His Love : The Mafia King

His Love : The Mafia King
Ingat Peringatanku...


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


_________________


Setelah Art sudah aman berada di gendongan Kim, ia langsung memberikan salah satu pistolnya kepada Art sesaat setelah ia mereload pelurunya...


“Pegang ini Art… jika ada orang dibelakang yang tidak menggunakan baju seperti anak buah papa tembak saja seperti saat kita latihan oke?” perintah Kim sambil memberikan senjatanya untuk Art dan Aom juga...


ia juga mengambil senjata yang sedari tadi ia sembunyikan di kakinya


“Oke papa..” sahut Art patuh


Mereka menuruni tangga dan langsung terlibat baku tembak lagi dengan sisa musuhnya yang masih bersembunyi di beberapa tempat yang kini sudah kembali menyerang mereka lagi...


Dorrr!!! Dorrr!!! Dorrr!!!


Art menembak orang-orang yang dia lihat mengejar mereka dari belakang, beberapa tembakannya meleset namun beberapa juga berhasil melumpuhkan para pengejar itu…


Kim fokus membersihkan musuh yang datang dari arah depan sedangkan Aom menghadapi musuh yang kemungkinan datang dari arah kiri dan kanan mereka… Aom juga membantu arah belakangnya bersama Art…


formasi dari mereka bertiga sangat baik sehingga para musuh mereka sulit mendapatkan sedikitpun celah untuk melukai mereka...

__ADS_1


Saat Art menembak dengan kedua tangannya tentu saja tangan mungilnya tidak mampu menahan sepenuhnya tolakan peluru dari pistol itu maka bagian belakang pistol itu selalu membentur kepala bagian belakang Kim dengan cukup keras, untungnya Kim tetap bisa fokus walaupun menerima benturan sedemikian rupa…


Nampaknya perhitungan Kim sangat benar... ada banyak anak buah OG yang kembali berdatangan kearah mereka… tapi beruntung Jirayu dan anak buahnya datang tepat waktu dan membantu melumpuhkan mereka semua... mereka melindungi dan langsung mengitari Kim Aom dan Art untuk membawa mereka menuju mobil dan pergi meninggalkan tempat ini sesegera mungkin…


Mereja masuk kedalam mobil dan melaju dengan cepat dibawa oleh salah satu anggota SDG...


Mobil mereka semua diarahkan menuju rumah sakit terdekat, Jeab sudah bersiaga disana dari awal setelah membantu Zee menangani masalah perizinan…


Setelah semua rombongan itu sampai di depan rumah sakit, semuanya yang mengalami luka langsung ditangani oleh dokter dan perawat… Kim Aom dan Art ditangani langsung oleh Jeab


“tidurlah bos, luruskan kakimu dan aku akan mengangkat peluru yang bersarang di kakimu ini” pinta Jeab dengan wajah seriusnya


“Apa itu sakit pa?” tanya Art sambil menggenggam tangan papanya dengan kuat seakan dia yang sedang kesakitan melihat luka papanya itu


“Tapi darahnya banyak pa…” ucap Art sementara Aom memegang bahu Kim satunya, mengusapnya lembut dan mencium pipi Kim dengan lembut


Kim tersenyum lembut kepada istri kesayangannya ini...


“Apa Art takut?” tanya Kim sambil mengernyitkan dahinya


“Tidak pa, Art kan kuat… Art akan sekuat papa” ujarnya penuh semangat

__ADS_1


Aom gemas dan sedikit mencubit pipi putranya yang lebam dan tentu saja membuat putranya merintih kesakitan...


“Katanya kuat tadi… lebam saja sampai meringis begitu” goda Aom sambil terkekeh melihat wajah masam putranya yang kesal karena godaannya itu


“Hey jangan gitu sayang… kamu ini jahil sekali kasian putraku kan sakit…” ujar Kim pada Aom


“Hehehe makanya masih kecil jangan sok kuat… awas saja mama liat kamu sampai terluka ya…” ancam Aom pada putranya


Kim paham apa yang sebenarnya Aom inginkan… ia ingin putranya tidak akan pernah mengalami luka sekecil apapun lagi dengan alasan apapun kedepannya, rasa sakit dari lebam itu tentunya tidak akan membuat putranya jera, ia mengenal sifat putranya dengan sangat baik…


Maka dari itu Aom memberikan pendekatan yang berbeda pada putranya… Kim hanya tersenyum ketika melihat putranya meringis diobati oleh mamanya, sementara Jeab masih sibuk mengobati luka di kakinya tanpa bersuara sedikitpun seperti kebiasaannya dari dulu fokus pada luka yang Kim derita bahkan jikalaupun rumah sakit ini terbakar sekarang, ia tidak akan sedikitpun berhenti mengobatinya sampai benar-benar selesai hahaha….


Kim mendekatkan wajahnya kepada Aom dan membisikan sesuatu...


"ingat apa yang aku peringat padamu sebelumnya..." ujarnya datar


____________


Jangan lupa vote, like dan komentarnya guys


kasi bintang/rating ya...

__ADS_1


⭐⭐⭐⭐⭐


__ADS_2