His Love : The Mafia King

His Love : The Mafia King
Tertawa


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


_____________________


“Halo nona? Bagaimana apa wine yang saya minta ada?” tanya Kim untuk kedua kalinya yang berhasil membuyarkan lamunan pelayan itu


“Ah iya maaf tuan saya ambilkan sekarang…” sahutnya gugup dan salah tingkah dihadapan Kim saat ini


“Ini tuan… pembayaran melalui cash atau card ya tuan?” tanyanya lagi sambil menatap Kim dengan seksama


“Card saja” sahut Kim singkat dan seadanya


“Baik tuan... (sambil menyelesaikan proses transaksi) ini sudah selesai tuan… terima kasih banyak tuan...” ujar sang pelayan setelah menyerahkan bag yang berisi sebotol anggur itu ke tangan Kim dengan senyum manis terbaiknya...


Kim hanya tersenyum balik sebagai balasan dan langsung melangkah keluar tanpa mengatakan apapun lagi…


“Astaga manis sekali senyumnya…” gumam si pelayan kembali hanyut dalam lamunannya


“Astaga… aku melamun lagi… bisa-bisa aku dipecat oleh bos kalau begini terus…” ujarnya sambil mengusap tengkuknya pelan


Kini Kim sudah kembali ke rumah sakit diantar oleh anak buahnya itu...


Ceklek…


Suara pintu terbuka dan memperlihatkan sosok Kim dari balik pintu


“Papa lama sekali!” protes Art saat melihat Kim baru kembali


“Maaf ya papa ada urusan tadi sayang… ini pesanan anak kesayangan papa…” ujarnya pada Art


“Tidak mau! Karena papa telat papa harus suapi Art dan mama,..” ujarnya sambil melipat kedua tangannya di depan dadanya


“Hoooiihh… papa dihukum begitu?” Tanya Kim yang terkekeh melihat tingkah laku anaknya ini, semua yang ada di ruangan pun ikut tertawa riuh karena tingkah lucu Art kepada papanya

__ADS_1


“ayo sini papa suapi… sayang kemari lah” ujar Kim pada Art dan Aom agar mereka duduk di sofa ruangan itu


“Buka mulutnya aaaaa…..” ucap Kim pada Art lalu ia menyuapinya es krim strawberry kesukaan anaknya itu


“Sekarang gilirian mama cantiknya Art.. aaaa….” Ucap Kim membuat Aom terkekeh geli karena ia merasa seperti anak kecil juga sekarang dihadapan Kimnya


“Sudahlah sayang… aku kan bukan anak kecil…” ujar Aom setelah menerima suapan es krim itu


“Tapi ini kan permintaan Art sayang… dia menghukum papanya yang sibuk hahaha…” ujar Kim demgan tawamya


“Keluarga kecil yang sangat bahagia ya…” goda Mario yang baru saja datang


“Tentu saja kawan… nanti juga kau akan merasakannya saat anakmu lahir… bagaimana serunya dan yang terkadang sangat ribet menjadi seorang ayah hahaha…” ujar Kim sambil mengelus rambut putranya itu


“Paman… kapan adik kecil akan lahir? Art tidak sabar ingin melihatnya paman…” ujar Art dengan polosnya kepada Mario


“Hahaha sabar ya Art… nanti adikmu ini akan segera lahir dan bisa terus bermain bersama denganmu… lalu setelah itu adikmu ini (menunjuk perut Aom) juga akan segera lahir setelahnya…” ujar Mario, namun dengan cepat Kim menepis tangan Mario yang mengarah pada Aom, ia menatapnya tajam


“Hei-hei… ayolah… sejak kapan kau jadi segila ini huh? Hahaha kenapa suamimu jadi seposesif dan seaneh ini Aom?” tanya Mario sambil tertawa melihat tingkah laku Kim yang berubah cukup drastis ini... sedangkan Aom hanya tertawa bahagia karena apa yang dikatakan Mario memang benar... Kim berubah menjadi sangat-sangat posesif sekarang... bahkan Jeab yang melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin seperti biasanya saja menjadi kesulitan akhir-akhir ini karena Kim sering melarangnya menyentuh tubuh Aom secara langsung...


Kim berubah menjadi sangat cemburuan... dan sangat posesif pada istrinya, tidak boleh ada laki-laki lain yang menyentuh tubuh istrinya...


“Diam kau! Temani istrimu sana” protes Kim sambil menendang kaki Mario cukup keras


“Hoiii sakit tau, dasar husband kompleks kau…” gerutu Mario sambil mengelus kakinya yang ditendang Kim tadi, lalu saat ia melihat Kim akan bersiap menendangnya lagi ia segera mundur dengan cepat menuju istrinya yang hanya tertawa melihat tingkah laku kedua lelaki itu


“Hahaha makanya jangan suka memancing si husband kompleks sih” ejek Nan sambil tertawa penuh kebanggaan


“Makanya jangan dekati Aom, sudah tau Kim sedang dalam mode overprotektif masih saja kau cari masalah hahaha…” ujar Zee yang tak mau ketinggalan kesempatan untuk mengejek Mario juga sekarang


“Huuuh! Dia saja yang terlalu berlebihan begitu, aku juga tidak menyentuh istrinya kan… kalau aku memeluk atau mencium istrinya barulah pantas dia cemburuan begitu kan…” ujar Mario membela dirinya dan langsung mendapat tatapan tajam dan mengintimidasi dari Kim yang duduk di sofa bersama Aom dan Art tentunya


“Tuh kan aku Cuma bicara aja dia sudah seperti itu, apalagi kalau beneran hahaha….” Ujar Mario lagi saat melihat tatapan tajam itu mengarah kepadanya

__ADS_1


Lalu Mario tiba-tiba meringis karena telinganya ditarik oleh Baifren dengan keras


“Apa kau bilang?! Mau apa?! Coba katakan sekali lagi huh?!” ujar Baifren penuh penekanan


“Aaaah tidak sayang… aku kan hanya bercanda… itu semua hanya lelucon sayang… karena Kim terlalu posesif begitu…” sahut Mario sambil memegang tangan istrinya dan juga telinganya yang ditarik itu


“Hahaha… rasakan” ujar Nan semakin tertawa lepas


“Sudah-sudah jangan ribut lagi, kasian ibu perlu istirahat” ujar Jeab menengahi keributan yang terjadi di ruang rawat ibu Wana ini


“Tidak apa-apa Jeab… ibu malah jadi terhibur karena tingkah laku lucu mereka semua… keluarga besar yang bahagia” ujar ibu Wana sambil tersenyum bahagia menatap mereka semua


"maafkan aku bu... ini semua salah Kim" ujar Mario


"Hoi kenapa jadi semua salahku!" protes Kim


"sudah-sudah sayang... dia hanya bercanda jangan serius begitu..." ujar Aom sambil menahan dada Kim


"aku sangat serius tentang apapun yang menyangkut dirimu..." ujar Kim


"iya aku tau... terima kasih sayang... Cup.." Aom mencium bibir Kim sekilas dan itu berhasil membuatnya tenang


"hooih mama tidak boleh mencium papa sembarangan... Art masih kecil tau ma..." ujar Art dengan polosnya sambil menutup matanya dengan tangannya, itu berhasil membuat wajah Aom sedikit merona malu karenanya


"maaf sayang... mama lupa..." ujar Aom sambil mengecup kedua pipi putra juga


___________________


jangan lupa vote, like dan komentarnya guys...


kasi rating/bintang di karyanya author ya...


⭐⭐⭐⭐⭐

__ADS_1


__ADS_2