His Love : The Mafia King

His Love : The Mafia King
King?


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________________


Aom mengerutkan keningnya setelah mendengar satu kata terakhir yang Kim bisikan padanya sebelum ia harus keluar karena waktu bertemunya sudah habis...


"apa yang dia maksud dengan King adalah yang mulia raja? jika itu benar... tapi bagaimana caranya agar yang mulia raja bisa terlibat dalam hal ini? apa pihak kerajaan benar-benar akan turun tangan dan menggunakan otoritas yang mereka miliki di negara ini untuk kasus yang sedang dituduhkan kepada Kim? aku harus cepat pulang... mungkin dengan berbicara dengan yang lainnya aku bisa menemukan sedikit informasi yang lebih mengarah kepada ini..." gumam Aom dalam hatinya setelah keluar dari ruang penahanan sementara itu...


***


Di lobby kantor polisi,


terlihat Art sedang duduk dan memainkan ponselnya, ia mengurus beberapa hal mengenai SDG dan juga perusahaan, selain itu ia juga sedang chatting dengan adiknya Tan yang sedang pusing mengurusi pekerjaan kantor Hans Group mereka itu selaku general manager paling muda yang baru...


Art yang saat ini langsung menjadi wakil presiden direktur Hans Group sudah dengan cepat dan mudah menyelesaikan semua pekerjaan yang ada karena ia juga sudah lama tahu serta memahami bagaimana cara kerja yang selalu digunakan oleh ayah mereka di perusahaan dan juga di organisasi SDG agar semua pekerjaan dapat dilakukan dengan cepat dan seefisien mungkin...


Sementara Tan yang notabene masih terlalu muda untuk menjabat sebagai general manager kantor pusat Hans Group masih cukup kewalahan untuk menyelesaikan berbagai polemik yang muncul karena banyak pegawai yang bolos dan melakukan demo untuk menuntut kebebasan ayah mereka itu, karena Art dulu juga pernah merasakan bagaimana rasanya kewalahan untuk menghadapi masalah-masalah yang ada di perusahaan karena ia baru pertama kalinya terjun langsung di lingkungan bisnis itu, jadi ia paham betul bagaimana pusingnya adiknya sekarang ini, maka dari itu ia menggantikan ayahnya untuk memberikan arahan agar Tan bisa beradaptasi dengan lingkungan kerjanya itu dengan lebih cepat, apalagi di situasi yang seperti sekarang ini...

__ADS_1


Di satu sisi mereka berdua sangat senang karena bisa mengetahui bahwa ayah mereka ini memiliki banyak dukungan dan sangat dicintai oleh banyak orang dari berbagai lapisan masyarakat di negara mereka ini...


tapi sebaliknya, kondisi saat ini tidaklah bagus juga untuk perusahaan... karena dalam bidang bisnis selama ada mogok kerja ini maka perputaran uang dan juga perdagangan akan semakin terhambat karena hanya memiliki sedikit tenaga kerja yang masih bekerja dengan normal...


Tapi hal baik lainnya adalah semua ini dilakukan secara sistematis dan juga bergiliran, semua pekerja itu seakan sudah seperti benar-benar mengatur shift untuk bekerja dan demo yang akan mereka lakukan dengan sangat matang, misalnya saat ini si A yang bolos bekerja dan turun ke jalan melakukan demo maka si B yang akan bekerja di kantor atau di pabrik, begitu juga sebaliknya jika si B yang melakukan demo maka si A akan kembali bekerja di kantor ataupun di pabrik...


Mereka semua benar-benar kompak melakukan demonstrasi agar bos besar yang selalu memberikan kesempatan hidup yang baru bagi mereka dapat terbebaskan dari belenggu hukuman yang coba dituduhkan kepadanya... selain itu mereka juga tetap konsisten untuk menjalankan bisnis walaupun yang biasanya selalu berskala internasional dan besar yang sekarang ini harus berubah menjadi berskala kecil itu tidak menjadi masalah selama perusahaan Hans Group tidak masuk ke dalam masa krisis itu sudah cukup untuk saat ini...


