His Love : The Mafia King

His Love : The Mafia King
Konferensi Pers


__ADS_3

Akhirnya keributan dari para wartawan itu berangsur mereda setelah Kim mengatakan akan mengadakan konferensi pers siang ini kepada mereka semua...


"ruangan itu sudah siap?" tanya Kim sambil masih terus berjalan menuju lift khusus pimpinan itu


"Semuanya sudah siap bos..." sahut Nan yang bertugas menyiapkan segala keperluan untuk konferensi pers siang ini


"kapasitas untuk berapa orang?" tanya Kim lagi setelah masuk ke dalam lift


"bisa menampung 250-300 orang wartawan beserta perlengkapan mereka bos" sahut Mario


"bagus... kabari aku jika waktunya sudah tiba..." ucap Kim lagi dan saat pintu lift terbuka mereka semua langsung keluar...


Kim masuk ke ruangannya, ruangan Presiden Direktur alias CEO dari perusahaan Hans Group yang ia pimpin saat ini...


setelah Kim benar-benar masuk kedalam ruangannya, Zee segera menuju ke meja kerjanya sebagai sekertaris pribadi Kim yang ada di depan ruangan tersebut... sementara yang lainnya juga telah beranjak menuju ruangan kerja mereka masing-masing...


Dari puncak gedung tinggi yang memiliki 24 lantai ini Kim menatap keluar kaca yang menjadi dinding kantornya ini, terlihat jelas pemandangan hiruk pikuk kota Bangkok yang begitu padatnya menjalankan kegiatan keseharian masyarakatnya itu...


"Ayah hari ini secara resmi akan aku katakan semuanya pada dunia... tak peduli apa yang terjadi nantinya tapi ini adalah langkah terbaik menurutku..." gumamnya disela-sela lamunannya itu


Kim melepaskan jasnya dan menggantungnya di balik kursinya, walaupun sudah ada tempat khusus yang disediakan untuk jasnya tapi Kim sangat jarang menggunakannya...


"Araya Diabutsara... kita lihat siapa yang lebih kuat bisnismu atau bisnisku..." seringai tipis terlukis di wajah tampannya... terlihat jelas Kim sangat menikmati perang dagang yang sedang berlangsung saat ini... bagaimana sengitnya persaingan itu terlihat jelas dari seberapa banyak tumpukan berkas yang ada di mejanya menunggu untuk ia bubuhi dengan tanda tangan persetujuannya...


2 jam kemudian Mario mengetuk pintu ruangan Kim dan setelah mendengar izin untuk masuk ia segera masuk membawa berkas terbaru yang telah ia dan Jeab selesaikan hari ini...


"bos ini berkas-berkas yang diperlukan untuk akuisisi sudah siap semuanya... dan untuk konferensi pers akan diadakan setengah jam lagi di ruangan yang anda minta di lantai 14... para awak media sudah mulai berdatangan dan mensetting alat-alat yang mereka gunakan..." ucap Mario melaporkan progressnya secara keseluruhan


"baiklah... kita segera kesana setelah aku memeriksa berkas-berkas ini..." sahut Kim sambil mengambil berkas yang diserahkan oleh Mario itu

__ADS_1


"baik kalau begitu saya permisi dulu bos..." ucap Mario undur diri...


walaupun mereka bersahabat dan sudah seperti saudara kandung tapi semuanya sangat menghormati Kim dan akan sangat-sangat sopan ketika berada di luar rumah... mereka sangat-sangat menjunjung tinggi bosnya itu...


tiga puluh menit telah berlalu dan Kim sudah menyelesaikan semua pekerjaannya, bertepatan dengan Zee yang mengetuk pintunya meminta izin untuk masuk kedalam...


"masuklah.." ujar Kim


"sudah waktunya konferensi persnya bos..." ucap Zee mengingatkan


"baiklah ayo segera ke ruangan..." sahut Kim sambil mengenakan kembali jas hitamnya


________


"wah lihat tuan Kim sudah datang..." seru salah satu wartawan yang melihat Kim sudah berjalan menuju ruangan itu... akhirnya riuh yang diciptakan oleh mereka menjadi hening seketika melihat Kim dan yang lainnya sudah akan duduk di meja depan untuk memulai konferensi pers hari ini, mereka sangat tidak sabar untuk bertanya dan memberitakan hal ini kepada seluruh lapisan masyarakat...


"Selamat siang rekan-rekan media semuanya... saya ucapkan terimakasih atas kedatangan kalian semuanya sampai memenuhi ruangan ini..." ucap Zee sambil tersenyum melihat antusiasme wartawan-wartawan ini, ia tak menyangka bahwa ruangan dengan kapasitas 300 orang ini akan benar-benar sepenuh ini


"baiklah untuk waktu dan tempat saya berikan kepada tuan Kim Hans..." ujar Zee lalu Kim mulai berbicara...


