His Love : The Mafia King

His Love : The Mafia King
Bala bantuan???


__ADS_3

“sayang… kamu bisa bicarakan apapun pada mama nak… apapun itu, kita harus saling berbagi agar beban kita tidak terlalu berat…mama pasti selalu mendukungmu nak..” ujar mama aom lembut...


“ma... aku masih ragu untuk menikah dengan kim ma...” ucap Aom dengan sangat hati-hati


“kenapa begitu sayang? Apa dia tidak bersikap baik denganmu?” tanya mama aom sambil mengelus lembut kepala putri kesayangannya ini...


“mama tau kan aku seorang agen pemerintah di militer? Dan aku sekarang tergabung dalam misi untuk melumpuhkan SDG kelompok mafia terbesar di Thailand yang dibawa pimpinan Kim ma…” ujar aom akhirnya berterus terang pada mamanya...


“…………” mama aom terdiam dan menatap lembut putrinya, ia sendiri tengah memikirkan apa yang harus ia katakan pada putrinya ini...


Karena di satu sisi ia mengharapkan putri satu-satunya bisa hidup bahagia bersama Kim sosok anak laki-laki yang sangat ia percayai.., seorang lelaki yang telah dengan sepenuh hati ia dan suaminya percaya untuk menjaga putri mereka dan membahagiakannya....


Disisi lain anaknya sendiri dihadapkan dengan dilema yang sulit karena harus melawan dan melumpuhkan Kim, ia tau putrinya sangat mencintai pekerjaannya hampir sama seperti suaminya dulu...


“sayang,.. apapun yang kamu putuskan yang menurutmu baik untuk dilakukan mama akan mendukungnya..” ujar mama aom lalu memeluk erat putrinya ini…


Tak ada yang bisa ia katakan lebih jauh lagi, karena baginya kebahagiaan anaknya adalah yang utama...


“tapi mama akan mengingatkanmu tentang satu hal sayang... jika kamu mau melakukan sesuatu, pikirkan dulu dengan matang agar tidak ada penyesalan yang akan muncul di kemudian hari nantinya..” lanjutnya


“iya ma…” sahut aom semakin erat memeluk mamanya, setelah itu Aom memutuskan untuk tidur di kamar mamanya malam ini


“aku akan datang ke Bangkok” isi pesan yang masuk dalam hp Kim saat ini...


“akhirnya mau kembali juga... apa ada hal yang sangat penting?” balas kim


“nanti juga kau akan tau Kim” balasnya

__ADS_1


Kim tersenyum melihat isi pesan itu... ia sangat hafal dengan kebiasaan orang ini...


Keesokan harinya Kim dan Aom pamit kepada mamanya untuk kembali ke Bangkok


“apa ibu tidak berniat untuk ikut bu? Tidak bosan di Pattaya?” goda Kim


“enak saja.. disini sangat nyaman dan tenang Kim, tidak seperti di Bangkok yang terlalu banyak aktifitas dalam satu kota... belum lagi macetnya itu ckckck...” sahut mama aom sambil mengusap lembut kedua anak kesayangan yang ada di depannya...


“aku masih merindukan mama..” ujar aom langsung memeluk mamanya dengan sangat erat...


“makanya sering-sering kunjungi mama disini sayang..” sahut mama Aom


“iya ma..” sahut Aom dengan mata yang sudah berkaca-kaca, setelah merasa cukup puas melepaskan rindunya mereka pun berpamitan untuk kembali ke Bangkok...


Sesampainya mereka di Bangkok Kim langsung mengantar Aom ke rumahnya, sedangkan Aom menatapnya penuh curiga...


“kamu akan mengantarku ke rumahku kan bukan ke rumahmu lagi?” tanya Aom menyelidik


“tentu saja Aom… atau kamu ingin bermalam di rumahku lagi hmmm?” sahut Kim dengan nada menggoda


“tidak! Tentu saja aku mau pulang ke rumahku sendiri, banyak pekerjaan tau...” sahutnya sambil mengerucutkan bibirnya


“hahaha iya iya..” sahut kim, tak lama setelah itu mereka telah sampai di depan rumah Aom...


Aom turun dan menawarkan kim untuk singgah di rumahnya


“ayo singgah sebentar Kim.. nanti aku buatkan minuman..” tawar Aom

__ADS_1


“lebih baik tidak usah Aom.. aku tidak mau berakhir menghabiskan malam disini jika aku tidak bisa menahan diriku lagi” ujar kim tersenyum penuh makna dan langsung tancap gas meninggalkan rumah itu dengan senyumannya...


Saat masuk kedalam rumah Aom melihat Mike dan beberapa temannya dalam satu divisi tengah menunggunya di ruang tamu


“untung saja Kim tidak mau mampir” batin Aom lega


“nah akhirnya kamu pulang Aom, kemarilah.. ada hal penting yang harus kita bahas” ujar Mike


“kenapa kalian tidak mengabariku jika mau kemari?” tanya Aom


“kamu tidak sadar hpmu mati?” ujar naphat teman satu divisi Aom


“hah iya aku lupa hehehe” ujar Aom sambil mengusap tengkuknya, sementara mereka hanya menggeleng karena tingkah Aom itu


“jadi mari kita bahas ini… kali ini ada kesempatan besar untuk memanfaatkan satu kekuatan besar dari china untuk membantu misi kita ini, pimpinannya akan datang ke bangkok besok pagi.. dia biasanya di panggil YY” papar Mike


“hmmm dari China… untuk apa dia kemari?” tanya Aom penasaran


“menurut sumber informasi kita, ia akan menemui satu orang penting disini, tapi tidak diketahui itu siapa” ujar nap


“menurut basis data nama aslinya Yang Mao, usia 30 tahun jenis kelamin laki-laki, status menikah, kewarganegaraan RRC… tidak ada data yang bisa diakses lagi selain ini” ujar Mike


“Spesial ID… sama seperti Kim Hans, data dan informasi tentang dirinya tidak dapat diakses lebih jauh lagi” ujar Aom sambil mengerutkan keningnya


____________


jangan lupa tinggalkan like dan komennya guys...

__ADS_1


karena like, kritik dan saran kalian sangat berarti untuk pembelajaran bagi author kedepannya...


__ADS_2