Selain itu para warga juga melakukan aksi-aksi protes dan selain mogok kerja, mereka juga melakukan mogok pembayaran pajak agar dana yang mengalir ke pemerintahan terhambat dan membuat semuanya menjadi kesulitan dalam anggaran karena tidak adanya pemasukkan untuk memenuhi kebutuhan operasional negara ini...


"ibu sudah selesai? bagaimana keadaan ayah? baik kan?" tanya Art yang langsung berdiri menghampiri ibunya ketika melihatnya keluar dari lorong menuju tempat interogasi itu...


"hahaha... baguslah, aku pikir ayah akan murung dan semakin kurus disana" ujar Art yang langsung menggandeng tangan ibunya dan mengajaknya pulang...


Sebenarnya Art juga sangat ingin menemui ayahnya di dalam sana, tapi apalah daya hanya satu orang saja yang boleh bertemu dengan Kim di dalam ruang penahanan sementara itu selain pengacaranya...


Maka dari itu ia sangat ingin cepat-cepat membawa ibunya pergi dari sini agar bisa menanyakan lebih rinci tentang ayahnya dan juga apakah ada sesuatu yang bisa dilakukan agar ayah kesayangannya itu bisa keluar dari sana secepatnya...

__ADS_1


Anak buah SDG yang mengantar mereka berdua langsung membukakan pintu mobilnya ketika melihat Aom dan Art keluar dari dalam kantor polisi pusat Bangkok ini...


"Apa saja yang ayah katakan ibu? apa ayah punya sesuatu yang bisa kita lakukan sebagai solusi dari semua masalah ini?" tanya Art langsung to the point ketika pintu mobil mereka sudah tertutup dengan rapat sehingga tidak seorang pun bisa mendengar apa yang sedang mereka bicarakan di dalam mobil ini kecuali mereka berdua dan dua orang anak buahnya yang mengantar mereka saat ini...


"hampir 50% dari pembicaraan kami tadi hanya berisi candaannya saja... kamu tahu kan bagaimana hobi ayahmu itu, setiap detiknya akan ia gunakan untuk selalu menggoda ibumu ini... tapi yang terpenting dari pembicaraan kami tadi adalah dia bilang kemungkinan besar negara ini akan mengalami Chaos jika perdana menteri juga memiliki niat yang sama dengan Charka pimpinan badan intelijen negara ini... lalu saat ibu menanyakan tentang apa yang sekiranya bisa kita lakukan, belum sempat ayahmu menjawabnya penjaga itu sudah menyuruh ibu pergi... dan sebelum pergi ayahmu membisikkan satu kata pada ibu..." sahut Aom menjelaskan pada Art apa saja yang sudah mereka bicarakan di dalam sana sedari tadi...


"apa bu?" tanya Art dengan cepat dan tidak sabaran...


"King... itu yang ia katakan, tapi ibu masih ragu akan apa yang ingin dikatakan oleh ayahmu... apa saja rencana yang bisa dilakukan setelah ini, karena jika yang dimaksud dengan King adalah yang mulia raja... maka yang akan menjadi masalah kita adalah bagaimana caranya agar yang mulia raja dan pihak kerajaan mau turun tangan pada masalah ini... tapi bagaimana cara kita mendekati pihak kerajaan? tidak sembarang orang bisa berhubungan dengan mereka... walaupun ayahmu memang pernah bekerjasama dengan pihak kerajaan dulu, tapi apa itu cukup untuk membuat mereka mau terlibat dalam kasus ini?" sahut Aom dengan begitu banyak pertanyaan yang mengganjal di pikirannya saat ini...


______________________


Jangan lupa tinggalkan jejak ya...


vote like dan komentarnya guys...


kasi rating juga karyanya Author ya...

__ADS_1


⭐⭐⭐⭐⭐


__ADS_2