"baiklah kita langsung ke intinya saja, tentang berita-berita yang beredar luas akhir-akhir ini saya katakan itu ada benarnya tapi sebagian besar salah..." ucap Kim membuat seisi ruangan menjadi riuh seketika...


"saya tau di kepala kalian pasti banyak sekali pertanyaan yang ingin segera kalian tanyakan... tapi satu hal yang akan saya jelaskan hari ini adalah Hans Group dan SDG adalah satu...." ujar Kim tegas, pernyataannya itu membuat awak media tidak dapat bersabar untuk menanyakan pertanyaan mereka lagi...


"tuan Kim apa anda membenarkan bahwa Hans Group punya hubungan dengan kelompok mafia yang paling ditakuti di negeri ini?" tanya salah satu wartawan dengan semangat yang menggebu-gebu


"tentu saja... seperti yang kalian dengar tadi bahwa Hans Group dan SDG adalah satu kesatuan..." sahut Kim


"maksud anda Hans Group adalah bagian dari SDG tuan?" tanya wartawan yang lainnya

__ADS_1


"tidak... dua hal ini bukan bagian-bagian... tapi satu hal yang tidak dapat dipisahkan..." senyuman tipis yang penuh makna terlukis dengan begitu baik diwajah tampan seorang Kim Hans saat ini...


"jadi sebenarnya apa hubungannya anda dengan SDG tuan Kim Hans?" tanya seorang wartawan yang ada diujung paling belakang


"pertanyaan yang bagus..." ucap Kim dengan senyuman manisnya namun sangat mengintimidasi sekarang...


"what?! kenapa senyuman yang manis itu terasa sangat mencekam?" batin wartawan itu


"saya akan menjawabnya dengan sangat jelas.... apa hubungan saya dengan SDG? saya adalah CEO dari perusahaan Hans Group sekaligus ketua dari Silver Dragon..." sahut Kim dengan senyuman yang tak pernah lepas dari wajahnya


"apa?! yang benar saja?! aku kira dari dulu hanya kebetulan saja namanya mirip ternyata memang orang yang sama..." batin wartawan 1


"! bukannya rumornya pemimpin mafia itu sangat kejam dan sadis? karakteristik itu tidak ada sedikit terlihat dari lelaki tampan yang bernama Kim Hans ini..." batin wartawan 2 yang juga merupakan seorang penyiar wanita ini


"yang benar saja pemimpin mafia itu setampan dan semanis ini? bukannya dia sangat menakutkan walaupun sangat dermawan?" batin wartawan lainnya


melihat keheningan ini Kim kembali buka suara...


"saya yakin kalian pasti tidak percaya mendengar hal ini bukan? tapi inilah kebenarannya... sebenarnya tidak pernah ada yang mencoba untuk menutupi masalah ini... bahkan menurutku ini sudah menjadi rahasia umum... hanya saja mungkin kalian belum mengenal dengan baik siapa pimpinan SDG yaitu seorang Kim Hans Suppanad... yang dapat aku katakan hanya seperti ini... aku tidak pernah mencampur adukkan perihal urusan bisnis dengan urusan SDG... ini berbeda jauh... Hans Group menaungi beberapa jenis pasar sedangkan SDG aku manfaatkan sejauh ini hanya untuk keamanan semata..." ujar Kim


"jadi tuan, berita buruk yang beredar luas itu tentang Hans Group melakukan tindakan-tindakan kotor untuk memperoleh dan mempermulus setiap proyeknya hanyalah berita bohong alias hoax tuan?" tanya seorang wartawan


"tentu saja itu hanya berita bohong... karena apa? kalian tau kan seberapa kuatnya SDG ku ini? jika aku ingin mendapatkan proyek sebanyak-banyaknya dengan mencampurkan adukan bisnis dan SDG kalian pikir untuk memenangkan proyek yang ada di negara ini akan sulit? tentu tidak kawan... itu sangat mudah karena keselamatan lebih berharga daripada uang..." ujar Kim enteng namun benar-benar membuat wartawan itu bungkam


"saya rasa sudah tidak ada yang ingin bertanya lagi melihat keheningan ini... jika begitu konferensi pers siang ini berakhir sampai disini saja..." ujar Zee menutup acara konferensi pers siang ini dan mempersilahkan Kim untuk keluar ruangan ini...


___________________


jangan lupa vote like dan komentarnya guys..

__ADS_1


kasi rating juga ya ⭐⭐⭐⭐⭐


__ADS_2