
Happy Reading Guys
_____________________
Aom duduk di samping ranjang Kim sambil memegang tangan suaminya,
Setelah beberapa hari istirahat kesehatan Aom sudah kembali pulih, ketiga anaknya juga dalam keadaan sehat dan mereka di tempatkan di kamar VVIP yang Aom tempati yang tepat berada di depan kamar Kim ini, Jeab tidak mengizinkan Aom membawa bayinya ke kamar rawat Kim karena bayi yang baru lahir sangat rentan untuk terjangkit virus dan penyakit tentunya,
“Kapan kamu akan bangun? bayi-bayi kita menunggu ayahnya untuk memberi mereka nama... Art sudah ada disini juga, katanya ia pulang di malam persalinan itu dan sekarang ia menggantikan mu untuk mengurus semua pekerjaan di dermaga, dia benar-benar menghawatirkan mu hingga setiap 5 jam ia akan kembali kemari melihat kondisimu sayang, Tan juga bergegas pulang setelah mendengar situasinya, Pim bahkan ingin mengambil cuti sekolah untuk terus berada di sampingmu... Dia benar-benar takut karena kamu tidur terlalu lama... Kim Hans... Bangunlah sayang, kami merindukanmu” ujar Aom sambil mengusap rambut Kim dengan lembut, perasaannya terlalu campur aduk untuk digambarkan saat ini karena ia sangat bahagia memiliki anak kembar 3 yang sangat cantik dan tampan akan tetapi di sisi lain kebahagiaan itu seakan-akan harus ia tukar dengan keberadaan suaminya ini,
“Aom, waktunya minum vitamin dan menyusui bayinya” ujar mama Aom yang datang bersama dengan Jeab
“Ya, aku segera kesana...” sahut Aom sambil mengusap matanya yang mulai penuh dengan air mata karena melihat Kim masih saja tak bergeming sedikitpun,
Setelah Aom pergi ke kamar rawatnya untuk menyusui bayinya, Jeab langsung mengecek infus dan alat-alat medis lainnya untuk memastikan tidak ada yang salah pada kondisi Kim, dan setelah beberapa saat Jeab hanya bisa menghela napasnya karena semua berada dalam kondisi normal namun Kim tetap saja tidak sadarkan diri...
__ADS_1
“Kau sudah tidur terlalu lama Kim... jika sampai besok kau tidak juga bangun dari tidur panjang tanpa alasan ini, maka aku harus melakukan tes MRI padamu, kondisimu ini terlalu tidak masuk akal, kau terlalu sehat untuk masuk kondisi koma secara tiba-tiba” ujar Jeab lalu ia bergegas pergi keluar,
“Giliran jagamu, jaga bos di dalam selama tidak ada orang disana maka keamanan seluruh hal di dalam ruang rawatnya adalah tugasmu” ujar salah satu sub kepala keamanan SDG yang bertugas di rumah sakit ini kepada seorang pemuda bertubuh tegap yang terlihat sangat menjanjikan itu,
“Akhirnya kita bisa berada di ruangan yang sama tanpa ada orang lain 'ayah' ” ujar pemuda itu saat ia berdiri di samping ranjang Kim,
“Kenapa kamu bisa koma seperti saat ini? Apa kamu akan mati begitu saja? tidak ayahku... itu tidak bisa, ini terlalu mudah untukmu... Seharusnya aku yang akan membawamu ke gerbang kematian untuk membalas dendam demi ibuku yang kamu sia-siakan dan tinggalkan hanya demi wanita bernama Aom itu... Jadi, jangan mati dulu sebelum aku membunuhmu” ujar pemuda itu sambil menatap Kim dengan tatapan tajamnya seolah dalam tatapan itu ia siap untuk membakar Kim hidup-hidup dengan kebenciannya,
“Apakah kamu tahu saat kamu mengusir ibuku pergi ia tengah ngandung anakmu ini? aku penasaran kenapa dirimu lebih memilih Aom itu daripada ibuku yang jauh lebih cantik dari wanita itu...” ujarnya lagi
“ Sungguh sayang sekali 'ayah' ” ujarnya lagi sambil tersenyum penuh arti, ia mengeluarkan ponselnya dan menghubungi seseorang
“Sepertinya rencana 'itu' harus sedikit diundur karena target masih belum sadar” ujarnya pada seseorang di seberang telepon itu,
“Dia sedang koma sekarang jadi kenapa tidak ambil kesempatan dan langsung membunuhnya?” ujar orang di seberang telepon itu dengan antusias
__ADS_1
“Jika kita mengakhirinya sekarang, sisa pekerjaan lainnya akan lebih mudah kan” ujar orang itu lagi dari balik telepon
“Sudah kubilang aku harus membunuhnya dan dia juga harus tahu siapa aku dan kenapa aku membunuhnya... dia tidak boleh mati terlalu mudah!” ujar pemuda itu dengan keras kepala,
“Baiklah, selama kau menyelesaikan tugas dari bosku... ingatlah untuk tidak mengecewakan pamanmu itu, tetaplah ingat tujuanmu untuk balas dendam kepada orang yang telah membuat ibumu menderita hingga meninggal begitu ia melahirkanmu Hito... ingat bahwa ibumu Kao menderita karena pria bernama Kim Hans itu, pria yang menyia-nyiakan cinta ibumu dan menghianati cintanya yang tulus demi wanita lain” ujar orang itu lagi
“Aku tahu!” ujar pemuda itu yang ternyata bernama Hito, ia datang ke Bangkok dengan skema mengalami kecelakaan parah dan pura-pura lupa ingatan demi membuka jalan untuk masuk ke SDG dan lebih dekat dengan Kim yang merupakan ayah biologisnya,
Hito diketahui adalah putra Kim dan Kao, meskipun sebenarnya mustahil ia bisa ada di dunia ini karena di hari itu ia seharusnya sudah meninggal bersama dengan Kao di dalam perutnya, Hito adalah janin berumur 2 bulan yang ada di dalam perut Kao yang selnya telah diambil oleh musuh Kim dan saat ini telah berhasil dihidupkan kembali melalui rekayasa genetika bernama kloning, salah satu proses karya ilmuan yang terlarang di dunia ini karena jika para ilmuan diperbolehkan untuk melakukan praktek kloning maka keadaan dunia akan menjadi tidak seimbang karena akan banyak bermunculan makhluk hidup yang sama persis satu sama lainnya mulai dari kebiasaan hidup dan juga kondisi tubuhnya secara keseluruhan akan menjadi sama persis karena mereka akan menjadi duplikat satu sama lainnya,
Bayangkan jika praktek kloning ini di legalkan sehingga ada banyak orang yang tiba-tiba di kloning sehingga ada 2 atau 3 orang yang sama persis dari segi perasaan, tubuh, umur dan riwayat kesehatan yang sama... Bahkan mereka akan tertarik dan jatuh cinta pada orang yang sama... Jika semua itu terjadi maka konflik akan terus terjadi dan dunia akan menjadi sangat amat monoton karena manusia ingin melampaui Tuhan untuk menciptakan makhluk hidup sesuai dengan keinginannya,
Selain itu, projek yang gagal kemungkinan besar akan berkembang menjadi manusia yang cacat parah dan tidak bisa berkembang menjadi manusia yang memiliki bagian tubuh yang lengkap dan sempurna,
_____________________
__ADS_1
See You Tomorrow