelukannya.


"Selamat menikmati malam yang indah" celetuk Nan yang langsung mendapatkan hadiah jitakan dari Mario


"Ooowww sakit tau.." protesnya


"makanya mulut itu dijaga" ejek Mario


Mendengar hal itu tiba-tiba jantung Aom kembali berdegup kencang, memikirkan apa yang akan terjadi setelah ini... Setelah mereka dinyatakan sah menjadi suami-istri ia sepenuhnya telah menjadi milik Kim...


Wajahnya memerah dan langsung masuk kedalam mobil saat Kim membukakan pintunya, melihat hal itu Kim tersenyum...


"Dia gugup rupanya" batin Kim


"Semua urusan disini aku serahkan kepada kalian semua ya, sampai jumpa" ujar Kim sambil menutup pintu mobilnya dan mengemudikannya sendiri menuju rumahnya, ditengah jalan terjadi keheningan diantara mereka berdua....


Kim melirik Aom yang seakan membisu dan tersenyum kepada Aom...

__ADS_1


"apa kamu begitu lelah Aom? Biasanya kan dirimu sangat banyak bicara" ejek Kim


"tidak... Aku hanya lapar... Hmmm" sahut Aom


"tidak mungkin kan aku bilang aku gugup sekarang, selain itu aku memang benar-benar lapar Hmmm" batin Aom...


"Kalau begitu aku akan meminta koki dirumah menghidangkan makanan untuk kita, agar saat kita sampai bisa langsung makan" ujar Kim lalu langsung menelepon sang koki...


20 menit kemudian mereka sudah sampai di rumah Kim, Kim turun dan berlari untuk membukakan pintu Aom


"kenapa berlari?" Tanya Aom bingung


"aku juga sudah lapar ingin cepat-cepat makan.." goda Kim tersenyum sambil memainkan alisnya...


Aom tau ada maksud lain di ucapan Kim itu dan dia tau apa maksudnya itu...


ia berusaha untuk mengendalikan dirinya agar tidak terlihat gugup di depan Kim walaupun hanya sedetik...


Merekapun berjalan masuk ke dalam rumah bersama-sama...


Setelah sekian lama Kim selalu berjalan di depan siapapun, tapi hari ini berbeda... ia berjalan sejajar dengan Aom, biasanya orang-orang yang akan mengimbangi langkahnya tapi sekarang ia yang berusa memperlambat langkahnya agar mengimbangi langkah Aom...


"Apa aku terlalu cepat saat berjalan?" Batin Kim,


Melihat Kim tersenyum kepadanya Aom membalas senyumannya dengan sedikit canggung


"kenapa ia memperlambat langkahnya? Tidak seperti biasanya" batin Aom...


____________


jangan lupa tinggalkan like dan komennya guys...


karena like, kritik dan saran kalian sangat berarti untuk pembelajaran bagi author kedepannya...

__ADS_1


__ADS_2